Dinas kependudukan dan catatan sipil

Sebagai warga negara indonesia kita wajib melaporkan atau mendaftarkan beberapa momen penting dalam hidup seperti kelahiran, pernikahan, dan kematian. Pendaftaran tersebut dilakukan di dinas pendudukan dan catatan sipil yang biasa disingkat dengan dispendukcapil di kota atau provinsi sesuai alamat domisili kartu tanda penduduk (KTP) entah itu Jakarta, Surabaya, Semarang, Medan, Makasar maupun daerah lainya. dinas ini berinduk kepada kementrian dalam negeri republik indonesia (kemendagri) khususnya direktorat jenderal kependudukan dan catatan sipil.

 

Apa saja yang dikeluarkan oleh dinas kependudukan dan catatan sipil?

Ada banyak lembar dokumen penting sebagai catatan warga sipil negara indonesia, secara umum dibedakan menjadi dua kategori yaitu layanan catatan sipil dan pendaftaran pendududuk.

Pelayanan catatan sipil

  1. Akta kelahiran.
  2. Akta pernikahan.
  3. Akta perceraian.
  4. Akta kematian.
  5. Pencatatan Pengakuan dan pengesahan anak.
  6. Pencataan perubahan kewarganegaraan
  7. Pencatatan perubahan nama

Pelayanan pendaftaran penduduk

  1. Kartu keluarga (KK).
  2. Kartu tanda penduduk (KTP).
  3. Surat pindah.

layanan tersebut bisa dilakukan dengan cara datang langsung ke alamat catatan sipil atau bisa juga secara online melalui website resminya. kita juga bisa melakukan pengecekan data seperti cek nomor induk keluarga (NIK), cek pencetakan kartu keluarga, cek KTP.

catatan sipil

catatan sipil

Data di dinas kependudukan dan catatan sipil

Drai data pendaftaran warga tersebut maka dinas kependudukan dan catatan sipil mempunyai arsip data yang berhubungan dengan penduduk seperti

  • Jumlah penduduk
  • Jumlah keluarga
  • Data Anak yang berumur 0-18 tahun
  • Data warga yang sudah wajib memiliki kartu tanda penduduk KTP.
  • Data pendidikan warga.
  • Kelompok umur
  • Status kawin
  • Agama
  • Disabilitas
  • Golongan Darah
  • Pekerjaan

 

Pada sistem lama, pengurusan KTP, akta kelahiran dan kartu keluarga melalui jalur desa atau kelurahan lalu ke kecamatan bahkan harus datang langsung ke alamat kantor catatan sipil. ini merupakan langkah yang cukup menguras waktu dan tenaga. oleh karena itu pemerintah indonesia berupaya melakukan inovasi, misalnya dengan program one stop administrasi kependudukan yang hanya perlu mengurus disatu tempat saja yaitu desa, dengan begini diharapkan warga bisa mengurus dokumen kependudukan dengan lebih cepat sekaligus mudah.

One Response

  1. RUSMAN HAKIM 6 January 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.