Laporan dan dokumentasi proyek konstruksi bangunan

Bekerja itu harus tapi yang tak kalah penting juga yaitu adanya laporan dan dokumentasi proyek konstruksi bangunan, dokumen itu bisa berupa catatan tertulis berbentuk laporan harian, minguan, bulanan, tahunan. atau bisa juga dibuat dalam bentuk foto, video. dokumentasi itu bisa diwajibkan kepada pemborong atau kontraktor sebagai pihak kedua, perlu dijelaskan secara gamblang dalam surat perjanjian borongan, berikut ini contohnya.

 

contoh isi pasal laporan dan dokumentasi pada surat perjanjian borongan

  1. PIHAK KEDUA harus membuat Laporan Harian yang berisi catatan-catatan  mengenai hal-hal yang berhubungan dengan Pekerjaan Pondasi rumah semut.
  2. Laporan Harian tersebut dalam ayat 1 pasal ini harus dilaporkan setiap  minggu sebagai Laporan Mingguan yang memuat antara lain : prestasi kerja, jumlah tenaga  kerja, catatan teknis, permohonan-permohonan.
  3. Berdasarkan Laporan Mingguan tersebut dalam ayat 2 pasal ini maka dibuat Laporan Bulanan yang juga memuat hal-hal yang belum termuat dalam Laporan Mingguan dan perbandingan setiap kegiatan dalam Laporan Bulanan tersebut terhadap Bagan Kemajuan Pekerjaan Pondasi rumah semut yang  dilengkapi dengan foto-foto perkembangan kegiatan pekerjaan.
  4. Laporan Bulanan dibuat tiga (3) rangkap untuk periode yang berakhir  setiap tanggal 25 dalam bulan bersangkutan dan harus dikirim ke PIHAK PERTAMA paling lambat lima (5)  hari berikutnya.
  5. PIHAK KEDUA wajib membuat dokumentasi dalam bentuk foto berwarna dari  berbagai kegiatan  pekerjaan. Ukuran foto adalah post card (10 cm x 15 cm) dan foto harus dipasang dalam album dengan penjelasan yang lengkap.  Album foto berukuran 33 cm x 33 cm dan berlaminating plastik. Jumlah album  yang  harus diserahkan adalah tiga (3) album seri foto proyek serta as built drawing dan manual operating (khusus M/E) dan harus diserahkan kepada  PIHAK PERTAMA dalam  waktu  empat  belas (14) hari setelah dilakukan Penyerahan Pertama Pekerjaan tersebut.

 

Pada pasal tersebut dijelaskan bahwa yang bertugas membuat dokumentasi adalah pemborong, dokumenya berupa laporan harian, minguan, serta bulanan yang didalamnya memuat tentang perkembangan progress prestasi pekerjaan, jumlah tenaga kerja, waktu pelaksanaan, catatan-catatan, serta dilengkapi dengan adanya foto dokumentasi pekerjaan. ada juga kewajiban untuk membuat gambar asbuilt drawing yang diserahkan 14 hari setelah serah terima pertama.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.