Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

Menyiapkan struktur rumah tumbuh 2 lantai

Membangun rumah tumbuh bisa menjadi solusi atas kebutuhan ruangan yang meningkat dikemudian hari namun dana yang tersedia pada saat membangun masih terbatas atau kehadiran lantai 2 belum begitu perlu sehingga merencanakan untuk mengembangkanya dikemudian hari. Rumah tumbuh yang sudah direncanakan jauh-jauh hari ini bisa dilakukan kegiatan menyiapkan struktur rumah rencana peninggian lantai 2. yang jadi masalah adalah ketika rumah yang akan dibuat bertingkat ternyata tidak direncanakan sebelumnya sebagai rumah tumbuh sehingga apabila dipaksakan maka ada kemungkinan terjadi kerobohan atau minimal retak-retak sebagai akibat struktur tidak kuat menahan beban tambahan. Hal ini sering terjadi pada rumah diperumahan yang sebelumnya oleh pihak developer tidak direncanakan sebagai rumah bertingkat maka akan sangat beresiko jika tidak memberikan tambahan perkuatan struktur. disini kita akan membahas struktur yang perlu disiapkan dalam merencanakan rumah tumbuh 2 lantai.

 

Menyiapkan struktur rumah tumbuh 2 lantai

  1. Pertama adalah pondasi rumah didesain untuk beban bangunan setelah rumah ditinggikan, bisa dilakukan dengan memperbesar dimensi pondasi, menambah jumlah penggunaan material seperti besi tulangan, menambah pondasi cakar ayam pada area kolom struktur utama.
  2. Besar sloof juga lebih besar dari rumah lantai 1, fungsi sloof adalah meratakan beban yang diterima dari beberapa kolom dan dinding untuk disalurkan secara merata pada struktur pondasi.
  3. Ukuran kolom dan penggunaan besi tulangan harus direncanakan untuk rumah 2 lantai meskipun pada awalnya hanya dibangun lantai 1 saja sehingga terkesan terlalu besar dan boros. misalnya jika pada rumah 1 lantai cukup menggunakan kolom praktis ukuran 15 cm x 15 cm dengan besi tulangan 4 diamter 10 mm dan besi sengkang diamter 8 mm, namun untuk rumah tumbuh harus menggunakan ukuran kolom yang lebih besar seperti 20 cm x 25 cm dengan ukuran dan jumlah besi tulangan menyesuikan beban bangunan.
  4. Ring balok juga perlu diperbesar menyesuikan rencana rumah lantai 2.
  5. Atap rumah pada daerah yang rencana ditingkat akan lebih efisien jika langsung di cor plat beton saja, sehingga saat rumah baru dibuat satu lantai bisa difungsikan sebagai atap kemudian ketika rumah sudah dibuat 2 lantai maka dapat digunakan sebagai plat lantai.
  6. Bnetuk arsitektur rumah sebaiknya dirancang terlihat bagus ketika masih berupa rumah 1 lantai serta ketika dirubah menjadi rumah bertingkat sehingga tidak terkesan sebagai rumah belum jadi dan dalam tahap pembangunan.

 

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyiapkan struktur rumah tumbuh 2 lantai, bagi yang hendak menambahkan atau berbagai pengalaman membangun rumah tumbuh bisa ditambahkan dibawah :-)

  1. ilmusipil.com Seperti apa rasanya menginap di rumah sakit
  2. ilmusipil.com RENOVASI RUANGAN
  3. ilmusipil.com Cara membangun rumah dalam waktu satu hari 24 jam
  4. ilmusipil.com cara membuat rumah dari kayu
  5. ilmusipil.com Jenis Penutup Atap
  6. ilmusipil.com Cara menyimpan uang di bidang investasi properti
  7. ilmusipil.com Membangun rumah tanpa modal
  8. ilmusipil.com Cara agar cat luar rumah tidak cepat rusak
  9. ilmusipil.com jenis atap rumah
  10. ilmusipil.com Desain rumah lengkap
  11. ilmusipil.com Syarat rumah sehat
  12. ilmusipil.com Cara agar ruangan tidak terasa panas
  13. ilmusipil.com Lanjutan seri tutorial desain rumah
  14. ilmusipil.com Pasangan batu bata
  15. ilmusipil.com Cara investasi properti
  16. ilmusipil.com Rumah bekas kuburan
  17. ilmusipil.com atap rumah tropis
  18. ilmusipil.com Merubah tanah kosong menjadi perumahan
  19. ilmusipil.com Desain Rumah Bambu dan Keuntungannya

6 Comments

Add a Comment
  1. Salam
    Saya merencanakan membangun rumah ber lantai 2 diatas lahan ukuran 118m2. Pada lantai atas direncanakan 3 kamar tidur, 2 kamar mandi dan ruang duduk. Berapa besar ukuran kolom yg sebaiknya pada bentang antar kolom 3 meter dan berapa utk bentang 4,5 m. Saya menginginkan tidak ada tonjolan kolom pada sudut ruang dan dinding. Mohon bantuan nya , terima kasih.

    o

    1. Selamat sore Pa Rudi, boleh saya tahu lokasinya dimana ya Pa ?
      jika ada berniat untuk bangun rumah kami siap bantu dan alangkah baiknya dilakukan survey.
      Dan kami mempunyai Tim / Pemborong untuk pekerjaan tersebut. dan Bapak bisa menghubungi saya di no 081214198214

      TERIMA KASIH

  2. Permisi pa… mhn maaf mau tanya pendapat bpk untk biaya yg murah tp kuat untuk lantai di lantai 2 menggunakan apa ? Selain di cor (biaya tinggi).. sy puny rumah uk 6 x 10m2.. sy berencana mau buat lantai 2 setengahny 6 x 5 m2 untuk buat 2 kamar..dgn atap lgs menurun (tanpa karpusan).. terima ksh atas sarannya

  3. Lebih baik mencegah daripada mengobati,
    Sebelum terjadi penurunan akibat dari pondasi tidak mampu menahan beban bangunan alangkah baiknya antisipasi dengan cara menggunakan pondasi strauss pile, selain biaya relatif lebih murah (di banding pondasi batu kali, tiang pancang atau bore pile) pondasi ini juga berkedudukan pada tanah yang lebih keras yang dapat mengurangi resiko penurunan bangunan yang biasanya dapat menimbulkan keretakan dinding pada bangunan.

  4. Saya membutuhkan pelaksana ,drafter ,surveyor dan tim pekerja
    Project warehouse construction
    Area jabodetabek
    Saat ini untuk wilayah Daan Mogot 22 warehouse

  5. Saya baru beli rumah(perumahan) type 45 luas tanah 110m2. Sebenarnya dari awal saya ingin langsung bangun rumah saya dengan bertingkat,berhubung dana yang tidak cukup jadi saya urungkan. Perlu diketahui tinggi lantai ke plafon kurang lebih 8m. 
    Yang ingin saya tanyakan,bagaimana teknik atau cara membuat rumah tingkat pada rumah yang sudah jadi,yang pastinya aman dan kuat?
    Terima kasih atas waktunya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ilmusipil.com © 2009 - 2014IlmuSipil.com