Nambah bangunan di belakang rumah perlu cakar ayam kolom besi semen dan pasir berapa?

Ada situasi dimana punya sisa tanah dibelakang rumah, lalu terpikir untuk mendirikan bangunan diatasnya menyambung rumah yang sudah ada. yang terpikir selanjutnya yaitu bagaimana bentuk bangunanya termasuk struktur pondasi, balok dan kolomnya, seperti yang dialami salah satu sahabat ilmusipil ini.

Pertanyaan =

Arief Tirtana = “Sore admin yang berbaik hati. Saya memiliki kelebihan tanah 6m × 3 m di belakang rumah. Saya ingin membangunnya menjadi 2 lantai. Lantai bawah untuk dapur dan kamar tidur, dan di lantai atas satu kamar tidur lagi.

  • Saya perlu cakar ayam berapa, ukuran berapa?
  • Berapa kolom yang saya perlukan, ukuran berapa?
  • Kebutuhan besi berapa?
  • Kebutuhan semen, pasir, coral berapa?

Terimakasih kasih.”

 

Jawaban =

ini pertanyaanya sederhana, namun menjawabnya ternyata perlu perjuangan ekstra. untuk bisa menentukan jumlah cakar ayam, kolom, besi, semen, dan pasir kita memerlukan gambar bangunan terlebih dahulu. sebagai bonus jawaban, disini kita buatkan gambarnya semoga lebih mudah dalam  memahaminya, tapi yang di gambar dan dihitung material yang strukturnya saja ya.

 

strutkur Lantai 1

gambar struktur lantai 1

gambar struktur lantai 1

tinggi lantai 1 ke 2 = 3m

Cakar ayam

  • memakai cakar ayam ukuran 60cm x 60cm tebal 30cm. jumlah cakar ayamnya ada 6bh.
  • volume beton 6bh x 0,6 m x 0,6m x 0,3m = 0,648 m3.

sloof

  • sloof ukuran 15cm x 35cm, besi tulangan pokok 6 d 12, begel d8-200.
  • Total panjang sloof = 6m + 6m +3m + 3m+ 3m = 21m.
  • besi D12 = 6 x 21m = 126m. jumlah batang 126m : 12m = 10,5 btg.
  • besi begel jadi ukuran 10cm x 25cm sebanyak 21m : 0,2m = 105 bh
  • volume beton = 0,15m x 0,35m x 21m = 1,1025m3

Kolom lantai 1

  • kolom ukuran 20cm x 20cm, jumlah kolom 6bh.
  • total panjang kolom 6bh x 3m = 18m.
  • besi D12 8bh x 18m = 144m, jumlah batang 144m : 12m = 12 btg.
  • besi begel jadi ukuran 15cm x 15cm sebanyak 18m : 0,2m = 90bh.
  • volume beton  = 0,2m x 0,2m x 18m = 0,72m3

 

Struktur lantai 2

detail struktur lantai 2

detail struktur lantai 2

Balok lantai 2

  • balok ukuran 15 cm x 35 cm, besi tulangan pokok 6 d 12, begel d8-200.
  • Total panjang balok = 6 m + 6 m +3 m + 3 m+ 3 m = 21 m.
  • besi D12 = 6 x 21 m = 126 m. jumlah batang 126m : 12m = 10,5 btg.
  • besi begel jadi ukuran 10 cm x 25 cm sebanyak 21m : 0,2m = 105 bh
  • volume beton = 0,15m x 0,35m x 21m = 1,1025m3

Plat lantai

  • plat lantai ukuran 6m x 3m, besi tulangan dua lapis D10 – 200.
  • Jumlah besi arah samping = 6m / 0,2m x 2bh = 60bh
  • Total panjang besi arah samping = 60 bh x 1,5m = 90 m
  • Jumlah besi arah depan = 3m / 0,2m x 2bh = 30bh
  • Total panjang besi arah depan = 30 bh x 3m = 90 m
  • Total kebutuhan panjang besi = 90 m +90 m =180 m
  • Jumlah batang besi yang diperlukan = 180 m / 12m = 14btg
  • voume beton = 6m x 3m x 0,12m = 2,16m3

Kolom lantai 2

  • kolom ukuran 20 cm x 20 cm, jumlah kolom 6 bh.
  • total panjang kolom 6 bh x 3 m = 18 m.
  • besi D12 8 bh x 18 m = 144 m, jumlah batang 144 m : 12 m = 12 btg.
  • besi begel jadi ukuran 15 cm x 15 cm sebanyak 18 m : 0,2 m = 90 bh.
  • volume beton  = 0,2 m x 0,2 m x 18 m = 0,72 m3.

