Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil Penyebab banjir di jakarta

Apa saja penyebab banjir di jakarta? mari kita uraikan disini, banjir di ibukota negara ini seakan menjadi sesuatu yang sulit untuk dibereskan sehingga seringkali dijadikan tema kampanye calon pejabat DKI jakarta dengan janji akan mengatasi banjir dengan tuntas, manusia bisa berusaha namun tetap Tuhan yang menentukan. Intinya adalah sebagus apapun perencanaan dan pelaksanaan program mengatasi banjir yang sudah dibuat jika tidak diimbangi dengan perilaku baik sebagian besar warga jakarta maka hukum sebab akibat pasti terjadi. misalnya jika membuang sampah disungai maka saluran menjadi tersumbat sehingga air meluap ke jalan atau perumahan, jadi agar tidak banjir maka perlu budaya membuang sampah dengan benar atau kalau perlu jangan ada yang namanya sampah :-) . kembali ke topik, disini kita akan coba mengungkap apa sebenarnya hal-hal yang bisa menyebabkan jakarta kebanjiran sehingga bisa dicarikan solusi terbaik untuk mengatasinya.

 

Macam-macam penyebab banjir di jakarta

  1. Sungai atau saluran irigasi tidak berfungsi sebagai mana mestinya, bisa disebabkan karena tumpukan sampah disungai, atau penggunaan sebagian ruas sungai sebagai area hunian.
  2. Pendangkalan atau pengecilan ukuran sungai, proses pengerukan dengan alat berat seperti excavator membutuhkan lahan kosong dipinggir sungai sebagai jalan alat berat. jadi pengerukan atau istilah formalnya normalisasi sungai akan mengalami kesulitan.
  3. Pintu air yang tidak berfungsi dengan baik, yang namanya buatan manusia pasti adakalanya rusak dan untuk membuat yang terbagus maka memerlukan waktu dan teknologi terbaik.
  4. Pembagian area banjir untuk mengantasipasi wilayah ring 1 agar tidak kebanjiran, misalnya istana negara atau area perkantoran pemerintah lainya. dengan begini maka ada sebagian debit banjir yang harus dipindahkan dan ditanggung daerah lain.
  5. Budaya masyarakat atau pengusaha yang kurang peduli atau tidak cinta lingkungan, bisa dibuktikan dengan rusaknya beberapa air sungai di jakarta, saluran yang sebelumnya terisi air hijau menyegarkan telah berubah menjadi air hitam pekat penuh sampah dan bau.
  6. Banyaknya pembangunan gedung, jalan, rumah dan bangunan lainya membuat tertutupnya sebagian permukaan bumi khususnya kota jakarta sehingga air hujan yang seharusnya menyerap kedalam perut bumi harus mengalir langsung di permukaan sehingga terjadi banjir.
  7. Penebangan pohon atau berkurangnya area tanaman hijau sehingga keseimbangan alam menjadi terganggu, cuaca menjadi tidak menentu. padahal kita tahu bahwa untuk merencakan saluran irigasi yang sanggup menampung debit banjir diperlukan data curah hujan hasil penelitian dan pencatatan selama beberapa tahun sebelumnya, nah.. kalau cuacanya tidak teratur maka data tersebut bisa jadi tidak bisa dijadikan pedoman untuk perencanaan masa depan.
  8. Got atau saluran umum dipinggir jalan banyak yang tertutup diatasnya, sehingga cukup sulit untuk mengontrol dan membersihkan kotoran didalamnya, kalaupun bisa pasti membutuhkan banyak tenaga dan biaya yang harus dianggarkan.
  9. Normalisasi pantai telah memakan sebagian tempat yang sebelumnya digunakan untuk menampung air laut, area yang dinormalisasi bisa jadi bagus karena direncanakan sebaik mungkin, namun imbasnya pada wilayah lain bisa tenggelam karena muka air laut naik sedangkan daratan terus mengalami erosi akibat gempuran ombak laut.

Apa lagi penyebab banjir di jakarta lainya? tentu masih banyak. mari dibahas disini sehingga bisa dicari metode terbaik cara mengatasi banjir di jakarta yang sebelumnya sudah kita buatkan halaman khusus disini.

