Hitungan Mekanika Teknik

Hitungan mekanika teknik dilakukan pada kegiatan perencanaan struktur bangunan untuk mengetahui momen yang bekerja pada suatu titik atau bidang, dari gaya hasil perhitungan tersebut kemudian dapat digunakan sebagai dasar menentukan struktur yang kuat meliputi jenis bahan dan ukuran dimensinya.dalam bangku sekolah mata pelajaran ini juga dinamakan sebagai mekanika rekayasa atau ilmu gaya yang untuk dapat mengikutinya diperlukan pengetahuan matematika dan ilmu gambar bangunan 🙂 nah.. dibawah ini ada sebuah penampakan perhitungan barangkali berguna 😀

 

Contoh perhitungan mekanika teknik kali ini adalah menghitung suatu konstruksi dengan beban merata berbentuk segitiga dan beban terpusat dari berbagai arah: Diketahui suatu gambar struktur dengan tumpuan sendi dan rol sebagai berikut: gambar konstruksi yang akan dihitung dapat dilihat dibawah ( GAMBAR UPDATE )

 

MENGHITUNG REAKSI TUMPUAN

£MB = 0

-( ½ x 2 x 2 ) x 6.6667 + RAv x 6  ( 1×6) x 3 + (4×2)  ( 4×1)          =0

-13.3334 + 6 RAV  18 + 8  4                                                           =0

6 RAv  – 27.3334                                                                     =0

RAv = 27.3334 / 6
Kontrol ΣV = 0

RAv + RBv = 1/2x2x2 + 1×6 +4

4.5556 + 7.4444 =     12 ton

( O.K )

= 4.5556 ton

£MA = 0

-4 x 1 + (4×8)  RBv x 6 + (1×6)x3 +  4×2  (4 x1)                =0

-4 + 32  6RBv  18  1.3334                                                 =0

– 6 RBv + 44.6666                                                                   =0

RBv = -44.6666 / -6

= 7.4444 ton

 

MENGHITUNG BIDANG M ( MOMEN )

M 2m   = – ( 1/2 x 2 x 2 ) x 0.6667

= – 1.3334 ton

M 5m   = – ( 1/2 x 2 x 2 ) x 3.6667 + RAv x 3  ( 1 x 6 )  x 1.5

= -7.3334 + 13.6668  9

= -2.6666 ton

M 8m   = – ( 1/2 x 2 x 2 ) x 6.6667 + RAv x 6  ( 1 x 6 )  x 3

= -13.3334 + 27.3336  18

= -3.9998 ton

M 10m = – ( 1/2 x 2 x 2 ) x 8.6667 + RAv x 8  ( 1 x 6 )  x 5 + 4

= -17.3334 + 36.4448  30 + 14.8888 + 4

= 0 ton

 

MENGHITUNG BIDANG Q ( GAYA LINTANG )

Q 2m   = -( 1/2 x 2 x 2 ) +RAv

= – 2 + 4.5556

= 2.5556 ton

Q 8m   = -( 1/2 x 2 x 2 ) +RAv  (1 x 6)

= – 2 + 4.5556 – 6

= -3.4444 ton

Q 10m = -( 1/2 x 2 x 2 ) +RAv  (1 x 6) + RBv – 4

= – 2 + 4.5556 – 6 + 7.4444  4

=  0 ton

 

MENGHITUNG BIDANG N ( GAYA NORMAL )

RBh  ( 4 x 1 )             = 0

RBh                 = 4 ton

Setelah melakukan perhitungan selanjutnya dapat dibuat gambar bidang momen sesuai perhitungan, dalam menghitung mekanika teknik juga dapat menggunakan software komputer seperti SAP 2000  namun diperlukan pengetahuan secara menual agar mengetahui urutan perhitungan dan bagaimana sistem pembebanan struktur bekerja sehingga dapat dihasilkan angka-angka yang benar. Meskipun dalam   didunia bangunan kita temukan berbagai macam bentuk struktur yang berbeda pula dalam hitungan mekanika teknik namun secara prinsip sama yaitu sistem keseimbangan dan aksi sama dengan reaksi, demikian contoh perhitungan mekanika rekayasa tolong di koreksi kalu ada yang salah atau tambahan bisa masukan melalui form komentarwah 🙂

33 Comments

  1. samsir
    • ahadi
  2. mr.Z
    • ahadi
      • mr.agus
  3. henry sinambela
  4. Purbo
  5. fendy
  6. asroni
    • via
  7. via
  8. yus
  9. agun
  10. su'ef
  11. su'ef
  12. usep saparudin
  13. kristina
  14. irmina tp
  15. mirza
  16. Nurkholis Kurniawan
  17. ajeconi
  18. Harist thea
  19. junaidi
  20. ican
  21. noronha
  22. RIYANGGA
  23. juvy
  24. christian
  25. abdul wahab
  26. rukyo agustito kastila
  27. haryoto
  28. Darma Setiawan

Leave a Reply