Kemampuan menggambar menghitung dan mengarang

Sadar atau tidak sebenarnya masing-masing pribadi punya keahlian dibidang tertentu, lalu apa kemampuan kita yang paling menonjol? apakah menggambar, menghitung atau mengarang? mengenal kemampuan diri sangatlah penting karena dengan pengetahuan tersebut kita telah memiliki modal besar untuk dapat mengambil langkah yang tepat dalam berkarya dan meraih kemudahan dalam menjalani kehidupan. Contohnya seseorang yang mengambil kuliah jurusan teknik sipil rata-rata lebih menonjol pada sisi ilmu perhitungan dan kesulitan ketika diminta untuk mengarang, menggambar atau mengolah kata-kata, begitu juga dengan lulusan arsitektur akan lebih ahli dalam kemampuan menggambar daripada menghitung, akan tetapi jika sanggup menguasai keduanya maka akan jauh lebih baik sehingga bisa memiliki nilai tambah tersendiri dalam persaingan era global ini. Mari kita coba gali perbedaan ketiga kemampuan yang seringkali bertolak belakang ini.

 

Kemampuan menggambar

  • Pandai berimajinasi dan menuangkanya kedalam bentuk tulisan, coretan atau gambaran.
  • Cenderung melihat sesuatu dari sisi imajinasi, contohnya jika ada seonggok kayu maka bisa dirubah menjadi karya seni apa.

Keahlian menggambar banyak dimiliki oleh sarjana teknik arsitektur, desain grafis, marketing dll.

Kemampuan menghitung

  • Pandai memecahkan problem yang berhubungan dengan angka-angka dan rumus matematika.
  • Cenderung melihat sesuatu dari sisi perhitungan, contohnya jika sekarang mempunyai dana sekian rupiah maka akan habis dalam waktu sekian hari.

Kemampuan menghitung banyak dimiliki oleh sarjana teknik sipil, teknik mesin, teknik matematika dll.

Kemampuan mengarang

  • Pandai mengolah kata-kata dan mewujudkanya dalam bentuk tulisan.
  • Pintar melihat suatu peristiwa, pemandangan alam lalu menceritakan kembali dalam bentuk tulisan, gambar atau video.

Kemampuan mengarang banyak dimiliki oleh wartawan, penulis blog atau buku, pengarang cerita dll.

 

Nah.. dari ketiga keahlian yang berbeda tersebut, selanjutnya bisa kita lihat pada sisi mana kemampuan kita yang paling menonjol? kalau sudah tahu pada bidang apa yang paling kita kuasai, maka kemampuan tersebut perlu dikembangkan dan digunakan agar bisa memberikan manfaat kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan dunia. Kuncinya adalah kemauan untuk terus belajar, mencoba-coba dan niat untuk menjadi orang berguna, sebuah pepetah bilang “Janganlah bercita-cita menjadi orang sukses tapi bercita-citalah untuk menjadi orang sukses tapi bercita-citalah menjadi orang bermanfaat”.  karena jika sudah bermanfaat maka secara otomatis kesuksesan diraih dan rezeki akan mengalir deras dengan sendirinya. Jadi selamat menggali kemampuan diri dan memanfaatkanya untuk tujuan yang baik 🙂

9 Comments

  1. Janus Alloin 9 February 2013
    • ilmusipil.com 10 February 2013
  2. ann 12 February 2013
    • Royan 17 February 2013
    • baiq rita 19 February 2013
  3. muhammad sholeh 15 February 2013
  4. nasrudin 21 February 2013
  5. randa 21 February 2013
  6. Ojo kodi 9 July 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.