Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil metode cara plesteran dinding yang baik

Pekerjaan plesteran dinding batu bata maupun batako merupakan pekerjaan mudah, namun memerlukan perhatian dan metode cara plesteran dinding yang baik sehingga dapat dihasilkan pekerjaan plesteran yang baik, rata dan rapi.

Beberapa Peralatan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan plesteran dinding antara lain:

  • Meteran
  • Jidar alumunium / jidar kayu kaso
  • Roskam kayu / roskam besi
  • kertas semen/ kertas bekas zak semen
  • Benang

Bahan-bahan yang digunakan dalam pekerjaan plesteran dinding yaitu:

  • triplek
  • kawat ayam ( digunakan pada plesteran yang memerlukan perkuatan khusus atau pada plesteran dengan ketebalan lebih dari 3 cm )
  • air
  • semen

RAB PLESTERAN DINDING

Berikut ini contoh metode cara plesteran dinding yang baik

  1. Pasang dinding batu bata / atau batako sesuai dengan rencana dinding yang sudah dibuat sebelumnya, pastikan dinding benar-benar tegak dan rapi karena akan menghemat pekerjaan plesteran.
  2. Basahi permukaan dinding batu bata/batako dengan menggunakan air sampai basah dan rata dalam kondisiĀ  jenuh air.
  3. Buat adukan untuk plesteran sesuai dengan perbandingan material yang direncanakan.
  4. pasang benang untuk menentukan ketegakan horizontal dan vertikal untuk keperluan penggunaan caplakan atau kepalaan plesteran dan cek kembali ketegakan dan kerataanya, ketebalan kepalaan plesteran disesuaikan dengan rencana ketebalan plesteran yaitu sekitar 1.5 cm s/d 3 cm.
  5. tentukan letak instalasi mekanikal elektrikal yang tertanam dalam plesteran , pastikan instalasi sudah terpasang semua agar tidak terjadi pekerjaan bobok pasang dikemudian hari.
  6. pekerjaan plesteran dapat dilaksanakan , selalu mengecek kerataanya dengan menggunakan alat jidar.
  7. setelah pekerjaan plesteran selesai lakukan penyiraman selama +/- 7 hari agar tidak terjadi keretakan dinding.
  8. pekerjaan acian dinding baru bisa dimulai setelah plesteran dinding benar-benar kering, kuat, karena jika terlalu terburu-buru melakukan pekerjaan acian maka terjadi pemanasan pada dinding yang menyebabkan finishing dinding menjadi retak-retak rambut.

Syarat-syarat pekerjaan plesteran yang baik adalah

  • Permukaan rata dan halus
  • tali air lurus dan rapi
  • tidak keropos
  • ketegakan dinding lurus dan rapi
  • ketebalan plesteran hemat.

Demikian sebuah contoh metode cara plesteran dinding yang baik yang tentunya terdapat cara lain yang lebih baik lagi, jadi silahkan ber inovasi dan kreatif agar dihasilkan pekerjaan plesteran dinding terbaik :-)

ilmu sipil
  1. cara membuat batako
  2. cara pasang keramik dinding
  3. cara cor nad keramik yang baik
  4. metode kerja pemasangan plafond
  5. metode kerja kolom gedung
  6. metode pemasangan pintu besi
  7. Memahami Konsep Bangunan Hijau
  8. pengecoran kolom gedung
  9. Metode kerja pemasangan keramik
  10. pabrikasi kolom beton bertulang
  11. Metode cara pemasangan waterproofing membrane
  12. cara waterproofing beton
  13. PENGECORAN BALOK DAN PELAT LANTAI
  14. PABRIKASI BEKISTING BALOK DAN PELAT LANTAI
  15. proyek gedung bertingkat struktur beton bertulang
  16. kontrak kerja proyek konstruksi
  17. waller beam lantai basement
  18. Daftar kesulitan dalam membuat kurva S
  19. Cara memasang tembok batu bata merah bagus

14 Komentar

  • Didi says:

    Kuliah teknik sipil banyak menghabiskan biaya atau tdk?

    • liar says:

      tidak juga..tergantung dari kitax aj..tapi begitu lulus banyak lowongan kerja yg mencari kita..tergantung SDM kita masing2..bsa at tidak…

  • hendra says:

    wah sangat membantu bgt tuk saya.

  • enddy says:

    Apa perbedaan antara pengacian dengan plesteran dalam ilmu sipil ?
    Thx

    • adi says:

      kalo pengajian,material yang digunakan adalah semen + air saja
      sedangkan kalo plesteran pasir+semen+air
      tp ada produk yg bisa jd satu (plesteran + acian), sehingga pengerjaannya cukup sekali saja
      tanpa harus dplester terlebih dahulu baru dilakukan pengacian

      • adi says:

        maaf ada salah ketik kata “pengajian” seharusnya “pengacian”

  • adi says:

    maaf numpang tanya:

    cara untuk repair retak pada dinding bata yang sudah diplester dan diaci bagaimana?
    produk apa yang digunakan?
    tks

    • aremania says:

      cara merepair dinding retak rambut yaitu dengan mengaci pda bagian yang retak dengan am 86 atau acian semen biasa setelah itu diamplas,thanks

  • Mursid says:

    terimakasih atas infonya

  • ina says:

    mengapa dinding hrs diplerter

  • rido says:

    Dinding merupakan pembatas ruangan yang bersifat permanen jika dengan pasangan bata + pasta. maka acian merupakan pelengkap dari pasangan plasteran yang bdapat menutupi permukaan plasteran yang berpori-pori sehingga mengurangi keretakan, dan memudahkan dalam pengecatan.

  • ali says:

    apakah dinding yg menggunakan bahan triplek GRC bisa di plester semen, sehingga menyerupai dinding yg menggunakan bahan batu bata? terima kasih atas jawabannya

  • rohmat says:

    Maaf numpang tanya mas, klo takaran buat plester dinding antara pasir+semen+air berapa mas? Tlng contoh perbandingannya yg sederhana aza! Trima kasih

  • bayu says:

    tahapan setelah tembok di plester, di aci apa langsung di plamir?tks petunjuknya…

Komentari

*
*