Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

cara pemasangan dinding marmer sistem basah dan kering

Cara pemasangan dinding marmer sistem basah dan kering adalah dua hal yang berbeda namun bertujuan sama yaitu bagaimana cara memasang batu marmer dengan metode kerja yang cepat mudah murah serta menghasilkan sebuah pekerjaan marmer yang bagus. Batu marmer adalah batu alam yang terjadi karena proses pengendapan di kerak bumi sehingga menghasilkan batu gamping untuk kemudian mengalami metamorf  ( perubahan ) menjadi batu marmer. terdapat berbagai warna dan texture marmer yang dapat dipilih untuk mempercantik arsitektur bangunan namun mahalnya harga marmer per m2 ternyata menjadi sebab material ini lebih banyak digunakan pada bangunan kelas mewah dengan RAB mahal, berikut ini uraian tentang dua cara pemasangan dinding mamer menggunakan dua metode kerja yang berbeda.

 

Metode Pemasangan marmer sistem basah adalah Siapkan terlebih dahulu peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan, kemudian lakukan seleksi terlebih dahulu cacat-cacat permanen , warna , arah serta  marmer atau granit lalu tata sedemikian rupa untuk menentukan posisi pemasangan marmer kemudian buat marking atau tandai marmer sesuai dengan arah serat terbaik yang diinginkan, lubangi marmer untuk tempat dudukan kawat angkur lalu  Marking dan tandai letak angkur dan paku pada dinding yang akan dipasang marmer, pasang benang ukur untuk arah vertikal dan horizontal sesuai dengan gambar pelaksanaan ( Shop Drawing ) yang sudah dibuat sebelumnya, pasang kawat angkur arah vertikal dan horizontal sesuai dengan posisi marking dengan bantuan paku kemudian pasang angkur sesuai kedudukan pada dinding lalu dilakukan pekerjaan pemasangan marmer pada angkur yang telah terpasang dengan mendahulukan pemasangan arah vertikal kemudian dilanjutkan arah horizontal kemudian isi adukan pada celah antara dinding dan marmer dengan hati-hati agar posisi pemasangan marmer tidak berubah, pengecekan kerataan dan ketegakan dengan waterpass harus dilakukan setiap memasang marmer baru agar dihasilkan kualitas pemasangan yang rapi, setelah spesi mengering maka kawat bantu dapat dilepas lalu setelah semua marmer terpasang dapat dilakukan pekerjaan pengecoran nad diakhiri dengan pembersihan dengan lap basah.

 

Metode pemasangan marmer sistem kering  adalah hampir sama dengan sistem basah namun disini tidak digunakan spesi sebagai bahan perekat antara marmer dan dinding, yang mengikat marmer ke dinding hanyalah angkur dan paku yang dipasang sesuai dengan posisi rencana shop drawing, sehingga dalam sistem kering ini dapat lebih menghemat biaya pemasangan marmer karena tidak diperlukan adukan.

 

Untuk pemasangan marmer atau granit lantai akan lebih baik jika menggunakan sistem basah agar posisi pengikatan antara keramik dan lantai bangunan lebih kuat dan tahan lama, untuk pemasangan pada posisi lantai basah yang rawan terjadi penyerapan air tanah ke permukaan marmer sebaiknya dilakukan pekerjaan scred lantai terlebih dahulu dan ditunggu sampai benar-benar kering baru dapat dilaksanakan proses pemasangan marmer.

  1. ilmusipil.com Metode kerja pemasangan keramik
  2. ilmusipil.com Cara Memasang Lapis Resap Pengikat dan Lapis Perekat
  3. ilmusipil.com cara cor nad keramik yang baik
  4. ilmusipil.com metode pemasangan pintu besi
  5. ilmusipil.com PABRIKASI BEKISTING BALOK DAN PELAT LANTAI
  6. ilmusipil.com Memahami Konsep Bangunan Hijau
  7. ilmusipil.com cara membuat batako
  8. ilmusipil.com Konstruksi Berkelanjutan
  9. ilmusipil.com Pekerjaan dinding keramik
  10. ilmusipil.com cara pasang keramik dinding
  11. ilmusipil.com Mengerjakan proyek bangunan saat musim hujan
  12. ilmusipil.com Cara pemancangan pondasi tiang pancang
  13. ilmusipil.com PENGECORAN BALOK DAN PELAT LANTAI
  14. ilmusipil.com kontrak kerja proyek konstruksi
  15. ilmusipil.com metode kerja kolom gedung
  16. ilmusipil.com waller beam lantai basement
  17. ilmusipil.com Mengatasi karat pada besi beton bertulang
  18. ilmusipil.com pabrikasi kolom beton bertulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ilmusipil.com © 2009 - 2014IlmuSipil.com