Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil Standar SNI ACI ASTM beton bertulang

Dalam merencanakan struktur beton bertulang dapat menggunakan standar SNI ACI atau ASTM, berikut ini daftar pedoman yang dapat dipilih sesuai kebutuhan, untuk mendapatkan SNI tersebut bisa melalui PU departemen umum indonesia atau BSN badan standar nasional indonesia dengan cara datang langsung ke kantor instasi tersebut atau download di website jika disediakan :-)

 

Standar Nasional Indonesia (SNI):
SNI 03-1968-1990 : Metode pengujian tentang analisis saringan agregat halus dan kasar.
SNI 03-1972-1990 : Metode pengujian slump beton.
SNI 03-1973-1990 : Metoda pengujian berat isi beton.
SNI 03-1974-1990 : Metode pengujian kuat tekan beton.
SNI 03-2460-1991 : Spesifikasi abu terbang sebagai bahan tambahan untuk campuran beton.
SNI 03-2491-1991 : Metode pengujian kuat tarik belah beton.
SNI 03-2493-1991 : Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium.
SNI 03-2495-1991 : Spesifikasi bahan tambahan untuk beton.
SNI 03-2816-1992 : Metode pengujian kotoran organik dalam pasir untuk campuran mortar dan beton.
SNI 03-3403-1994 : Metode pengujian kuat tekan beton inti pemboran.
SNI 03-3418-1994 : Metode pengujian kandungan udara pada beton segar.
SNI 03-3976-1995 : Tata cara pengadukan dan pengecoran beton.
SNI 03-4141-1996 : Metode pengujian gumpalan lempung dan butir-butir mudah pecah dalam agregat.
SNI 03-4142-1996 : Metode pengujian jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan No.200 (0,075 mm).
SNI 03-4156-1996 : Metode pengujian bliding dari beton segar.
SNI 03-4433-1997 : Spesifikasi beton siap pakai.
SNI 03-4806-1998 : Metode pengujian kadar semen portland dalam beton segar dengan cara titrasi volumetri.
SNI 03-4807-1998 : Metode pengujian untuk menentukan suhu beton segar semen portland.
SNI 03-4808-1998 : Metode pengujian kadar air dalam beton segar dengan car titrasi volumetri.
SNI 03-4810-1998 : Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di lapangan.
SNI 03-2834-2000 : Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal.
SNI 03-6429-2000 : Metode pengujian kuat tekan beton silinder dengan cetakan silinder di dalam tempat cetakan.
SNI 03-2492-2002 : Metode pengambilan dan pengujian beton inti.
SNI 03-6817-2002 : Metode pengujian mutu air untuk digunakan dalam beton.
SNI 03-6889-2002 : Tata cara pengambilan contoh agregat.
SNI 15-2049-2004 : Semen portland.
SNI 15-7064-2004 : Semen portland komposit.
SNI 15-0302-2004 : Semen portland pozzolan.
SNI 2417:2008 : Metode pengujian keausan agregat dengan mesin Los Angeles.
SNI 2458:2008 : Metode pengambilan contoh untuk campuran beton segar.
SNI 3407:2008 : Metode pengujian sifat kekekalan bentuk agregat terhadap larutan natrium sulfat dan magnesium sulfat.

American Society for Testing and Materials (ASTM) :
ASTM C 403-90 : Time of Setting of Concrete Mixtures by Penetration Resistance
ASTM C 33-93 : Standard Spesification for Concrete Aggregates.
ASTM C 989-95 : Spesification for Ground Granulated Blast Furnace Slag for
use in Concrete and Mortars.
American Concrete Institute (ACI) :
ACI 363R-92 : State-of-the-art on High-Strength Concrete
ACI 305R-99 : Hot Weather Concreting

 

Selamat merencanakan dan melaksanakan pembangunan struktur beton bertulang yang kuat dan ekonomis :-)

ilmu sipil
  1. cara tes kuat tekan beton
  2. analisa saringan agregat kasar dan halus
  3. pemeriksaan kadar organik dalam agregat halus
  4. Memanfaatkan sisa cor beton pada proyek besar
  5. Penyebab pekerjaan beton yang salah
  6. Struktur plat lantai beton full precast
  7. kalkulator kebutuhan beton
  8. contoh perhitungan struktur Bangunan
  9. pemeriksaan kadar lumpur dalam agregat halus
  10. Contoh menghitung kebutuhan cor beton
  11. Tabel konversi beton 3 sampai 28 hari
  12. Cara menghitung kebutuhan material dak lantai beton per m2
  13. Pekerjaan cor beton di malam hari
  14. Menghitung struktur balok
  15. Kelebihan dan kekurangan beton sebagai material bangunan
  16. Cara Pembuatan benda uji untuk tes beton
  17. Tanya perhitungan struktur rumah 2 lantai
  18. Cara penggunaan lem beton Calbond
  19. Keruntuhan pada Beton Bertulang

1 Komentar

  • andia says:

    Saya mau tanya,saya rencana mau bikin rumah 2 lantai.Saya bingung cara menentukan :
    1.Ukuran Kolom Utama
    2.Ring balok
    3.Balok induk
    4.Balok anak
    5.Ketebalan dak beton.

    Berapa tulangan/besi yg digunakan untuk kolom utama?
    Mohon bantuannya,,,

Komentari

*
*

Current ye@r *