menghitung harga borongan upah tukang bangunan

menghitung harga borongan upah tukang bangunan dapat didasarkan beberapa hal yang apabila dilihat dari sisi seorang tukang adalah bagaimana harga tersebut dapat memberikan keuntungan dari sisa waktu kerja dan apabila dilihat dari pemilik bangunan adalah bagaimana harga borongan yang disepakati dengan tukang bangunan dengan nilai yang lebih murah apabila dikerjakan secara harian atau bisa jadi seorang pemilik rumah tidak mempunyai banyak waktu untuk mengawasi proses pekerjaan tukang bangunan serta kurangnya kepercayaan sehingga apabila dikerjakan sistem tukang harian dikhawatirkan akan bekerja kurang maksimal. lalu bagaimana cara menghitung harga borong upah pekerjaan bangunan.

 

Dalam sebuah comment salah satu artikel ilmusipil.com yang berjudul cara menghitung volume material pasangan bata yang bisa dilihat disini ada yang menanyakan sebagai berikut kenanx edwin : mas aq tukang batu.untuk harga borongan tenaga pasang bata ringan 30X60 +ngecor kolom praktis sama ring balok+plaster aci itu berapa? luasnya 20X3m.. sebuah pertanyaan singkat namun diperlukan perhitungan yang panjang untuk memberikan jawaban 🙂 . dalam menghitung harga borongan upah yang langsung berhubungan antara pemilik rumah dan tukang bangunan sebaiknya didasarkan pada perkiraan kemampuan pribadi tukang dalam melaksanakan suatau pekerjaan tersebut, misalnya dengan keahlian dan ketrampilan yang sudah ada serta berapa jumlah teman yang diajak untuk mengerjakan borongan tersebut yang sebelumnya dilihat-lihat bagaimana kemampuan teman tukang bangunan yang akan diajak maka dapat diperkirakan waktu pelaksanaanya. meskipun jika mau dihitung secara detail bisa menggunakan analisa harga satuan bangunan untuk menentukan harga borongan namun nilai-nilai tersebut merupakan rata-rata hasil penelitian yang akan lebih tepat apabila dihitung berdasarkan pengalaman dan kemampuan pribadi 🙂

 

Jadi intinya harga borongan upah adalah kemampuan tukang dalam melaksanakan sebuah pekerjaan ditambahkan dengan keuntungan borongan yang diharapkan, atau dapat dibuatkan sebuah rumus sederhana untuk menghitung borongan upah sebagai berikut

Harga upah borong = ( Waktu hari pelaksanaan x upah harian ) + Keuntungan yang diharapkan

 

Meskipun seorang tukang bangunan hanya bermodal tenaga namun sebaiknya tetap memperhitungkan kemampuan pribadi dalam melaksanakan borongan pekerjaan dengan mempertimbangkan segi kesehatan tubuh sehingga dapat melaksanakan pekerjaan harian atau borongan bangunan selanjutnya, dengan begini maka keuntungan borongan tidak hanya sekedar materi namun terdapat nilai-nilai ibadah serta keberkahan hasil kerja yang dapat membuat ketenangan serta kebahagiaan hidup. selamat bekerja bagi seluruh tukang bangunan dimanapun berada, selalu semangat dalam membangun setiap bata untuk mewujudkan rumah yang indah 🙂

87 Comments

  1. gumbiratno 27 December 2011
  2. kenanx edwin 29 December 2011
  3. jamin sudiro 25 April 2012
  4. kamil 6 June 2012
  5. Richson 27 June 2012
    • karya 13 October 2012
  6. Jufri Hendri 28 June 2012
  7. iren 4 September 2012
    • Novy 7 November 2012
  8. Erland 5 October 2012
    • Bambang Wahyuono 24 April 2015
  9. kadek 6 October 2012
  10. Rohman 13 October 2012
  11. Arul 19 October 2012
  12. Arul 19 October 2012
    • m.aldino 20 February 2013
  13. Kumpulan Tukang Proyek dan Perumahan 21 October 2012
    • Mas Rudi 5 May 2013
  14. Tukang Ahli Bangunan 21 October 2012
    • muhammad abdul simon 5 July 2015
  15. alhamid 22 November 2012
  16. Sarah wahyudi 4 December 2012
  17. agus priatna 15 December 2012
  18. syafei 18 December 2012
    • Sarah wahyudi 18 December 2012
    • ARY 19 December 2012
    • aris 19 October 2015
  19. Sarah wahyudi 18 December 2012
  20. chandra 3 January 2013
  21. carisa 8 January 2013
  22. edy sutrisno 27 January 2013
  23. edy sutrisno 27 January 2013
  24. sigit 28 January 2013
  25. gaper tukang 3 February 2013
  26. edi sutrisno 5 February 2013
  27. arie 1 March 2013
  28. mis1 1 March 2013
  29. paksi 1 March 2013
  30. paksi 1 March 2013
  31. vani 3 March 2013
    • abin 30 March 2013
    • kang malik 11 May 2013
  32. arif sby 5 March 2013
    • js 25 March 2013
    • saiful_hozi 5 May 2015
  33. nyoman 9 March 2013
  34. Dindin 14 March 2013
  35. tejoadisusilo 19 March 2013
  36. aldo 22 March 2013
    • koko 29 April 2013
  37. Maya 28 March 2013
  38. Maya 28 March 2013
    • Maya 28 March 2013
  39. Maya 28 March 2013
    • shooprey 28 March 2013
  40. PARETO REZEKI 7 April 2013
    • casna 16 February 2015
  41. eko yulyanto 7 April 2013
  42. wke_sa 23 April 2013
  43. koko 29 April 2013
  44. Mas Rudi 5 May 2013
  45. dudung 11 May 2013
  46. Sutrisno Lohan 13 May 2013
  47. Jasa intalasi listrik 3 June 2013
  48. agus koko 7 November 2013
  49. markus 22 December 2013
  50. setiawan 12 April 2014
  51. suyono 20 May 2014
  52. sugianto 11 July 2014
  53. NUR ARIF 21 July 2014
  54. irwan 10 August 2014
  55. martin 4 December 2014
  56. pemborong kecil 31 December 2014
  57. vivosanyo 16 January 2015
  58. tofa 13 March 2015
  59. heru 16 March 2015
  60. deddy efendy 28 March 2015
  61. bogel sipil 24 April 2015
  62. supriyanto 11 May 2015
  63. robby 25 July 2015
    • ali cah ragenah 29 August 2015
    • minggus 19 September 2015
  64. Frahman 25 August 2015
    • ali cah ragenah 28 August 2015
  65. ali cah ragenah 28 August 2015
  66. minggus 19 September 2015
  67. embun alfandy 9 October 2015

Leave a Reply