Konstruksi ramah Gempa sekarang juga!

Goncangan disertai rintihan dan tangisan tidak akan terlupakan dari benak kita, waktu itu, tahun 2004 di Aceh, terjadi gempa di Lautan Nusantara, seketika ombak laut tiba-tiba membesar setinggi pohon kelapa, bergulung-gulung menuju daratan menyambar ribuan orang beserta rumahnya, seketika hilang sudah peradaban yang dahulunya terhampar megah, melayang sudah ribuan nyawa yang seharusnya dapat menyumbangkan lebih banyak karya untuk bangsa indonesia, owh.. betapa perihnya hati ini menyaksikan saudara-saudara kita yang berjuang menyelamatkan nyawanya, berapa banyak anak-anak yang harus terpisah dengan orang tuanya, yah.. cukup sudah kesedihan itu, kini saatnya kita berpikir lebih jauh untuk menemukan solusi konstruksi ramah gempa, tidak ada waktu untuk menundanya sampai nanti, tapi sekarang juga saatnya berpikir dan berbuat agar rumah-rumah, gedun-gedung serta setiap bangunan yang kita buat bisa bertahan lebih baik jika terkena gempa, setidaknya minimal bisa melindungi penghuninya ketika terjadi bencana, apalagi secara geografis wilayah indonesia itu tergolong rawan gempa, jadi marilah bersaing secara positif dengan sudara-saudara kita dari negara lain yang mungkin sudah berbuat lebih awal, entah itu Jepang, Amerika, Cina, Rusia, atau Negara lainya. Kita contoh teknologi yang bagus dari mereka, dan yakinlah bahwa kita sebagai bangsa Indonesia juga bisa mengembangkan atau bahkan membuat teknologi bangunan tahan gempa yang jauh lebih baik 🙂

 

rumah aman gempa

 Video youtube.com : Hebatnya tsunami aceh 2004

Teknologi Ramah Gempa seperti apakah yang bisa bertahan ketika terjadi gempa?

mari kita lihat lebih jauh tentang beberapa teknologi konstruksi ramah gempa yang sudah ada.

Kontruksi tahan gempa dari berbagai Negara

Contohnya yaitu teknologi rumah tahan gempa di jepang yang menggunakan kayu sebagai bahan bangunan, rumah di desain agar aman ketika terjadi gempa, fotonya seperti ini

struktur rumah jepang tahan gempa

Konstruksi ini kemudian dikembangkan oleh PUSDIKLAT GEOLOGI ESDM, bisa dibaca lebih lanjut di http://www.pusdiklat-geologi.esdm.go.id/index.php/artikel/publikasi-ilmiah/72-bilamana-konstruksi-rumah-jepang-tahan-gempa-diterapkan-di-indonesia

Konstruksi tahan gempa produk asli putra Indonesia

Pondasi cakar ayam

pondasi cakar ayam

sumber gambar pondasi cakar ayam: http://tukangbata.blogspot.com/2013/01/pondasi-cakar-ayam-pengertian-sejarahnya.html

Merupakan penemuan Prof Dr. Ir Sedijatmo yang terinspirasi oleh kuatnya pohon kelapa yang berdiri ditanah lembek, ide tersebut muncul ketika menemui kesulitan dalam mendirikan tiang PLN yang harus segera berdiri di pantai ancol dengan struktur tanah lunak. teknologi ini telah mendapatkan pengakuan internasional dan dipatenkan di berbagai negara seperti indonesia, jerman, inggris, Amerika Serikat, Prancis, dll. dalam perkembanganya banyak digunakan sebagai pondasi menara, hangar pelabuhan, dll. Penjelasan selengkapnya mengenai pondasi cakar bisa dibaca di : http://id.wikipedia.org/wiki/Konstruksi_cakar_ayam

Menurut saya “Teknologi cakar ayam berbentuk buis-buis beton yang dipasang secara vertikal dan disatukan dengan plat beton tipis ini barulah langkah pemikiran awal untuk pondasi jenis tanah lunak dan bisa dikembangkan lebih lanjut, misalnya dengan mengganti buis beton dengan  sistem serabut, materialnya bisa menggunakan kabel yang anti karat atau lainya sehingga benar-benar menyerupai akar pohon kelapa yang mampu menahan batang tinggi menjulang, mampu menahanya dari terpaan angin dan goncangan gempa”.

Pondasi sarang laba-laba

pondasi sarang laba laba

Sumber gambar pondasi sarang laba-laba = http://properti.kompas.com/read/2013/11/18/1855072/.Sarang.Laba-laba.Konstruksi.Ramah.Gempa

Satu lagi karya putra indonesia Ir. Soetjipto Soedjono bersama Ir. Ryantori yang telah berhasil menemukan teknologi pondasi sarang laba-laba ramah terhadap gempa, hak patenya dimiliki oleh PT. Katama Suryabumi, jenis pondasi ini telah terbukti aman dari Gempa ketika digunakan sebagai pondasi bangunan di Aceh, Manokwari, Sumatera dan daerah lain yang rawan terjadi gempa, selengkapnya mengenai pondasi sarang laba-laba bisa dibaca di : http://id.wikipedia.org/wiki/Soetjipto_Soedjono#Penemu_Pondasi_Sarang_Laba-Laba

Video Youtube.com : Pondasi sarang laba-laba

Menurut saya “Teknologi sarang laba-laba ini merupakan penemuan hebat yang cocok diaplikasikan untuk rumah tinggal sederhana sampai bangunan tingkat tinggi, yang perlu dikembangkan lebih lanjut mungkin pada penggunaan besi tulanganya, besi bisa digantikan dengan material yang lebih murah dan awet, mengingat struktur pondasi itu letaknya didalam tanah sehingga besi rawan mengalami karat dan keropos, akibatnya akan terjadi perlemahan struktur, kondisi ini juga berlaku secara umum untuk jenis pondasi lainya yang menggunakan besi, jadi perlu kita kembangkan lebih lanjut, misalnya dengan melakukan penelitian pada penggunaan benang serat sutera, atau sarang lebah yang kuat sekaligus ringan, jika ini berhasil maka pondasi ini akan jauh lebih hebat :-)”

 

Apapun teknologinya kita berharap agar setiap bangunan dapat bertahan bagus ketika terkena gempa atau tsunami, contohnya adalah masjid-masjid  ini

masjid tsunami

Sumber gambar: Wikipedia.org, Beritanya bisa dilihat di : http://www.ilmusipil.com/tsunami-aceh-semua-bangunan-rusak-tapi-masjid-tetap-utuh

 

Sampai saat ini yang paling bagus sekaligus murah untuk digunakan sebagai struktur tahan gempa adalah pondasi sarang laba-laba yang bisa diaplikasikan untuk rumah sederhana sampai gedung bertingkat tinggi, Namun selain Teknologi diatas tentunya masih ada lagi yang bisa kita pikirkan dan kembangkan lebih lanjut, misalnya pada penggunakan rumah bambu, rumah terapung di laut dengan pondasi drum berisi udara, desain struktur tahan gempa dengan SAP 2000 atau ETABS, dan macam-macam hal lain yang bisa kita ungkap, jadi silahkan dipikir dan diteliti lebih lanjut agar berhasil membuat konstruksi ramah gempa terbaik sekaligus termurah 🙂

2 Comments

  1. nuril 16 December 2014
  2. steknik 23 October 2017

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.