Pasangan batu bata

Pasangan batu bata pada sebuah dinding rumah maupun gedung merupakan sebuah pekerjaan yang mudah namun sebenarnya membutuhkan ketelitian dalam pelaksanaanya, pasangan batu bata yang tidak baik akan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti dinding retak, dinding bergelombang, dinding miring atau bahkan akibat yang paling fatal yaitu kerobohan pasangan dinding batu bata.

Pekerjaaan pasangan batu bata biasanya dilanjutkan dengan pekerjaan plesteran, pekerjaan acian, amplas dinding kemudian finishing cat atau walpapaer dinding, jarak antara masing-masing pekerjaan tersebut sebaiknya dilakukan dalam rentang waktu yang cukup sehingga didapatkan hasil pengerasan sempurna dan kualitas pekerjaan pasangan dinding bata yang baik.

 

Dalam pembuatan campuran adukan untuk pasangan batu bata harus sesuai standar takaran perbandingan penggunaan material agar tidak terjadi kegagalan, misalnya keruntuhan akibat kekurangan semen sebagai bahan pengikat pasangan batu bata. perbandingan campuran adukan yang umum digunakan antara lain 1 pc : 6 ps yaitu dengan perbandingan penggunaan bahan bangunan satu ember semen dicampur dengan enam ember pasir. perbandingan ini menyesuiakan rencana kualitas dinding serta pada posisi mana dinding dipasang apakah berhubungan langsung dengan cuaca luar atau pada lokasi yang terlindung.

 

Dalam pelaksanaan pekerjaan pasangan tembok, tembok batu diberi pilaster.  Pilaster ini gunanya untuk memperkuat kedudukan tembok agar kuat mendukung beban di atasnya. Pasangan pilaster pada umumnya dipasang ditempat  tempat tertentu dengan ukuran sesuai kebutuhan, ada kalanya pilaster sebagai hiasan (pemanis) ruangan belaka. Cara memasang pilaster tetap mengacu pada ikatan pasangan yang berlaku untuk tebal tembok yang telah ditentukan oleh ukuran pilaster tersebut, sedang ikatan untuk tembok disebelahnya tetap digunakan seperti aturan terdahulu. Untuk itu diberikan beberapa contoh pilaster pada pertemuan ½ pasangan batu bata. Dengan penggambaran siar satu garis.

Tembok lurus ½ bata pakai pilaster dengan batas pasangan gigi bertangga.
pasangan bata

Gambar diatas merupakan sebuah contoh sambungan pasangan batu bata

Pertemuan tembok sudut, ikatan ½ batu pakai pilaster.

pasangan bata plester 2

Gambar perpektif pasangan batu bata

selain pasangan batu bata terdapat juga alternatif material lain yang dapat digunakan dalam pekerjaan dinding rumah seperti, multriplek rangka kayu, dinding gypsum rangka hollow, dinding bambu dan sejenisnya. namun karena kemudahan dalam mendapatkan dan biaya terjangkau menjadikan batu bata sebagai pilihan pertama dalam membangun rumah.

 

Jika kita hendak mengerjakan sebuah pasangan batu bata mungkin terlebih dahulu memperkirakan jumlah kebutuhan batu bata yang akan dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan, Berapa kebutuhan batu bata per meter ? Jumlah batu bata yang diperlukan untuk membuat dinding seluas 1 m2 berkisar antara 60 buah sampai dengan 80 buah tergantung jarak spesi adukan dinding dan ukuran batu bata. mengenai perhitungan jumlah kebutuhan batu bata secara detail dapat dilihat pada artikel yang khusus membahas tentang cara menghitung kebutuhan pasangan batu bata

10 Comments

  1. Silvia 14 April 2011
  2. arip nurdiansyah 15 December 2011
  3. jm 19 January 2012
  4. iwan 31 January 2012
  5. sarah 12 April 2012
  6. mahbub zainal 26 April 2012
  7. ilyaz 28 August 2012
  8. ramos 24 September 2012
  9. aris 16 September 2016
  10. aris 16 September 2016

Leave a Reply