RKS referensi, pemakaian ukuran, pemeriksaan dan pengetesan

Contoh isi RKS referensi, pemakaian ukuran, pemeriksaan dan pengetesan persyaratan teknis umum

 

REFERENSI

Atas seluruh bagian pekerjaan dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat pelaksanaan (RKS) ini, kecuali jika secara khusus disyaratkan lain dalam satu atau lebih dokumen pelelangan / pelaksanaan, juga berlaku :

  • Undang-Undang I.
  • Peraturan / Surat Keputusan dari instansi yang berwewenang.
  • Peraturan Pemerintah.
  • Peraturan Pemerintah Daerah.
  • Standard / Normalisasi / Pedoman di Indonesia.

Dalam hal ada bagian pekerjaan yang persyaratan teknisnya tidak termasuk dalam persyaratan teknis umum / khusus. Maka atas bagian pekerjaan tersebut Pelaksana Pekerjaan / Pemborong harus mengajukan salah satu dari persyaratan-persyaratan berikut ini guna di sepakati oleh Konsultan Pengawas / Konsultan Perencana untuk disepakati sebagai pedoman persyaratan teknis :

  1. Standard / Normalisasi / Kode / Pedoman yang dapat diterapkan pada bagian pekerjaan bersangkutan, yang dikeluarkan oleh instansi / Institusi / Asosiasi Profesi / Asosiasi Produsen / Lembaga Pengujian Nasional dari negara lain, sejauh hal tersebut diperoleh kesepakatan dengan Konsultan Pengawas.
  2. Brosur teknis dari produsen yang di dukung sertifikat dari lembaga pengujian yang diakui Badan Nasional / Internasional.

PEMAKAIAN UKURAN

  1. Pelaksana Pekerjaan / Pemborong tetap bertanggung jawab dalam menepati semua ketentuan yang tercantum dalam Spesifikasi teknis dan gambar-gambar pelaksanaan.
  2. Pelaksana Pekerjaan / Pemborong harus mengadakan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua gambar-gambar yang ada (Arsitektur, Struktur dan M & E) & kondisi lapangan serta kebenaran dari ukuran ukuran keseluruhan maupun bagian bagiannya dan segera memberitahukan Konsultan Pengawas tentang setiap perbedaan yang ditemukan didalam pelaksanaan. Pelaksana Pekerjaan / Pemborong baru diizinkan membetulkan kesalahan gambar dan melaksanakannya setelah ada persetujuan tertulis dari Konsultan Pengawas.
  3. Pengambilan ukuran-ukuran yang keliru dalam pelaksanaan didalam hal apapun menjadi tanggung-jawab Pelaksana Pekerjaan / Pemborong.

 

PEMERIKSAAN DAN PENGETESAN

  1. Semua material bangunan yang akan digunakan harus sesuai dengan ketentuan didalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat pelaksanaan (RKS). Untuk jenis material bangunan tertentu harus disertai pengetesan, dan atau surat pernyataan sertifikat / klasifikasi) dari instansi yang ditunjuk oleh Konsultan Pengawas untuk kebutuhan tersebut. Konsultan Pengawas berhak menginstruksikan kepada Pelaksana Pekerjaan / Pemborong untuk segera mengeluarkan material-material yang ternyata tidak memenuhi spesifikasi keluar dari site, dalam waktu 24 jam. Semua biaya yang diperlukan baik untuk field-test ataupun “Lab-test” menjadi tanggungan Pelaksana Pekerjaan / Pemborong.
  2. Konsultan Pengawas berhak memeriksa pekerjaan yang oleh Pelaksana Pekerjaan / Pemborong setiap waktu. Meskipun pekerjaan telah diperiksa oleh Konsultan Pengawas, tanggung-jawab atas hasil pekerjaan tetap menjadi tanggungan Pelaksana Pekerjaan / Pemborong.
  3. Pelaksana Pekerjaan / Pemborong bertanggung jawab dan harus memperbaiki dan apabila perlu, membongkar pekerjaan-pekerjan yang telah dilaksanakan yang tidak sesuai dengan ketentuan didalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat pelaksanaan (RKS) ini.
  4. Biaya-biaya yang diperlukan untuk pengetesan bahan, pengeluaran bahan-bahan yang tidak memenuhi syarat keluar lapangan dan perbaikan atau pembongkaran pekerjaan-pekerjaan yang tidak memenuhi syarat merupakan tanggung-jawab Pelaksana Pekerjaan / Pemborong.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.