Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil HUBUNGAN KERJA ORGANISASI PROYEK

Hubungan kerja antar organisasi ini dimaksudkan agar terdapat suatu keterkaitan antara pemilik proyek (owner)/konsultan MK, konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS, kontraktor pelaksana utama, kontraktor pondasi, konsultan perencana struktur dan konsultan perencana ME, serta sub kontraktor spesialis.

Hubungan kerja antara pemilik proyek (owner)/konsultan MK dengan konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS:

  1. Hubungan dalam ikatan kontrak kerja.
  2. Konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS menyerahkan hasil perencanaannya kepada pemilik proyek.
  3. Hubungan antara pihak konsultan MK dengan konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS juga merupakan hubungan konsultasi.
  4. Pemilik proyek memberi imbalan jasa kepada konsultan perencana arsitektur.

Pemberi tugas atau pemilik proyek (owner) yang sekaligus menjabat sebagai konsultan MK memberikan tanggung jawab perencanaan konsep/desain awal arsitektur dan RAB kepada konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS. Kemudian pihak perencana arsitektur, landscape, dan QS mengajukan jasanya serta mendapat imbalan dari pihak pemberi tugas. Hubungan ini diikat oleh suatu kontrak perjanjian yang disetujui oleh pihak pemberi tugas dengan konsultan perencana (antara owner dengan konsultan perencana arsitektur, landscape, dan QS).

Hubungan kerja antara pemilik proyek (owner)/konsultan MK dengan kontraktor pelaksana:

  1. Hubungan dalam ikatan kontrak kerja.
  2. Kontraktor pelaksana melaksanakan pekerjaan proyek, kemudian menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pemilik proyek.
  3. Pemilik proyek membayar biaya pelaksanaan dan imbalan jasa konstruksi kepada kontraktor pelaksana.
  4. Ada hubungan dalam pengaturan pelaksanaan proyek.
  5. Pemilik proyek (owner)/konsultan MK memberikan pengendalian teknis pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana.

Setelah melalui proses tender ataupun penunjukan langsung, maka kontraktor yang terpilih akan menjadi pelaksana proyek, dan nantinya pemilik proyek akan memberikan jasa sebagai pelaksana proyek yang bersangkutan, hal ini diatur dalam kontrak perjanjian.

Terdapat ikatan kontrak antara keduanya, pihak kontraktor berkewajiban melaksanakan pekerjaan  proyek  dengan baik dan hasil yang memuaskan serta harus mampu dipertanggungjawabkan kepada owner. Sebaliknya owner membayar semua biaya pelaksanaan sesuai dengan yang tertera di dalam dokumen kontrak kepada pihak kontraktor agar proyek berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang telah menjadi kesepakatan diantara kedua belah pihak. Biasanya koordinasi ini dilakukan secara rutin seminggu sekali, terutama jika terdapat perubahan rencana pekerjaan.

Pemberi tugas atau pemilik proyek (owner) juga merupakan pengawas/inspector yang bertugas melakukan pengawasan kepada kontraktor sehingga hasilnya sesuai dengan rencana yang telah  disepakati bersama.

Pada proyek ‘tempat penulis kerja praktek’ memiliki 2 kontraktor, yaitu kontraktor struktur pondasi dan kontraktor pelaksana utama (struktur atas, MEP). Kedua kontraktor ini tidak terdapat hubungan kontrak yang saling mengikat, namun dalam pelaksanaan, harus saling berkoordinasi karena untuk perencanaan struktur berada pada pihak kontraktor utama.

Oleh : Chairil Nizar

ilmu sipil
  1. Manfaat macet bagi pengendara sepeda motor
  2. Cara membuat Kurva S
  3. Sewa kantor virtual solusi untuk alamat bisnis
  4. EPC Proyek Konstruksi
  5. Calon presiden yang ideal untuk indonesia
  6. Nasib orang jujur di proyek bangunan
  7. Hal-hal yang mempengaruhi kelancaran lalu lintas
  8. Manajemen waktu pengusaha sukses
  9. Tukang bangunan kerja proyek di jakarta
  10. Pengaruh iman pada kualitas pekerjaan proyek bangunan
  11. MANAJEMEN PROYEK
  12. Logo PT HUTAMA KARYA PERSERO GENERAL KONTRAKTOR
  13. THR tabungan hari raya karyawan
  14. Kemampuan menggambar menghitung dan mengarang
  15. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan proyek konstruksi
  16. Tugas surveyor pengukuran pada proyek gedung
  17. Pernah korupsi di proyek?
  18. Jatuh dari ketinggian gedung saat pembangunan
  19. kontraktor membuat site instalation proyek gedung

1 Komentar

Komentari

*
*

Current ye@r *