Pasal Maksud dan Tujuan pada surat perjanjian borongan

Dalam dokumen kontrak borongan antara main kontraktor dengan sub kontraktor perlu dijelaskan secara gamblang apa yang menjadi maksud dan tujuan kedua belah pihak sehingga dibuatlah perjanjian tertulis yang mengikat. hal ini dituangkan kedalam pasal maksud dan tujuan pada surat perjanjian borongan (SPB) setelah sebelumnya diuraikan tentang informasi pihak pertama dan kedua yang melakukan kesepakatan.

 

contoh pasal Maksud dan Tujuan pada SPB

pasal maksud dan tujuan

pasal maksud dan tujuan

PIHAK PERTAMA memberi tugas kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK KEDUA menerima tugas tersebut dan bertanggung jawab untuk  melaksanakan  Pekerjaan  Pondasi pada proyek Pembangunan Rumah Semut  sampai selesai dan diterima baik oleh PIHAK PERTAMA dan Pemberi Tugas/Pengawas Pekerjaan berdasarkan spesifikasi teknik, gambar kerja dan syarat-syarat yang tercantum dalam perjanjian ini.

intinya yaitu kedua belah pihak bermaksud mengadakan kesepakatan tertulis tentang pemberian tanggung jawab dari pihak pertama kepada pihak kedua untuk melaksanakan pekerjaan proyek yang diborongkan, jadi jelas sudah apa yang menjadi hak serta kewajiban kedua pihak, pihak pertama berhak mendapatkan penyelesaian pekerjaan pembangunan rumah semut oleh pihak kedua, sedangkan pihak kedua punya kewajiban untuk menyelesaikan pembangunanya sampai selesai dan diserahterimakan kepada pihak pertama dengan sebaik-baiknya.

kata-kata atau kalimat tersebut hanya sebagai contoh ilustrasi saja, bisa diubah atau di edit menyesuaikan kebutuhan serta kondisi proyek masing-masing. setelah ini ada pasal yang menjelaskan tentang “lingkup pekerjaan, dasar pelaksanaan pekerjaan, jangka waktu pelaksanaan, dan seterusnya ” semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.