Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

sipil Passenger Hoist

Pada ‘tempat penulis kerja praktek’ keberadaan Passenger Hoist menjadi alat transportasi yang sangat digemari oleh para pekerja. Dikarenakan alat inilah yang membantu para pekerja sampai ke lantai atas. Passenger hoist banyak dibutuhkan pada proyek bangunan bertingkat tinggi. Selain digunakan untuk mengangkut personel/pekerja proyek, juga dapat digunakan untuk mengangkut bahan/material kebutuhan lapangan, seperti bahan untuk pekerjaan MEP dan  alat bantu (travo las, concrete vibrator, alat ukur, dll). Passenger hoist memakai sistem modular dan konstruksinya sederhana, sehingga sangat praktis bongkar pasangnya. Pada saat menambah ketinggian, dapat dikerjakan tanpa memerlukan bantuan alat lain. Prinsip kerjanya memakai pinion dan rack. Untuk sistem keamanannya, bila kecepatan passenger hoist tinggi, maka brake akan secara otomatis akan mengerem.

Terdapat 2 kabin Passenger Hoist seperti gambar 1.1 hal ini dimaksudkan apabila terdapat kerusakan pada salah satu kabin sedang dalam maintenance atau perbaikan secara berkala maka tidak akan terjadi terhambatnya suatu pekerjaan. Namun sangat disayangkan passenger hoist sering melebihi beban maksimal dalam pengoperasiannya hal ini dikarenakan para pekerja yang memaksa masuk walaupun sudah diberitahu oleh operator passenger hoist bahwa beban sudah terlalu besar, passenger hoist memiliki kapasitas 1,3ton atau sekitar 18 orang. Maka dari itu staff K3 harus berupaya keras untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut, mulai dari teguran sampai dengan dikenakan sanksi.

Passenger Hoist akan terus mengikuti ketinggian gedung yang sedang dibangun sampai dengan lantai atap, pada ‘tempat penulis kerja praktek’ ketinggian gedung mencapai lantai 22, untuk itu agar posisi passenger hoist tetap stabil maka diperlukan sabuk pengaman pada mast section. Berbeda dengan tower crane type static base crane yaitu sabuk pengamannya diikatkan pada kolom apabila ketinggian tower crane melampaui batas free standing yang diijinkan oleh pabrik pembuat dan ketinggian tower crane harus lebih  4 – 6meter dari ketinggian maksimum pekerjaan yang dilayani. Passenger hoist juga memerlukan sabuk pengaman, namun sabuk pengaman tersebut dipasangkan pada slab atau lantai yang umur betonnya sudah mencapai minimal 21 hari .

 

Berikut gambar passenger hoist yang digunakan pada suatu proyek :

passenger-hoist

 

Gambar 1.1 Passenger Hoist

Spesifikasi Alat :

Type : Double Cage (dua cabin/ruangan)

Kapasitas        : Beban Maks. 1,3 ton/18 orang

  1. Penyebab Tower Crane TC rubuh
  2. Urutan pekerjaan pemasangan tower crane
  3. Jenis Alat Pemancang Tiang
  4. Air Compressor Generator Set Las Listrik
  5. Tower Crane Elemen Penting Dalam Pekerjaan Teknik Sipil
  6. Bar Bender Bar cutter
  7. Concrete Pump Truck
  8. Proses pembuatan jalan raya
  9. Alat Penyelidikan Tanah
  10. Concrete Bucket dan Pipa Tremie
  11. mengenal jenis alat pemecah batu
  12. tower crane proyek gedung
  13. menghitung pondasi TC
  14. Jenis alat berat untuk proyek bangunan
  15. Download brosur Tower crane TC
  16. Perhitungan pondasi TC proyek

Leave a Reply

Current ye@r *