Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil Metode cara membuat jalan beton

Jalan beton ternyata makin diminati dan banyak dibangun di berbagai daerah, hal ini menggantikan posisi jalan asphalt yang sebelumnya menduduki peringkat nomor satu sebagai konstruksi jalan terbaik yang banyak dipakai. sebenarnya apa saja kelebihan jalan beton? hal ini sudah pernah kita bahas pada artikel yang berjudul perbandingan jalan beton dan asphalt yang dapat dibaca disini, selanjutnya kita akan mencoba menguraikan tentang metode cara membuat jalan beton semoga dapat menjadi gambaran bagi yang hendak melakukan pekerjaan ini.

 

Metode cara membuat jalan beton

  1. Pembersihan lokasi jalan yang akan di betonisasi.
  2. Pembuatan rangkaian tulangan beton dapat dipabrikasi di lokasi proyek atau didatangkan dalam bentuk jadi.
  3. Pekerjaan pengukuran dilakukan selama pekerjaan berlangsung untuk menentukan elevasi ketinggian konstruksi, kontrol kedataran jalan, kebenaran posisi jalan dan yang lainya.
  4. Urugan dan timbunan tanah untuk meratakan elevasi jalan dengan tinggi sesuai perencanaan.
  5. Penghamparan pondasi jalan dapat menggunakan batu kali.
  6. Pemadatan pondasi jalan beton agar tidak terjadi penurunan saat konstruksi sudah selesai dibangun sehingga menyebabkan kerusakan atau retak-retak.
  7. Pemasangan besi tulangan diatas pondasi yang sudah mengalami pemadatan.
  8. Pemasangan papan bekisting pada tepi cor.
  9. Pengecoran beton dilakukan setelah pembesian dan bekisting terpasang sempurna.
  10. Perataan permukaan jalan beton dilakukan saat cor masih basah menjelang kering.
  11. Penundaan proses pengeringan beton agar tidak mengalami keterakan dapat menambahkan bahan kimia pada adukan, atau dengan menutup permukaan beton dengan kain karung basah.
  12. Jalan beton sebaiknya digunakan minimal 28 hari setelah pengecoran, karena pada saat itu jalan sudah mengeras dengan bagus.
  13. Jalan beton sudah jadi, selamat menggunakan jalan baru.

 

jalan beton

Pembuatan jalan beton dapat dilaksanakan dengan sistem separo jalan sehingga sisa jalan sebelahnya dapat dipakai untuk lalu lintas kendaraan, setelah separuh pengecoran beton selesai dan dapat digunakan untuk menahan beban kendaraan maka proses pembuatan jalan dapat dilanjutkan pada bagian sebelahnya sehingga bisa 100% selesai. metode kerja jalan beton ini hanyalah uraian sederhana yang tentunya selalu ada inovasi dan kreatifitas terbaru untuk menghasilkan pekerjaan terbaik. selamat merencanakan atau membangun jalan beton yang murah,kuat dan awet :-)

ilmu sipil
  1. Penyebab terjadinya kecelakaan mobil di jalan tol
  2. Cara Memilih Trase Jalan Baru
  3. Aspal jalan Raya
  4. Jalan baru rusak, salah siapa?
  5. Cara menggambar peta kontur Tanah
  6. Macam macam nama jalan di indonesia
  7. Menghitung tebal perkerasan jalan raya
  8. Diskriminasi Jalan Raya
  9. Tol Cinere Jagorawi dan Efek Positif
  10. Dinamika CFD
  11. Kriteria jalan asphalt yang baik agar tidak cepat rusak
  12. Quo Vadis Rekayasa Jalan Raya
  13. Perbandingan jalan beton dan aspal
  14. jalan dan jalur satwa
  15. Proses pembuatan jalan raya
  16. PEMISAH LUAR LALU LINTAS dan TROTOAR
  17. Persimpangan Pada Jalan
  18. Marka Jalan
  19. Jalan tol khusus sepeda motor

4 Komentar

  • wahyu nugraha says:

    Kalau ada yang murah tapi kuat, ngapain pakai yang mahal kalo kuatnya sama..

  • rizky says:

    aku suka situs ini kyaknya smua pembahasan tentang sipil lengkap. tapi sayangnya textnya tdk bsa di block jdi sulut nyelesaikan tugas yang di beri dosen

  • andika says:

    Bg mau nanya, pada saat pengecoran beton, bagaimana kita memastikan klo posisi tulangan (wiremesh) tetap berada pada tengah cor-coran? Atau apa yg digunakan untuk menahan wiremesh agar ttp di tengah?
    (´⌣`ʃƪ) banyak bg sebelumnya. Mohon balas ke email saya.

  • Firman says:

    saya mau menanyakan subgrade dari pekerjaan perkerasan kaku. mohon penjelasannya

Komentari

*
*