Alat pemadam kebakaran gedung

Secara umum alat pemadam kebakaran gedung itu ada tiga jenis yaitu alat pemadam api ringan (APAR), instalasi pemadam kebakaran dan pemadamanan dari luar yang dilakukan oleh dinas pemadam kebakaran. intinya adalah sebuah gedung didesain sedemikian rupa agar mampu melindungi diri ketika terancam bahaya terbakar. Seringkali kita mendengar berita tentang kebakaran sebuah gedung entah apa itu penyebabnya, hal ini tentu sangat merugikan dari segi biaya atau bahkan nyawa, belum lagi kalau gedung tersebut merupakan tempat untuk menyimpan dokumen penting, maka kehilangan dokumen tersebut bisa menjadi malapetaka bagi sebuah instansi entah itu swasta maupun pemerintah yang menggunakan gedung tersebut. nah.. disini kita akan mencoba membahas agar tahu apa saja alat-alat yang biasanya digunakan pada sebuah gedung untuk mengatasi kebakaran.

 

Macam-macam alat pemadam kebakaran gedung

  1. Rambu – rambu pencegah kebakaran, meskipun terlihat sepele namun fungsinya cukup besar dalam mencegah adanya bahaya kebakaran, misalnya rambu larangan merokok, area khusus merokok,  jalur evakuasi kebakaran dll.
  2. Kain basah, ini merupakan sarana alternatif yang sangat bermanfaat untuk memadamkan api secara cepat dan mudah, misalnya ketika kompor gas di ruang pantry tiba-tiba apinya membumbung maka menutupnya dengan kain basah bisa menjadi solusi untuk melakukan pemadaman awal.
  3. APAR alat pemadam api ringan, berupa tabung berisi gas yang dapat disemprotkan pada api kecil sebagai pertolongan pertama ketika bahaya kebakaran muncul, APAR diletakan pada posisi strategis agar mudah dalam mengambil dan menggunakanya ketika dibutuhkan.
  4. Hydrant Box, fungsinya hampir sama dengan tabung APAR namun volume airnya lebih besar, hydrant box biasa diletakan didalam maupun diluar gedung.
  5. Smoke detector berfungsi sebagai alat yang secara otomatis menghidupkan alarm ketika mendeteksi adanya asap kebakaran, inilah salah satu hal yang menyebabkan adanya larangan merokok didalam gedung seperti mal atau perkantoran, karena jika ada banyak asap didalam ruangan maka berpotensi untuk merusak kinerja smoke detector.
  6. Pipa sprinkler, adalah instalasi pipa pemadam kebakaran yang selalu berisi air penuh sebagai persiapan jika sewaktu-waktu diperlukan.
  7. Sprinkler, merupakan alat yang diletakan pada ujung instalasi pipa sprinkler, prinsip kerjanya mirip termometer, yaitu bisa  mengembang, jika suhu panasnya semakin membesar maka akan pecah karena kepanasan, kalau sudah begini maka air akan muncrat  mengalir deras untum memadamkan sumber api.
  8. Dinas pemadam kebakaran, pernah lihat mobil besar meraung-raung di jalanan menuju lokasi kebakaran, ini adalah langkah terakhir untuk melawan si jago merah yang sedang mengepakan sayapnya.

 

Semua alat tersebut keberadaanya sangat penting sebagai satu kesatuan pengaman pada gedung bertingkat tinggi, dalam perkembanganya tentu akan berubah dimasa depan seiring dengan pola pikir dan kratifitas manusia untuk mendapatkan  teknologi yang terbaik. alat pemadam kebakaran gedung tersebut harganya memang cukup mahal, bisa mencapai sekian milyar untuk satu gedung namun belum tentu akan terpakai, namun tentunya kita juga berharap alat-alat tersebut tidak akan pernah digunakan alias tidak terjadi bencana kebakaran 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.