Rintangan dalam mendirikan usaha kontraktor

Menjadi pengusaha bisa jadi hal mudah bagi yang sudah tahu jalanya, namun bagi yang belum tahu atau sebatas baru angan-angan  maka hambatan terbesar justru terletak pada pikiran, atau istilah terkenalnya “Gagal sebelum melakukan” Contoh jika kita hendak terjun menjadi pengusaha dibidang bangunan maka bisa jadi membayangkan bermacam rintangan dalam mendirikan usaha kontraktor atau konsultan arsitektur, entah hal itu benar-benar ada atau hanya sekedar halusinasi pikiran sehingga akhirnya tidak berani mencoba. disini kita berbagi tentang hal tersebut agar bisa semangat dalam meniti jalan kehidupan. Bagi yang sudah berpengalaman mohon untuk bersedia berbagi informasi sehingga dapat menjadi bahan pelajaran pembaca maupun penulis. sebelumnya kita buat saja hal-hal yang mungkin terlintas dipikiran sebagai hambatan dalam memulai usaha.

 

Rintangan dalam mendirikan usaha kontraktor

  1. Tidak punya modal, pendapat ini bagi sebagian orang tidak selamanya benar dan bahkan ada yang bilang 100% salah. kenapa demikian? karena uang tidak bisa membeli segalanya. Uang mungkin bisa kita gunakan untuk membeli perusahaan namun uang tidak bisa menjamin berjalanya usaha.
  2. Tidak punya ijazah, Pikiran ini mungkin karena kita sudah lama dididik dengan pendidikan yang lebih mengarahkan untuk menjadi karyawan. untuk menjadi pengusaha ternyata tidak diperlukan ijazah, dalam mendirikan PT tidak ada persyaratan ijazah. jadi sangat besar kemungkinan seseorang yang tidak pernah sekolah lalu bisa merekrut ratusan bahkan ribuan karyawan S1.
  3. Tempat usaha atau tidak punya kantor, hal ini tidak jadi masalah karena kita bisa menggunakan rumah pribadi atau kontrakan, dan untuk mendaftar PT/CV bisa menggunakan kantor virtual yang banyak disewakan dengan lokasi dan alamat strategis.
  4. Mau usaha bidang apa? inilah hal pertama yang banyak menjadi pertanyaan. solusinya bisa kita lihat peluang usaha dilingkungan sekitar, atau yang termudah adalah melihat pada bidang apa orang sering membutuhkan bantuan kita, nah.. pada bidang itulah sebenarnya kita bisa memperkenalkan jenis usaha.
  5. Ada peraturan modal dasar dan modal disetor dalam mendirikan izin usaha, memang syarat ini begitu memberatkan karena belum mulai usaha sudah ditanyakan keberadaan uang sekian rupiah yang nilainya belum tentu semua tersedia. namun bukan tipe pengusaha kalau tidak punya jalan, konsultasikan dengan notaris pasti diberi solusi handal 🙂
  6. Bagaimana cara pemasaran agar mendapat proyek? jalin hubungan pertemanan sebanyak mungkin, inngat memperbanyak silaturahmi dapat mempermudah datangnya rezeki, sekarang era teknologi sehingga bisa menggunakan situs jejaring sosial untuk menjalin pertemanan atau menggunakan website sebagai media promosi.
  7. Malu, ini adalah alasan gengsi karena mungkin tidak semua jenis usaha terlihat terpandang menurut masyarakat. ingat pengusaha itu melayani orang lain dan sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat. jadi kenapa harus malu untuk menjadi orang berguna.
  8. Sebagai manusia tugas kita adalah berusaha dengan sungguh-sungguh, masalah hasil biar Allah yang menentukan. kalaupun tidak berhasil setidaknya kita sudah punya pengalaman bagaimana cara berusaha dan bagaimana mengahadapi kegagalan sehingga sangat berguna dalam menjalani kehidupan kedepanya.

 

Mungkin itu dulu sebagai permulaan uraian tentang beberapa rintangan dalam mendirikan usaha dibidang bangunan entah itu kontraktor, suplier maupun konsultan. selain itu tentu masih banyak lagi hambatan dari dalam diri sendiri maupun dari luar entah itu faktor lingkungan maupun sosial, jadi bagi yang hendak menambahkan pengalaman atau solusi agar bisa menjadi contoh serta penambah semangat dalam membuka gerbang usaha. disini kita terima dengan senang hati 🙂

2 Comments

  1. original kreasi 26 July 2012
  2. original kreasi 26 July 2012

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.