Data untuk menghitung struktur balok kolom dan plat lantai

Bangunan yang kuat harus melewati proses perhitungan struktur yang benar dan teliti, misalnya pada rumah 2 lantai atau gedung bertingkat tinggi maka dalam proses perencanaan ini dibutuhkan data untuk menghitung struktur balok kolom mapun plat lantai. apa saja data-data tersebut? disini kita akan membahasnya. semoga bermanfaat bagi yang sedang mencari atau sekedar ingin tahu saja. mari kita bahas

 

Rumus perhitungan bangunan

Bisa diperoleh dengan menggunakan standar rumus yang digunakan perusahaan, negara atau internasional. misalnya untuk bangsa indonesia maka menggunakan standar nasional Indonesia (SNI), Peraturan perencanaan bangunan gedung indonesia ( PBBI). kamudian untuk standar nasional bisa menggunakan ASTM. rumus bangunan ini juga bisa dibuat sendiri caranya dengan melakukan uji coba kemudian menentukan rata-rata sehingga bisa dijadikan sebagai acuan standar untuk menghitung selanjutnya.

 

Beban bahan bangunan

Struktur yang kuat yaitu mampu menahan beban-beban yang harus ditanggung, atau istilah tekniknya adalah aksi = reaksi. nah.. untuk bisa mengetahui total beban maka diperlukan rincian berat masing-masing bahan bangunan. data ini bisa didapat dari standar pembebanan peraturan perintah atau bisa juga dengan menimbang sendiri bahan-bahan yang akan dipakai. dalam proses perhitungan struktur beban ini bisa ditulis dalam simbol beban P.

 

Beban hidup

Hampir sama dengan beban bahan bangunan, bedanya adalah beban hidup hanya membebani struktur dalam waktu-waktu tertentu saja. misalnya beban pekerja bangunan, beban kendaraan lewat diatas jembatan dll.

 

Beban angin

Didapat dari hasil penelitian kekuatan angin pada suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu, hasil penelitian ini kemudian dijadikan standar suatu wilayah atau negara sebagai pedoman dalam merencanakan bangunan agar kuat bertahan ketika tertimpa angin.

 

Beban gempa

Bangunan tahan gempa juga perlu memperhitungkan ketahanan apabila bencana gempa terjadi, daftar beban gempa ini dikeluarkan oleh badan meteorologi dan geofisika.

 

Data tanah

Diperlukan untuk perencanaan pondasi agar kuat menahan beban bangunan yang berdiri diatasnya, data tanah meliputi jenis tanah dan kekuatan tanah, didapat melalui uji tanah seperti tes sondir, tes CBR tanah, dan tes tanah lainya.

 

“artikel ini rencana di update dan direvisi lagi” bagi yang hendak menambahkan bisa ditulis disini.

Data-data lain yang diperlukan untuk menghitung struktur menyesuikan kebutuhan 🙂

8 Comments

  1. didik 4 July 2012
  2. miftah 5 July 2012
    • Ahadi 5 July 2012
      • freddy 3 September 2012
  3. antonino 10 July 2012
  4. Pijar 6 August 2012
  5. agus s 1 September 2012
  6. edwar 17 May 2017

Leave a Reply