Perbedaan rumah kontrakan dan kost

Ini adalah hal sederhana namun terkadang cukup membingungkan jika memang kita belum benar-benar mengetahuinya, jangan sampai bangunan yang telah kita sewa dengan biaya mahal ternyata tidak pas dengan apa yang kita harapkan. para pengusaha rumah sewa juga perlu tahu agar produk yang ditawarkan bisa sesuai dengan permintaan masyarakat. oleh karena itu disini kita akan mencoba menguraikan perbedaan rumah kontrakan dan kost secara detail, semoga dapat menjadi bahan referensi dan sedikit pencerah bagi yang kebetulan sedang membutuhkanya. untuk lebih memudahkan dalam melihatnya maka kita sajikan dalam bentuk tabel,  jadi beginilah perbedaan keduanya jika dilihat dari beberapa sudut pandang.

 

Perbedaan rumah kontrakan dan kost

Sudut pandang Rumah kontrakan Rumah kost
Sistem pembayaran Pertahun atau kelipatanya Perbulan atau kelipatanya
Jangka waktu sewa Tahunan, jadi kalau sudah bayar uang sewa tapi bosen maka harus over kontrak. Bulanan, sehingga cocok bagi yang hendak mencari rumah sewa dalam waktu pendek.
Garasi / tempat parkir kendaraan Setiap rumah punya garasi masing-masing. Satu garasi untuk seluruh penghuni rumah kos
Tagihan listrik & air Masing-masing rumah ada meteran dan tagihan pembayarn sendiri. Satu meteran untuk seluruh kamar kos, jadi uang sewa bulanan sudah termasuk bayar listrik dan air.
Pengawasan sudah seperti milik sendiri, jadi langsung berhubungan dengan RT atau perangkat desa setempat. Ada bapak kos, atau ibu kos yang bertugas mengawasi seluruh anak kos.
Kondisi bangunan Bangunan berdiri sendiri, sama seperti rumah warga pada umumnya. Rata-rata menyatu dengan pemilik rumah, hal ini untuk memudahkan pengawasan dan penagihan bulanan 🙂
Dapur Setiap rumah punya dapur khusus. Ada juga yang setiap kamar ada dapurnya, tapi kebanykan satu dapur untuk seluruh anak kos.
Kebebasan tamu Bebas bertamu asalkan masih mematuhi norma agama dan adat setempat. Jam bertamu dan lokasi penerimaan tamu dibatasi.
Kondisi penyewa Cocok bagi yang sudah berkeluarga, untuk ditempati bersama pasangan dan anak-anak. Cocok disewa oleh para pelajar, pekerja perantauan, mahasiswa dan sejenisnya.

 

Begitulah kurang lebih perbedaaanya, jadi mau menyewa rumah kontrakan atau kost? nah.. yang ini seringkali salah dalam memilih, yang disewa sebenarnya tergolong sebagai tempat kos namun oleh pemilik bangunan disebut sebagai rumah kontrakan. ya.. kalau sudah sama-sama sepakat silahkan saja, yang tidak boleh kan membeli kucing didalam karung alias tidak jelas seperti apa rumah yang akan disewa 🙂

One Response

  1. Infostore 5 January 2015

Leave a Reply