Metode cara pemasangan waterproofing membrane

Berikut ini contoh metode cara pemasangan waterproofing membrane, Pekerjaan waterproofing biasa dilakukan pada struktur beton area atap bangunan atau dibawah lantai toilet gedung dengan maksud untuk mencegah terjadinya kebocoran air ke lantai dibawahnya. pekerjaan waterproofing memerlukan pengerjaan dan pengawawan yang baik dan benar agar tidak terjadi kebocoran yang tentunya akan sangat merepotkan dikemudian hari 🙂 , untuk mengatasi hal ini kita dapat mencoba berbagai metode waterproofing membrane yang paling baik untuk menghasilkan pekerjaan waterproofing terbaik tentunya.

 

Untuk melaksanakan pekerjaan waterproofing kita perlukan bebarapa alat bantu seperti sikat, sapu dan kape. sedangkan bahan-bahan yang disiapkan dalam metode cara pemasangan waterproofing membrane ini antara lain:

  1. bahan primer coating
  2. waterproofing membrane
  3. screed beton
  4. acian halus
  5. kawat ayam
  6. dan alat-alat bantu pekerjaan waterproofing lainya menyesuaikan kebutuhan kerja dan kondisi lapangan.
waterproofing
Cara waterproofing membrane
  1. bersihkan lokasi struktur beton yang akan dilapisi waterproofing membrane dengan alat- alat kerja yang sudah disiapkan sebelumnya, pastikan setiap bidang dan permukaan sudah benar-benar bersih.
  2. labur permukaan atau bidang yang akan dipasang dengan primer coating secara merata serta pada bidang dinding naik sekitar 20 cm dari lantai rencana.
  3. cek kembali laburan primer coating apakah sudah benar-benar rapi dan menutup semua permukaan.
  4. pasang waterproofing membrane secara merata keseluruh permukaan beton dengan sambungan overlap kurang lebih 10 centi meter.
  5. memeriksa dan mengecek kembali waterproofing membrane yang sudang dipasanga sebelumnya.
  6. melakukas tes penggenangan dengan air selama satu hari atau 1×24 jam
  7. jika ketinggian air tidak berkurang maka bisa dipastikan tidak terjadi kebocoran, jika belum maka perlu diperbaiki bagian yang bocor.
  8. melaksanakan pekerjaan screed penutup waterproofing, untuk toilet langsung saja ditutup dengan screed setinggi 2 s/d 5 cm, sedangkan untuk wilayang gutter atau saluran air sebaiknya dilapisi terlebih dahulu dengan kawat ayam kemudian baru screed 2 s/d 3 cm dilanjutkan finish acian.
pekerjaan waterproofing membrane pun sudah selesai dekerjakan, demikin sekilas tentang metode pemasangan waterproofing membrane silahkan berinovasi dengan cara waterproofing lainya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, murah dan efisien 🙂

8 Comments

  1. Mr.Dolah Syami 25 February 2012
  2. niaga artha 7 January 2013
  3. ALEXANDER 16 January 2013
  4. dianah 9 July 2014
    • fireco 9 May 2015
  5. Rizki Fauzi 20 May 2015
  6. Jasa Epoxy Lantai 12 November 2017

Leave a Reply