Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil desain atap kontemporer

”Satu-satunya alasan kenapa ada waktu, karena segala sesuatu tidak terjadi sekaligus”(Albert Einstein)

Seperti rambut yang menjadi mahkota seseorang, atap sebuah rumah atau bangunan tertentu juga menjadi salah satu daya tarik dari rumah atau bangunan bersangkutan. Namun, desain atap tidak hanya wajib memerhatikan faktor estetika, tetapi juga harus memerhatikan faktor musim saat rumah atau bangunan tersebut didirikan. (Korano Nicolash LMS pada harian KOMPAS Jumat, 03 Desember 2004).

Faktor musim tidak menjadi fokus saat ini, hanya saja untuk masalah desain, hal itu mungkin harus menjadi pertimbangan agar kenyamanan dan estetika bisa selaras. Atap adalah penutup atas suatu bangunan yang melindungi bagian dalam bangunan dari hujan maupun salju. Bentuk atap beragam dari mulai bentuk datar, miring, setengah kuda-kuda, setengah bola dsb. walaupun demikian fungsinya tetap sama yaitu melindungi bagian bawah dan untuk mengalirkan air atau daun pepohonan yang jatuh di atap bisa turun tidak menggenangi atau menumpuk di atas atap.

Sementara itu desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah “perancangan proses”.

Kontemporer
Kontemporer dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan W.J.S. Poerwadarminta memiliki dua arti pertama sewaktu; semasa; pada waktu yang atau masa yang sama, arti yang kedua adalah pada masa kini. Dalam situs www.astudio.id.or.id dituliskan Kontemporer, dari sisi etimologi bahasanya dapat diartikan sebagai ‘yang terkini’, atau memiliki pengertian yang sama dengan ‘modern’. Jika kontemporer adalah ideologi yang berpegang pada kekinian, maka seni kontemporer mestinya adalah sebuah karya seni yang kontekstual, yang maknanya harus memiliki nilai sebagai upacara bersama. Sementara itu dalam situs www.arsitek-baik.com Kontemporer adalah suatu aliran yang terbuka terhadap berbagai pengaruh seperti gaya, teknologi, dan tradisi, yang berusaha mengolah material, teknologi dan ruang secara inovatif, aspiratif, dan imajinatif.
Rumah yang unik dan berbeda dari yang lain menjadikan hunian memiliki nilai prestise tersendiri. Desain dan arsitektur pun mengacu pada perkembangan gaya hidup masa kini yang bebas berekspresi dengan menampilkan bentuk geometris unik atau permainan warna.
Pun dengan atap kontemporer, karena konteksnya kekinian maka atap harus menjadi bagian dari desain kontemporer secara keseluruhan. Atap harus menjawab kebutuhan desain yang berkembang terus menerus sepanjang waktu.

Ada anggapan bahwa rangka atap baja ringan tidak bisa fleksibel mengikuti desain arsitektur, untuk beberapa bentuk profil mungkin saja tidak bisa diaplikasikan. Hal ini terjadi karena keterbatasan dalam bentuk profil tersebut yang hanya bisa membuat rangka kuda-kuda konvensional segitiga.

rumah dengan kombinasi rangka atap baja ringan dan kayu, overstek kayu

atap-baja-ringan

tulisan dan foto by Iden Wildensyah

ilmu sipil
  1. mengenal bagian ruang rumah
  2. Arsitek VS Teknik Sipil – Antara imajinasi dan hitungan
  3. Hiasan uang mahar maket masjid mini
  4. Berbagai Motif Keramik Untuk gambar 3 dimensi
  5. Rumah ini bagus, siapa Arsiteknya? Teknik sipil
  6. Arsitek terbaik di Indonesia dan dunia
  7. Sarjana Teknik sipil bisa menjadi Arsitek
  8. ketentuan perencanaan bangunan yang baik
  9. Daftar kontraktor dan konsultan perencana BUMN di Indonesia
  10. Mengenal Material Pintu Kamar Mandi
  11. membangun kota laut dengan robot
  12. Ramalan masa kejayaan Indonesia
  13. memilih warna interior rumah
  14. MELIPAT KERTAS GAMBAR A3
  15. Desain Ruang kerja
  16. Cara menghitung kebutuhan keramik
  17. Arsitektur rumah 2 lantai
  18. Pekerjaan dinding keramik
  19. Teknik Arsitektur Undip

2 Komentar

Komentari

*
*

Current ye@r *