Cabang Ilmu teknik sipil yang banyak digunakan kontraktor

Ilmu teknik sipil dibangku kuliah mempunyai bermacam cabang yang harus ditempuh dan harus mendapat nilai diatas standar kelulusan untuk bisa menyelesaikan jenjang pendidikan D3 maupun sarjana S1, Namun dalam pelaksanaan didunia kerja sebenarnya tidak semua cabang ilmu teknik sipil dipakai karena menyesuikan dimana,kapan dan apa bidang pekerjaan yang ditempuh. Misalnya di dunia konsultan perencana akan banyak menggunakan ilmu perhitungan struktur beton atau baja sedangkan di dunia kontraktor kedua cabang ilmu tersebut jarang digunakan jika dibanding keilmuan lain yang dianggap lebih penting, berikut ini cabang ilmu teknik sipil yang banyak digunakan kontraktor.

  1. Rencana anggaran biaya bangunan (RAB).
  2. Teknik gambar bangunan.
  3. Metode pelaksanaan konstruksi.
  4. Ilmu Hukum di bidang bangunan.
  5. Manajemen proyek konstruksi.
  6. Ilmu peralatan proyek bangunan.
  7. Ilmu tata cara hidup Islam.
  8. Teknik presentasi.
  9. Ilmu negoisasi.
  10. Ilmu ekonomi bangunan.
  11. Ilmu ukur tanah.
  12. Ilmu Komputer (Penggunaan software yang berhubungan dengan pekerjaan seperti ms excel,autocad, ms word,power point dll)
  13. Ilmu lelang atau tender proyek kontruksi.
  14. Logistik / pengadaan material dan peralatan proyek.
  15. Teknik infrastruktur jika mengerjakan proyek jalan, jembatan, pelabuhan , bandara dll.
  16. Ilmu bangunan gedung jika mengerjakan proyek pembangunan rumah atau gedung bertingkat tinggi.

 

Jika dirinci lebih dalam lagi Secara perorangan menurut profesi dan spesialisai pada kontraktor besar seperti BUMN maka hanya beberapa cabang yang digunakan seserorang sesuai jabatan atau tanggung jawab dalam satu kesatuan organisasi kontraktor, misalnya seorang Quantity Surveyor akan banyak menggunakan ilmu menghitung volume dan perhitungan rencana anggaran biaya bangunan, seorang manajer yang ahli akan banyak menggunakan ilmu manajemen. Dan yang paling beruntung adalah seorang mahasiswa yang ketika kuliah ahli dalam cabang ilmu tertentu kemudian saat memasuki dunia kerja berada pada posisi yang banyak berhubungan dengan ilmu tersebut, dan yang paling beruntung lagi adalah alumni sarjana teknik sipil yang mendirikan dan mengelola perusahaan kontraktor sendiri maka akan lebih baik jika mempelajari cabang ilmu teknik sipil secara keseluruhan meskipun hanya dasar-dasarnya saja sehingga dapat mengelola dan mengambangkan usaha dengan maksimal.

5 Comments

  1. yanto 12 May 2012
    • ilmusipil 13 May 2012
  2. chica 20 May 2012
  3. budi 21 June 2012
  4. Linda 23 December 2013

Leave a Reply to yanto Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.