Taman Kota Sebagai Lahan Basah

Taman kota di Jepang, sepengetahuan saya ketika berdiskusi dengan anggota Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) berfungsi selain menyerap air juga menjadi lahan basah menampung kelebihan air permukaan ketika terjadi banjir. Taman kota, tempat olah raga menjadi penampung air selama banjir. Ketika banjir lewat dan musim panas datang maka taman kota dan tempat olah raga kembali digunakan sebagaimana mestinya yaitu rekreasi dan berolahraga.

Taman Ganesha ketika saya melakukan pengamatan burung bersama teman-teman Bicons (Bird Conservation yaitu salah satu lembaga yang konsen dalam pelestarian burung di Bandung), seolah menjadi wet land (lahan basah) penampung air yang turun disekitar. Ini terlihat dari banyaknya genangan yang mirip seperti kolam tampungan.

Ditengah Taman Ganesha memang ada kolam, tetapi kolam baru karena air yang tidak menyerap ke tanah, membuat saya berpikir tepat seperti kolam tampungan air banjir di Jepang. Taman Ganesha ini ideal menjadi kolam tampungan karena letaknya yang turun ke bawah membentuk cekungan, ideal karena air pasti berkumpul dan membentuk kolam di cekungan tersebut.

Seandainya konsep kolam penampungan ini dilaksanakan oleh Kota Jakarta, saya yakin banjir rutin setiap tahun sedikitnya bisa terantisipasi. Sayangnya Ruang Terbukan Hijau (RTH) yang bisa digunakan untuk kolam penampungan tersebut sudah sedikit demi sedikit menghilang karena desakan kebutuhan ruang untuk perumahan. Jangankan membuat kolam penampungan baru, Situ yang sudah ada saja banyak diurug untuk perumahan. Padahal situ berfungsi sebagai peredam banjir, penangkap air di cekungan, daerah resapan air tanah, dan pencegah intrusi air laut.

Beberapa keceriaan bisa ditemui di taman kota, selain acara pengamatan burung salahsatunya adalah anak-anak yang bermain di genangan air. Interaksi manusia dengan alam dan manusia dengan manusia akan membuat sebuah kota menjadi lebih hidup, dinamis, ramah dan tidak kaku.

oleh: iden wildensyah

(foto taman diupdate kemudian)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.