Balok lantai atap

  • balok ukuran 15 cm x 35 cm, besi tulangan pokok 6 d 12, begel d8-200.
  • Total panjang balok = 6 m + 6 m +3 m + 3 m+ 3 m = 21 m.
  • besi D12 = 6 x 21 m = 126 m. jumlah batang 126m : 12m = 10,5 btg.
  • besi begel jadi ukuran 10 cm x 25 cm sebanyak 21m : 0,2m = 105 bh
  • volume beton = 0,15m x 0,35m x 21m = 1,1025m3

 

Kebutuhan besi

Rekap kebutuhan besi D12

  • sloof 10,5 btg
  • kolom lt1 = 12btg
  • balok lt2 = 10,5btg
  • kolom lt2 = 12btg
  • balok lantai atap = 10,5btg

Total kebutuhan besi D12 = 10,5 btg+12btg+10,5btg+12btg+10,5btg = 55,5 btg dibulatkan menjadi 56 batang.

Rekap kebutuhan besi D10

  • plat lantai = 14 btg

Rekap kebutuhan besi begel

begel 10cm x 30cm

  • sloof 105 bh
  • balok lt2 = 105bh
  • balok lantai atap = 105bh

total kebutuhan begel 10×30 = 105+105+105 = 315bh

begel 15cm x 15cm

  • kolom lt1 = 90bh
  • kolom lt2 = 90bh

total kebutuhan besi begel 15×15 = 90+90 = 180bh

kebutuhan beton, semen, pasir dan koral

Rekap volume beton

  • cakar ayam = 0,648 m3
  • sloof = 1,1025m3
  • kolom lt1 = 0,72m3
  • balok lt2 = 1,1025m3
  • kolom lt2 = 0,72m3
  • balok lantai atap = 1,1025m3
  • plat lantai  = 2,16 m3

Total volume beton = 0,648 m3 + 1,1025m3 + 0,72m3 + 1,1025m3 + 0,72m3 + 1,1025m3 + 2,16 m3 = 7,555m3

untuk menghitung kebutuhan semen, pasir , dan koral kita perlu melihat analisa harga satuan pekerjaan membuat 1m3 beton 1pc : 2ps: 3kr dibutuhkan

  • 291 kg semen
  • 0,47 m3 pasir
  • 0,93m3 koral

jadi untuk membuat beton sebanyak 7,5555 m3 dibutuhkan material sebanyak

  • semen 7,5555m3 x 291 kg = 2198,651 kg, ada berapa zak 2198,651 : 50 = 43,9 jadi perlu 44 zak semen isi 50kg
  • pasir = 7,555m3 x 0,47 m3 = 3,551 m3
  • koral = 7,555m3 x 0,93m3 = 7,027 m3

 

Rekapitulasi kebutuhan bahan bangunan

Jadi dari perhitungan diatas, kita dapatkan total kebutuhan material sebagai berikut.

  • besi cakar ayam jadi 60cm x 60cm sebanyak 6bh
  • besi D12 =56 btg
  • besi D10 = 14 btg
  • begel 15cm x 15cm =180bh
  • begel 10cm x 30cm = 315bh
  • semen = 44 zak @50kg
  • pasir = 3,551m3
  • koral = 7,027m3.

 

Alhamdulillah, akhirnya selesai juga menghitung kebutuhan material struktur tambahan rumah bagian belakang ini, selain itu ada juga kebutuhan material untuk finishing pasangan dinding batu bata, plesteran, acian, lantai, plafond, serta yang lainya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.