 

Berbicara masalah banjir maka kita perlu membaca dan mempelajari kembali kisah kaum terdahulu yaitu zaman Nuh, karena kelakukan masyarakat pada saat itu sangat buruk maka semua tenggelam ditenggelamkan tuhan dengan musibah banjir besar, yang selamat hanyalah orang-orang baik yang tertampung pada perahu besar lengkap dengan hewan berpasangan, semoga banjir cepat teratasi dan tidak ada lagi cerita tentang jakarta yang kebanjiran :-)

ilmu sipil
  1. Bendung Peucang Ramay anyaman batuan
  2. Analisa penyebab runtuhnya jembatan kutai kartanegara kalimantan
  3. menghitung beban struktur jembatan
  4. Mega proyek dunia
  5. pembangunan jembatan selat sunda indonesia
  6. konstruksi bendung tradisonal
  7. Rumah tinggal di bawah jembatan
  8. cara mengatasi banjir di jakarta
  9. jenis jembatan bambu dalam kehidupan
  10. Penyebab banjir di jakarta

4 Komentar

  • dorisandrian says:

    jika di ibukota tidak ada pepohonan maka banjir akan selalu melanda ibukota jakarta , jadi program menanam 1000 pohon itu sebaiknya di laksanakan lagi…. untuk mencegah banjir yang melanda kota ibu kota jakarta,?

  • Da Jora Nebulla says:

    Kurangnya sumber daya manusia yang paham akan ilmu kealaman. Kurangnya kesadaran masyarakat akan hidup yang sehat sehingga mereka terbiasa membuang sampah sembarangan .. sebenarnya masalah sampah masih bisa dicari penyebabnya. Kenapa kok banyak orang buang sampah sembarangan ? Bisa jadi kurangnya sarana pembuangan sampah yang memadai. Atau kurang fleksible .. dengan melihat kebiasaan mereka yang serba instant dan fleksibel, harusnya pemerintah peka, entah dibuatkan tempat pembuangan sampah yang menyenangkan (maksudnya agar orang orang senang membuang sampah pada tempatnya) , atau mungkin dibuatkan tempat pembuangan yang mudah diakses.. ini sebenarnya masalah spele, namun akibatnya besar karena disepelekan .. hehe benar kaaan ??

  • ELIAS says:

    berbiara tentang jakarta tidak lepas dari kondisi lngkungan yang memprihatinkan khususnya mengenai maslah banjir. Kondisi lingkungan akan terasa nyaman apabila tingkat kepedulian kita terhadap masalah kesehatan lingkungan terus terfokus pada satu sasaran. Masalah sampah adalah salasatu penyebabnya. Jangan berharap pada pihak yang terkait yang harus menanganinya namun kesadaran dalam diri kita justru menjadi sebuah kunci utama. Jakarta mau berubah jika masyaraktanya yang mau berubah terlebih dahulu. Semoga.

  • salikun says:

    mbah komentar lagi yaaaa.Mhn tdk dikembalikan kpd masyarakat aja yg dianggap……,krn kalo itu itu terus,perlu ditanyakan untuk apa Hastina ini membentuk badan2 untuk mnangani/membidangi hal2 yg demikian,juga sering sy baca katanya warga membuang sampah sembarangan/salah,yg bener gimana? ande ada tempat yg disediakan/dan semestinya sy kira tdk mungkin terjadi,itu saja dan urun rembuk sy buatkanlah cara seperti kebanyakan yg telah sy bantu(lebih 200 pd bbrp tempat)dpt dipastikan bukan hanya 1 kota se Negara ini tdk bakalan ada persoalan sampah,krn sdh jelas cara sy mengatasi sampah adalah sampah yg sama skali tdk dpt dimanfaatkan dimusnahkan dgn cara dibakar dlm tungku yg tertutup/aman lingkungan tanpa bahan bakar apapun dan juga sy tdk menjual melainkan membantu membuatkan saja,soal sampah yg msh bisa dimanfaatkan biar aja sdh jalan dgn sendirinya/itu rizki pemulung.http://teknologitpa.blogspot.com

Komentari

*
*

Current ye@r *