Jenis cacat kayu bahan bangunan

BerbagaiĀ  jenis cacat pada kayu dapat mempengaruhi perlemahan sebuah bangunan yang menggunakan konstruksi kayu karena dengan adanya cacat kayu maka terjadi penurunan kekutana kayu.

Bagi produsen kayu, cacat kayu merupakan kerugian yang dapat menyebabkan penurunan harga kayu, meskipun demikian sebaiknya produsen tetap melindungi hak konsumen dengan membritahukan cacat kayu tersebut, mengingat resiko keruntuhan bangunan yang mengerikan dapat terjadi karena cacat kayu yang tidak diantisipasi sebelumnya.

jenis – jenis cacat pada kayu antara lain:

Cacat mata kayu

Pengaruh mata kayu, yaitu mengurangi sifat keteguhan kayu, menyulitkan pengerjaan karena penampang mata kayu keras (pada mata kayu sehat), mengurangi keindahan permukaan kayu dan menyebabkan lubangnya lembaran-lembaran finir.

Pecah dan belah

Cacat ini mengakibatkan keteguhan tarik dan keteguhan tekan kayu berkurang yang disebabkan karena distribusi tegangan tidak merata pada saat kayu menahan beban, Kuat geser kayu turun yang disebabkan karena adanya pengurangan luas daerah yang menahan geseran.

Pecah busur dan pecah gelang

Pengaruhnya dapat menyebabkan kuat tekan, kuat tarik dan kuat geser kayu menurun.

Hati kayu rapuh

Cacat ini biasanya terjadi pada kayu berdaun lebar yang menyebabkan kekuatan kayu turun dan menyulitkan pada saat proses pembuatan finir.

Jamur penyerang kayu

Cacat ini menyebabkan kayu rapuh sehingga kekuatannya turun kemudian patah secara mendadak bila diberi beban

Serangga Perusak kayu

Cacatnya berupa lubang pada kayu yang menyebabkan kekuatan kayu turun dan mengurangi keindahan permukaan kayu.

Lubang gerek dan lubang cacing laut

Lubang yang disebabkan oleh serangga penggerek atau cacing laut. Pada umumnya menyerang kayu yang baru ditebang dan pada pohon yang masih tegak berdiri.

kayu – kayu yang cacat masih dapat digunakan pada posisi bangunan yang tidak struktural seperti kusen jendela maupun pintu dengan finishing cat.

untuk posisi struktural seperti tiang rumah, kuda – kuda, balok harus menggunakan kayu yang mempunyai kekuatan lebih dari beban yang akan ditaruh diatasnya.

7 Comments

  1. Arip Rahman 26 February 2011
  2. m yasin saiful anwar 21 April 2011
  3. Fiendho Yanuokhae 17 September 2012
  4. hari 27 September 2012
  5. adi 2 January 2013
  6. YAZID 16 March 2013
  7. syahrul sidiq 7 September 2014

Leave a Reply