beban mati adalah berat sendiri bangunan serta komponen yang melekat

Beban mati adalah berat sendiri bangunan serta komponen yang melekat. Yaitu berat seluruh bagian bangunan yang bersifat tetap, baik itu berupa berat sendiri material, peralatan, mesin, serta unsur-unsur lain yang melekat secara tetap pada bangunan tersebut.

Contohnya pada lantai ruang kerja pada suatu gedung terdapat sekumpulan beban mati yang merupakan perpaduan dari berat beton, pasangan dinding, besi bertulang, furniture di atas lantai, mesin cetak, penggantung plafond, serta benda-benda lain yang melekat secara tetap pada lantai tersebut.

Contoh selanjutnya pada sebuah jembatan terdapat beban mati yang berasal dari berat struktur itu sendiri, serta material finishing yang melekat pada jembatan seperti asphlat, ornamen pagar, serta benda-benda lainya.

Beban mati dalam perhitungan struktur bangunan dilambangkan dengan huruf M besar.

 

Berat sendiri bahan bangunan

Berikut ini beberapa berat sendiri bahan bangunan menurut pedoman perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung tahun 1987

  • Baja = 7850 kg/m3.
  • Batu alam = 2600 kg/m3.
  • Batu belah, batu bulat, batu gunung (berat tumpuk) = 1500 kg/m3.
  • Batu karang (berat tumpuk) = 700 kg/m3.
  • Batu pecah = 1450 kg/m3.
  • Besi tuang = 7250 kg/m3.
  • Beton = 2200 kg/m3.
  • Beton bertulang = 2400 kg/m3.
  • Kayu kelas I =  1000 kg/m3.
  • Kerikil, koral (kering udara sampai lembab, tanpa diayak) =  kg/m3.
  • Pasangan bata merah =  1650 kg/m3.
  • Pasangan bata merah = 1700 kg/ m3.
  • Pasangan batu belah, batu bulat, batu gunung =  2200 kg/m3.
  • Pasangan batu cetak =  2200 kg/m3.
  • Pasangan batu karang =  1450 kg/m3.
  • Pasir (kering udara sampai lembab) =  1600 kg/m3.
  • Pasir (jenuh air) =  1800 kg/m3.
  • Pasir kerikil, koral (kering udara sampai lembab) =  1850 kg/m3.
  • Tanah, lempung dan lanau (kering udara sampai lembab) = 1700 kg/m3.
  • Tanah, lempung dan lanau (basah) =  2000 kg/m3.
  • Timah hitam (timbel) = 11400 kg/m3.

Berat komponen bangunan

Selain material bangunan juga ada komponen yang biasa melekat pada suatu bangunan seperti aspal, adukan, penutup atap, serta yang lainya. Berikut ini contoh berat beberapa komponen gedung.

  • Asphlat termasuk bahan-bahan penambah per cm tebal = 14 kg/m2
  • Adukan dari semen = 21 kg/m2
  • Adukan dari kapur, semen merah atau tras = 17kg/m2
  • semen asbes gelombang tebal 5mm = 11 kg/m2.
  • Penutup lantai dari ubin semen portland, teraso dan beton tanpa adukan  per cm tebal = 34 kg/m2

 

Demikian penjelasan mengenai beban mati pada sebuah bangunan, disertai contoh berat sendiri material serta komponen yang melekat, semoga bermanfaat buat para sahabat.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.