Tips bisnis tanah kavling agar meraih untung

Salah satu cabang dari dunia bisnis properti yaitu jualan tanah kavling yang katanya kemungkinan suksesnya sangat luar biasa apabila tahu trik dan strateginya, ada juga yang bilang pasti untung karena yang namanya tanah itu didiamkan saja harganya akan naik, apalagi kalau sudah dipetak-petak dan dibuatkan jalan serta prasarananya, dijamin harganya secara cepat akan mereoket, begitulah teorinya. Namun dalam beberapa kasus ternyata ada juga lho yang terpaksa menelan pahitnya kerugian, entah apa sebabnya. pada intinya bisnis ini cukup mudah, secara garis besar caranya yaitu dengan membeli tanah luas lalu di kavling dan dijual lagi, berikut beberapa tips yang mungkin bisa menunjang dalam menjalani bisnis tanah kavling agar meraih untung dan kesuksesan.

 

tanah kavling

Tips bisnis tanah kavling agar meraih untung

  1. Meneliti tanah yang akan dibeli dimulai dari surat-surat apakah asli, dalam posisi sengketa, serta status tanahnya apakah sedang menganggur, disewakan, atau digunakan.
  2. Mengecek rencana kawasan di dinas pertanahan dan tata kota, apakah tanah tersebut masuk ke kawasan persawahan sehingga tidak boleh digunakan untuk mendirikan bangunan, atau masuk ke kawasan tanah kering untuk perkebunan, atau kawasan pemukiman yang memang layak untuk dikavling dan dijual.
  3. Membuat denah kavling tanah yang bagus, misalnya dimana posisi jalanya, dan area mana yang akan dijual.
  4. Menentukan harga tanah sesuai lokasi dan kondisinya, contohnya area depan dihargai lebih tinggi, area yang masuk kedalam dibuat harganya lebih rendah.
  5. Pemasaran tanah kavling yang bagus seperti memasang spanduk, memasang iklan jual tanah di media cetak atau secara online di internet.
  6. Berpartner dengan notaris terbaik, ini sangat penting untuk kelancaran serta kecepatan dalam pengecekan tanah, pembuatan sertifikat dan lain-lain.
  7. Memberi nilai tambah pada tanah yang akan dijual, misalnya dengan mengurug terlebih dahulu, membangunkan jalan, membersihkan lahan, dan lain-lain.
  8. Jujur dalam berbisnis tanah kavling, ini sangat penting untuk kelancaran bisnis, misalnya menginformasikan dengan sebenarnya kepada pembeli mengenai status sertifikatnya dan kapan akan jadi.
  9. Niatkan usaha tanah kavling untuk ibadah, melayani dan memberi manfaat pada orang lain, jalani usaha dengan hati nurani bersih bukan untuk mencari uang semata, contohnya memudahkan orang mendapatkan tempat untuk membangun rumah sesuai dengan kondisi perekonomianya, kalau konsumen merasa terbantu maka besar kemungkinan akan membeli tanah lagi, atau setidaknya mereferensikan kepada saudara, keluarga, atau temanya.

 

Demikian sedikit cara meraih keuntungan dalam berbisnis tanah kavling, trik lainya tentu masih banyak karena masing-masing pribadi wajib berinovasi dan kreatif agar berhasil memenangkan persaingan bisnis secara positif, selamat berusaha semoga sukses 🙂

2 Comments

  1. Gozali 17 February 2016
  2. yodi ef 23 July 2017

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.