Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

sipil Pekerjaan Bekisting

Pekerjaan bekisting merupakan pekerjaan pembuatan cetakan beton segar yang sesuai dengan bentuk dan dimensi rencana. Bekisting umumnya terdiri atas perancah dan cetakan beton. Untuk memberikan kualitas yang baik dalam pelaksanaan dan hasilnya, salah satu sistem yang dapat digunakan adalah bekisting sistem PCH.

Bagian-bagian sistem bekisting PCH

Speedshore standart

Tiang vertikal yang dilengkapi dengan kuping (v pressing) yang dihubungkan dengan Ledger (horizontal), digunakan sebagai penyangga untuk bekisting plat lantai atau balok. Tersedia dalam ukuran : 4.0m, 3.5m, 3.0m, 2.5m, 2.0m, 1.5m, 1.0m, 0.6m.

Speedshore horizontal ledger

Tiang horizontal yang dilengkapi dengan “c” pressing yg menghubungkan antar Standart, digunakan sebagai bagian dari penyangga

Trigger brace open end

Tiang horizontal yang dilengkapi dengan klem pd salah satu ujungnya yg menghubungkan antar Ledger, digunakan untuk memperkaku rangkaian speedshore. Tersedia dalam ukuran :

2.75 m dan 2.00m

Steel plank

Papan yang menghubungkan antar ledger sebagai walking board pada rangkaian speedshore. Steel Plank l. 22.5 cm P. 1.8m, 1.5m, 1.2m, 0.9m, 0.75m,  0.6m. Infill Plank l. 12.5cm. P. 1.8m, 1.5m, 1.2m, 0.9m, 0.75m,  0.6m.

Beam bracket

Tiang vertical yang dilengkapi dengan kuping (v pressing) digunakan sebagai penyangga tambahan pada standart utk penyangga bekisting balok.

Adjustable jack

Jack Base khusus PCH, fungsinya sebagai jack base atau digabung dengan U-Head PCH sebagai tatakan Primary Beam.

U-Head

Plat tekuk berbentuk U, aplikasinya digabungkan dengan Adjustable Jack, digunakan sebagai tatakan Primary Beam.

Adjustable Fork head

Fungsinya sama seperti adjustable formwork jack yg digabung dengan U head, namun alat ini sudah menyatu antara Uhead dan Jack-nya, dan kepalanya lebih kecil dari U head PCH yang terpisah.

Base plate

Alat ini digunakan sebagai kaki standart

Speed shore prop

Pipa Support PCH, yg bisa di adjust tingginya.

Double coupler

Klem utk menghubungkan antar pipa (tube) pada speedshore.

LVL Beam

Laminated Veneered Lumber,  balok kayu dengan berbagai dimensi dan ukuran, sebagai primary beam atau sebagai secondary beam.

Waller

Fungsinya untuk Perkuatan pada bekisting kolom atau dinding sebagai sabuk.

Push bull bracket

Fungsinya untuk mengaitkan push pull props dengan kolom atau dinding.

Push bull base

Fungsinya untuk mengaitkan push pull props dengan lantai kerja

  1. lomba kontes bangunan gedung indonesia
  2. perencanaan bangunan bertingkat
  3. Gedung baru parlemen albania
  4. Keruntuhan gedung WTC
  5. pekerjaan cor beton
  6. pemenang lelang gedung DPR
  7. Traffic management untuk Strategi pengaturan lalu lintas proyek gedung
  8. Pekerjaan Upperstructure
  9. cara mengukur tinggi gedung
  10. Pekerjaan Substructure
  11. Proses keruntuhan gedung WTC
  12. Gedung tinggi di indonesia
  13. Macam-macam metode struktur plat lantai gedung
  14. lelang gedung baru dpr
  15. Dekorasi gedung pernikahan pada gedung tua
  16. Cara membuat gedung bertingkat tinggi
  17. Pekerjaan Pembesian
  18. Gedung MKRI Mahkamah Konstitusi Republik indonesia
  19. Benarkah Candi Borobudur dibangun hanya dalam waktu 1 Malam?

2 Responses to “Pekerjaan Bekisting”

  1. fauzi says:

    sekedar tukar info..silahkan berkunjung ke http://myblog-alfauzi.blogspot.com untuk referensi bekisting lainnya

  2. NENDRI SMK TEKNIK SIPIL says:

    KALAU BOLEH TAHU MENCARI KERJA JURUSAN TEKNIK SIPIL ITU MUDAH ATAU TDK BG CUMA ITU MAKASIH EA…..

Leave a Reply

Current ye@r *