ilmusipil.com

Media dan Forum berbagi ilmu sipil


Hidrologi mempelajari siklus air

Hidrologi Siklus air adalah Air laut menguap menjadi awan kemudian awan menurunkan air hujan sehingga meresap kedalam tanah dan mengalir ka laut lagi untuk menguap menjadi awan, secara detail dapat dibaca pada artikel dibawah ini yang khusus membahas tentang siklus air hujan :-)

Bagaimanakah siklus hidrologi berlangsung, berikut ini urutan kejadian pada siklus hidrologi

  • Air laut atau air yang ada didarat menguap, uap air tersebut kemudian naik ke langit  berkumpul diudara untuk kemudian terjadi proses kondensasi menjadi gumpalan awan.
  • Awan – awan yang terkumpul dilangit kemudian mencair sehingga menimbulkan bintik-bintik hujan yang turun ke permukaan bumi
  • sebagian air ada yang langsung mengalir melalui sungai menuju laut, ada yang terserap ke dalam perut bumi, dan ada pula yang menggumpal menjadi es.
  • cadangan air yang ada dipermukaan bumi tersebut kemudian menguap lagi menjadi awan kemudian menggunpal dan  kembali turun ke permukaan bumi menjadi air hujan.
  • begitulah siklus hidrologi terjadi berulang-ulang sehingga keseimbangan alam tetap terjaga dengan baik.

 

Gambar Siklus Hidrologi

hidrologi

pada gambar diatas menunjukan sebuah proses siklus hidrologi yang terjadi dibumi, lalu bagaimana dengan siklus hidrologi yang terjadi di planet lain, karena sebagian planet tidak mempunyai air maka proses ini tidak terjadi, namun tentunya ada kemungkinan planet lain yang juga terjadi proses siklus hidrologi.

 

Nah.. dari siklus hidrologi bumi yang satu sama lain saling berhubungan ini maka dapat dilihat jika salah satu sistem tersebut terganggu maka akan dapat mempengaruhi cuaca misalnya jika pohon dipermukaan tanah ditebang sembarangan digantikan dengan perumahan dan gedung-gedung tinggi tanpa mempertimbangkan daerah resapan air maka hal ini dapat menyebabkan air hujan tidak dapat meresap kedalam tanah dengan baik sehingga mengalir melalui permukaan tanah menyebabkan banjir :-( jadi dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya Allah SWT sudah menciptakan sistem yang sangat bagus untuk kehidupan ini, namun manusia kemudian merusaknya sehingga merugikan makhluk secara keseluruhan yang tinggal diplanet ini :-( jadi marilah kita jaga lingkungan mulai dari yang terkecil :-)

21 Comments

Add a Comment
  1. oji

    aa yang laen gak masa’ cuman ini aja

  2. dts

    yang spsifik Had….
    good Luck…
    + picture klo ada

    TQ
    DTS

  3. haikal

    kk g bisa di copy paste nih

  4. Toucu

    lumayan buat tugas sekolah hahaha:D

  5. Achmad cyank luphi

    Thank’z yw tz ilmunya,
    I like it
    ╔═════════════════╗ .ılı.——Volume——.ılı. ▄ █ ▄ █ ▄ ▄ █ ▄ █ ▄ █ ▄ ▄ Min- – – – – – – – – – -●Max ► Play ▌▌ Pause ■ Stop ╚═══�

  6. irma berbieque

    thankz bngat atas informasix

  7. Aqicha Mizu

    Thank atas infonya,ini sangat membantuku untuk menylesaikn tgs:-D

  8. tralalala

    ya lumayan bagus

  9. sahrul falah

    bagus2 ,hatur nuhun nya kang. hhe

  10. Ayu Lestari XI IPA 2

    Paling asyik belajar geografi. Mantap da materi.a . Seandai.a dlu di takdirin mauk IPS pasti ktmu SH .

  11. murni ahaina chania

    kangen belajar geografi lagi kayak dulu..kangen berdebat Lagi dengan teman-teman yang ikut oloimpiade kebumian..tapi takdir berkata lain,waktu milih jurusan malah lulus jurusan IPA,,bukan IPS,,trus kalo kuliah sekarang pun lulusnya bukan geografi,,tapi jurusan yang ada di IPA juga,,,tapi gpp..toh gak membatasi juga untuk belajar geogarafi..I LOVE GEO…

  12. Doddy Setia Graha

    Salam Sahabat,
    Mohon ijin dipergunakan untuk literatur tulisan. Trims. Was Doddy

  13. iin

    TQ atas infonya ngerjain tugas jadi lebih enak kak

  14. kinde

    Good Job ,,,,,TQ

  15. Messy Khofita

    Makasii atas ilmunya….

    I LIKE IT…. <3 <3

  16. Widodo

    Masa cuma dasarannya aja, hidrologi luas banget…coba yang agak merangsang otak gitu.

  17. Ivandro

    makasi ya,,,,,,

  18. agung

    zCxcCzBsAdcZSDXa Xc

  19. oppo

    terima kasih

  20. JUHANDI-STTJ

    trimakasih …semoga berkah

  21. Daur air akan berjalan sebagaimana mestinya, syaratnya adalah manusia mampu menjaga keseimbangan alam secara konsisten. Tidak ada pembakaran hutan, penebangan liar, pencmaran lingkungan dan perusakan ekosistem.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ilmusipil.com © 2015 Media Berbagi ilmu sipil