Nilai kontrak dalam perjanjian pengadaan pekerjaan konstruksi

Kita Lanjutkan ke pembahasan pasal dokumen kontrak proyek selanjutnya yaitu nilai kontrak dalam perjanjian pengadaan pekerjaan konstruksi, ini sangat penting untuk dituliskan dalam perjanjian kontrak, mengingat menyangkut hak serta kewajiban owner maupun kontraktor agar pelaksanaan pembangunan proyek dapat berjalan dengan lancar, penulisanya bisa dibuat dengan pasal tersendiri dengan judul “NILAI KONTRAK PEKERJAAN”, isi pasal tersebut bisa disesuaikan dengan perjanjian, adapun contoh isinya kurang lebih sebagai berikut 🙂

 

Isi pasal Nilai Kontrak pekerjaan dalam dokumen perjanjian kontrak proyek

  1. Kesepakatan harga, kedua belah pihak sepakat dengan harga yang disebutkan dalam kontrak.
  2. Harga kontrak, disebutkan juga berapa besaran harga kontraknya dalam mata uang yang dijadikan standar bersama, misalnya dinar, dirham, rupiah atau dolar.
  3. Pajak-Pajak, biaya materai, dan biaya lainya, dijelaskan juga apakah nilai kontrak tersebut sudah termasuk biaya pajak dan materiai, dan pihak mana yang wajib menanggungnya. dalam perjanjian konstruksi rata-rata kontraktor yang berkewajiban menanggung biaya ini.
  4. Sumber pendanaan, dananya dari mana? misalnya untuk proyek pemerintah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Daftar lsian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementrian ilmusipil untuk pembangunan proyek yang dijanjikan dalam kontrak, tahun anggaran berapa?
  5. Apa yang menjadi acuan nilai kontrak, misalnya harga kontrak tersebut berdasarkan gambar rencana dan gambar detail, rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) serta dokumen lainya yang disepakati dalam kontrak.
  6. Sifat Volume, Harga satuan pekerjaan, Harga satuan upah, Harga satuan bahan dalam kontrak apakah bisa berubah atau tetap alias lump sum.

Nilai kontrak proyek

 

isi pasal nilai kontrak pekerjaan tersebut bisa dikurangi atau ditambahkan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi proyek masing-masing. Dalam pelaksanaan pembangunan seringkali terjadi perubahan harga, perubahan volume pekerjaan, dan perubahan-perubahan lain yang mempengaruhi besar kecilnya harga, kontraktor tentu akan senang jika perubahan tersebut dibawah nilai kontrak alias mendapat keuntungan lebih besar, sebaliknya kontraktor akan rugi jika ternyata perubahan tersebut diatas nilai kontrak, kondisi ini akan sangat mempengaruhi bagus tidaknya penyelesaian proyek, oleh karena itu perlu dijelaskan secara gamblang dalam bentuk perjanjian tertulis tentang nilai pekerjaan, dalam pembahasan selanjutnya kita akan uraikan tentang pasal jangka waktu pelaksanaan pekerjaan dalam dokumen kontrak 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.