Perjanjian tambahan SPB proyek konstruksi bangunan

Pada surat perjanjian borongan (SPB) dijelaskan pasal-pasal yang menerangkan tentang masing-masing hal, namun adakalanya terdapat hal-hal yang belum disebutkan secara tertulis, atau bisa jadi ada hal baru yang belum masuk dalam pasal perjanjian tapi sangat penting keberadaanya, apalagi yang namanya dunia konstruksi itu penuh dengan masalah tak terduga yang masing-masing perlu diselesaikan dengan baik dan benar, belum lagi adanya kemungkinan terjadi benturan kepentingan yang perlu diselesaikan menurut kesepakatan tertulis yang sebelumnya sudah dibuat, dan kalau belum ada perjanjianya ya dibuatkan tambahanya berupa pasal perjanjian tambahan pada SPB proyek konstruksi bangunan, misalnya dibuat seperti ini.

 

contoh isi pasal perjanjian tambahan surat perjanjian borongan (SPB) proyek konstruksi bangunan

Jika  terdapat hal-hal yang belum tercakup dalam Perjanjian  ini, akan  dibuat Perjanjian Tambahan yang ditandatangani  oleh  kedua belah  pihak  dan merupakan satu kesatuan dan bagian  yang  tidak terpisahkan dari Perjanjian ini.

Demikian Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani di Jakarta pada tanggal, bulan dan tahun tersebut pada awal Perjanjian ini  dalam rangkap empat (4).

Tanda tangan diatas materai.

Pihak pertama = Ir. ilmu Sipil

Pihak kedua = Ir. Semut Merah

 

Jadi selama dalam perjalanan pelaksanaan pembangunan, jika dirasa perlu dibuat lagi perjanjian tambahan, maka bisa dibuatkan perjanjian baru yang disepakati oleh kedua belah pihak, dan status perjanjian tambahan tersebut merupakan bagian tak terpisahkan atau satu kesatuan dari SPB lama yang sudah dibuat sebelumnya.

ini merupakan pasal penutup yang dibawahnya bisa dilanjutkan dengan keterangan dimana dan kapan dilakukanya perjanjian, serta tanda tangan wakil dari pihak-pihak pertama maupun kedua yang melakukan perjanjian. suratnya dibuat rangkap 4 asli dengan masing-masing pihak mendapatkannya, serta ada juga yang digunakan sebagai arsip.

Akhirnya selesai sudah rangkaian 26 artikel penjelasan tentang masing-masing pasal dalam surat perjanjian borongan (SPB), jika ada koreksi atau kritik saran bisa disampaikan, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.