gambar dan rab

Solusi Item pekerjaan ada di gambar perencanaan tapi tidak ada di RAB

Menyimak diskusi menarik dari saudara Ardi dan inspector melalui blog ilmusipil.com tentang solusi item pekerjaan ada di gambar perencanaan tapi tidak ada di RAB, kondisi ini merupakan bagian dari masalah proyek yang menjadi pertanyaan pihak kontraktor untuk selanjutnya dicarikan solusinya oleh konsultan pengawas atau owner secara langsung. kontraktor was-was karena jangan-jangan kalau gambar tersebut dilaksanakan ternyata tidak dibayar karena tidak masuk dalam item RAB. atau bisa jadi owner ingin agar pekerjaan di gambar tersebut tetap dilaksanakan oleh kontraktor, tapi perlu berpikir bagaimana dengan dana pembayaran yang harus disiapkan. jadi perlu dicarikan solusi terbaik. diskusinya seperti ini.

Pertanyaan dari Ardi

Apa yang harus dilakukan oleh konsultan pengawas apabila dalam RAB tidak terdapat item pekerjaan sementara di gambar perencanaan ada, atau sebaliknya. dan apa tindakan konsultan pengawas apabila volume realisasi dengan volume RAB konsultan perencana terjadi selisih, mohon masukannya.

Jawaban dari Inspector

Jika di gambar ada, tpi item pekerjaan tidak ada di RAB, sebaiknya Konsultan Pengawas berkoordinasi dengan Konsultan Perencana. Sebaliknya jika item pekerjaan ada di RAB tetapi tidak ada di gambar maka yang di cek adalah satuan apa yang dipakai pada RAB apakah M1, M2 atw M3 dll, lalu hitung volume realisasi pekerjaan tersebut.

gambar dan rab

gambar dan rab

Jadi solusi jika item pekerjaan ada di gambar perencanaan tapi pada RAB tidak ada yaitu

  1. Kontraktor membuat surat pemberitahuan kepada konsultan pengawas atau owner tentang adanya pekerjaan yang ada pada gambar tapi tidak ada di RAB.
  2. konsultan pengawas berdiskusi dengan perencana serta owner sebagai pemilik bangunan, apakah pekerjaan tersebut harus dilaksanakan atau tidak perlu dikerjakan.
  3. Jika harus dikerjakan, maka konsultan pengawas atau owner membuat surat perintah kerja atau site instruction kepada kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.
  4. Konsultan pengawas dan owner berpikir mengenai pengadaan biaya untuk membayar pekerjaan termbah tersebut.
  5. Jika owner tidak mau mengeluarkan biaya tambahan, maka bisa dilakukan pekerjaan tambah kurang, yaitu kontraktor mencari item pekerjaan mana yang bisa dikurangi alias tidak dilaksanakan, biayanya dialihkan untuk pekerjaan yang ditambah atau dikerjakan.

Begitulah kurang lebih proses penyelesaian masalah pekerjaan yang tertera pada gambar tapi tidak tertulis dalam rencana anggaran biaya bangunan.

4 Comments
  1. 6 months ago
    Arianto Sumantri

    Prakteknya, Owner / MK tidak pernah mau mengakomodasi adanya item pekerjaan di Gambar S.O.P Drawing namun tidak ada biayanya di BQ, dan menganggap bahwa itu kesalahan Kontraktor karena tidak melakukan cross-check ketika Tender.

    Reply
  2. 4 months ago
    sulastri

    apakah dalam pembuatan RAB di cantumkan pajak penambahan nilai ?

    Reply
    • 4 months ago
      Ahadi

      iya, biaya bangunan dihitung dulu sampai ketemu totalnya, kemudian baru ditambahkan pajak pertambahan nilai (PPN) 10% sehingga ketemu total biayanya.

      Reply
  3. 4 months ago
    pray

    kalau menentukan harga borongannya gimana rumusnya gan,,seumpama borongan batu kali rp.130.000 nah angka segitu itu gmn rumusnya biar kita tidak rugi..

    Reply

Beri Komentar

Alamat Email tidak akan ditampilkan.

*