Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

Concrete Bucket dan Pipa Tremie

Concrete bucket adalah tempat pengangkutan beton dari truck mixer concrete sampai ke tempat pengecoran. Setelah dilakukan pengetesan slump dan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, maka beton dari truck mixer concrete dituangkan kedalam Concrete bucket, kemudian pengangkutan dilakukan dengan bantuan tower crane. Dalam pengerjaannya dibutuhkan satu orang sebagai operator concrete bucket yang bertugas untuk membuka atau mengunci agar cor-an beton tidak tumpah pada saat dibawa ke area pengecoran dengan tower crane. Concrete bucket yang digunakan pada proyek ini mempunyai kapasitas sebesar 0,8 m3 dan berat concrete bucket adalah 300 kg. Pada proyek ini, pengecoran dengan concrete bucket hanya untuk pengecoran kolom, shear wall/core wall.

Pipa tremie adalah pipa yang digunakan untuk mengatur tinggi jatuh beton pada saat pengecoran. Pipa tremie biasa dipasang pada ujung bawah concrete bucket sehingga beton yang keluar dari concrete bucket tidak langsung jatuh dan menumbuk lokasi pengecoran. Usahakan sedekat mungkin antara pipa tremie dengan permukaan beton lama, hal ini dilakukan untuk menghindari agregat kasar, terlepas dari adukan beton. Pipa tremie yang digunakan pada proyek ini adalah jenis hoist tremie pipe dengan diameter 8”.

concrete-bucket

Gambar 1.1 Pengecoran Menggunakan Concrete Bucket dan Pipa Tremie

Spesifikasi Alat :

Kapasitas            : 0,8 m3

Concrete Vibrator

Concrete vibrator adalah alat yang berfungsi untuk menggetarkan beton pada saat pengecoran agar beton dapat mengisi seluruh ruangan dan tidak terdapat rongga-rongga udara diantara beton yang dapat membuat beton keropos. Concrete vibrator digerakkan oleh mesin listrik dan mempunyai lengan sepanjang beberapa meter untuk dapat menggetarkan beton di tempat yang agak jauh.

Alat ini digunakan sebagai pemadat pada saat pengecoran yang sedang berlangsung, baik pada kolom, shear wall/core wall pelat lantai maupun balok dengan cara menggetarkannya. Hal ini untuk menghindari adanya gelembung-gelembung udara yang terjadi pada saat pengecoran yang dapat menyebabkan pengeroposan pada beton sehingga mengurangi kekuatan struktur  beton itu sendiri. Terutama untuk volume pengecoran yang besar, alat ini sangat penting. Penggunaannya tidak boleh miring dan terlalu lama pada satu tempat saja serta tidak boleh mengenai tulangan yang akan menyebabkan bergesernya letak tulangan.

concrete-vibrator

Gambar 1.1 Concrete Vibrator

Spesifikasi Alat :

Type : Electric Concrete Vibrator

Kapasitas            : Ø 2,5”

oleh: Chairil Nizar

  1. ilmusipil.com mengenal jenis alat pemecah batu
  2. ilmusipil.com Tower Crane Elemen Penting Dalam Pekerjaan Teknik Sipil
  3. ilmusipil.com Jenis Alat Pemancang Tiang
  4. ilmusipil.com Urutan pekerjaan pemasangan tower crane
  5. ilmusipil.com Passenger Hoist
  6. ilmusipil.com Alat Penyelidikan Tanah
  7. ilmusipil.com Perhitungan pondasi TC proyek
  8. ilmusipil.com Concrete Bucket dan Pipa Tremie
  9. ilmusipil.com Penyebab Tower Crane TC rubuh
  10. ilmusipil.com Proses pembuatan jalan raya
  11. ilmusipil.com cara pemasangan tower crane
  12. ilmusipil.com tower crane proyek gedung
  13. ilmusipil.com Air Compressor Generator Set Las Listrik
  14. ilmusipil.com menghitung pondasi TC
  15. ilmusipil.com Bar Bender Bar cutter
  16. ilmusipil.com Jenis alat berat untuk proyek bangunan
  17. ilmusipil.com Download brosur Tower crane TC

1 Comment

Add a Comment
  1. mau tanya, berat concrete bucket untuk kap. 0.8 m3 itu 300kg.
    apa itu sudah termasuk berat beton didalamnya atau hanya berat bucketnya saja?
    tks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ilmusipil.com © 2009 - 2014 IlmuSipil.com