Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil Jenis-jenis Kolom Beton Bertulang

Kolom merupakan elemen tekan yang menumpu / menahan balok yang memikul beban-beban pada lantai. Sehingga kolom ini sangat berarti bagi struktur. Jika kolom runtuh, maka runtuh pulalah bangunan secara keseluruhan

Pada umumnya kolom beton tidak hanya menerima beban aksial tekan, tapi juga momen.

 

Berdasarkan bentuk dan komposisi material yang umum digunakan, maka kolom bertulang dapat dibagi dalam beberapa type berikut :

 

1. Kolom empat persegi dengan tulangan longitudinal dan tulangan pengikat lateral / sengkang. Bentuk penampang kolom bisa berupa bujur sangkar atau berupa empat persegi panjang. Kolom dengan bentuk empat persegi ini merupakan bentuk yang paling banyak digunakan, mengingat pembuatannya yang lebih mudah, perencanaannya yang relatif lebih sederhana serta penggunaan tulangan longitudinal yang lebih efektif (jika ada beban momen lentur) dari type lainnya.

 

2. Kolom bulat dengan tulangan longitudinal dan tulangan pengikat spiral atau tulangan pengikat lateral. Kolom ini mempunyai bentuk yag lebih bagus dibanding bentuk yang pertama di atas, namun pembuatannya lebih sulit dan penggunaan tulangan longitudinalnya kurang efektif (jika ada beban momen lentur) dibandingkan dari type yang pertama di atas.

 

3. Kolom komposit. Pada jenis kolom ini, digunakan profil baja sebagai pemikul lentur pada kolom. Selain itu tulangan longitudial dan tulangan pengikat juga ditambahkan bila perlu. Bentuk ini biasanya digunakan, apabila jika hanya menggunakan kolom bertulang biasa diperoleh ukuran yang sangat besar karena bebannya yang cukup besar, dan disisi lain diharapkan ukuran kolom tidak terlalu besar.

 

Berdasarkan kelangsingannya, kolom dapat dibagi atas :

Kolom Pendek, dimana masalah tekuk tidak perlu menjadi perhatian dalam merencanakan kolom karena pengaruhnya cukup kecil. Kolom Langsing, dimana masalah tekuk perlu diperhitungkan dalam merencanakan kolom.

Oleh: Dr. Ir. Resmi Bestari Muin, MS
FAKULTAS TEKNIK SIPIL dan PERENCANAAN
UNIVERSITAS MERCU BUANA
ilmu sipil
  1. pemeriksaan kadar lumpur dalam agregat halus
  2. Standar SNI ACI ASTM beton bertulang
  3. tes beton
  4. analisis specific graviti dan penyerapan agregat kasar
  5. Menghitung struktur balok
  6. Tabel konversi beton 3 sampai 28 hari
  7. Tips pekerjaan cor beton yang bagus
  8. perbandingan campuran beton K
  9. Cara membuat kolom beton bertulang
  10. Keruntuhan pada Beton Bertulang
  11. Kelebihan dan kekurangan beton sebagai material bangunan
  12. Klasifikasi Agregat
  13. BATCHING PLANT beton
  14. Beban struktur plat lantai untuk kantor 250kg per m2
  15. contoh perhitungan struktur Bangunan
  16. Memanfaatkan sisa cor beton pada proyek besar
  17. Struktur plat lantai beton bertulang sistem half slab
  18. Cara penggunaan lem beton Calbond
  19. Struktur plat lantai beton full precast

2 Komentar

  • bowo says:

    Tolong keterangan bikin kuda kuda dr beton gmana caranya ya? campuranya brapa? cpt bantu ya.. matur suwun

  • rudyyusuf says:

    Salam hormat,
    Saya merencanakan membangun rumah berlantai 2 diatas lahan 118m2. Pada lantai atas direncanakan 3 kamar tidur, 2kamar mandi dan ruang duduk. Berapa besar penampang kolom yg dibutuhkan pada bentang antar kolom 3 meter dan 4,5 meter. Saya menginginkan tidak ada tonjolan kolom pada sudut ruang dan dinding. Mohon bantuan nya pak . Terima kasih .

Komentari

*
*