cara mengukur tinggi gedung

Gedung – gedung tinggi tumbuh subur bagai rumput hijau dimusim kemarau,  saat kita berjalan – jalan disebuah kota, pernah gak kita penasaran berapa tinggi  gedung tersebut? bagaimana cara mengukurnya? apakah harus memanjat ke puncak gedung kemudian menjatuhkan meteran untuk mengukur tingginya. 🙂

jawabanya tentu saja tidak, bisa sih dengan cara mengukur langsung dengan memanjat gedung tapi kan ” cape deh..  ” 🙂

cara mengukurnya bisa menggunakan teodholit yang menjadi alat ukur sudut saat ini dan digunakan untuk membangun proyek – proyek gedung tingkat tinggi maupun rendah, tapi kan kita cuma iseng saja pingin tahu tinggi gedungnya 🙂 , namanya juga iseng ya gak punya theodolit buat ngukur, apa harus  sewa atau beli theodolit nya kan mahal ya.. 🙂 , udah mahal nanti baru mendirikan pesawat theodolit sudah didatengin pak satpam tuh dikira mau ngerencanaain yang tidak – tidak buat gedung tersebut gimana 🙂

tinggi-gedung

Lalu bagaimana ?

Berikut ini sebuah cara sederhana untuk mengukur tinggi gedung hanya bermodal meteran, penggaris busur sudut, bolpoin  dan sedikit rumus matematika tentunya. bagaimana caranya ?

  • pertama kali kita berdiri disuatu tempat, dan mengukur jarak tempat kita berdiri dengan gedung tersebut. misalkan jaraknya 50 m.
  • berikutnya dengan menggunakan pengaris busur sudut kita mengarahkan sudut 0 derajat mendatar ke arah gedung dan dengan bantuan sebuah bolpoin meletakan ujungnya pada pusat sudut 0 derajat serta mengarahkan ujung bolpoin lainya ke puncak gedung. nah baca berapa sudut bol poin yang terbaca. misal kita baca 67 derajat.

mengukur-tinggi-gedung

  • nah dua angka sudah kita dapatkan, yaitu jarak 50 m kita notasikan saja “l” , dan sudut 67 derajat kita notasikan ” < ” . dari dua bilangan tersebut kita dapat menentukan tinggi gedung.
  • ingat rumus hubungan antara sudut segitiga dan panjang sisi segitiga

untuk sudut alva pada titik c

jika

a = sisi dekatan

b = sisi miring

c = sisi hadapan

maka rumus sudut segitiga

  • cos < = panjang sisi dekatan / panjang sisi miring
  • sin < =  panjang sisi hadapan / panjang sisi miring
  • tan < = panjang sisi hadapan / panjang sisi dekatan

sin-cos-tan-segitiga

nah untuk menghitung tinggi gedung berarti sebenarnya kita sedang mencari panjang garis c.

dari rumus matematika tersebut, kita dapat memakai rumus tan < = tinggi gedung / jarak kita berdiri ke gedung , mudah bukan.

jadi tinggi gedungnya berapa

kita tinggal hitung deh…

  • tan 67 = tinggi gedung / 50 m
  • tinggi gedung = tan 67  x  50 m
  • tinggi gedung = 2.3559  x 50 m
  • tinggi gedung = 117.79 m

nah kita sudah tahu kan kalau tinggi gedung tersebut = +/-   118 m. 🙂

begitu juga dengan mengukur tinggi obyek lainya seperti pohon, menara , atau berapa tinggi layangan kita terbang kalau perlu.. aneh – aneh saja , namanya juga iseng ngukur tinggi buat ngobatin rasa penasaran saja  🙂

32 Comments

  1. Rahmat Hidayat 2 July 2010
  2. kiuk 17 July 2010
  3. jugul 25 August 2010
  4. Dadan Darmawan 26 November 2010
  5. pilman 10 May 2011
  6. pilman 10 May 2011
  7. erwin 29 May 2011
  8. arsitek joos 29 June 2011
  9. adn 24 July 2011
  10. Irwan'O'On 13 January 2012
  11. Buff 13 January 2012
  12. KULI BANGUNAN 29 January 2012
  13. A.REHAN 10 February 2012
  14. Ni Sijampang 21 February 2012
  15. Triani 17 March 2012
  16. Gclx 8 April 2012
  17. esempe 18 April 2012
    • fk esempe 11 June 2012
    • salman 24 October 2015
  18. honi 12 June 2012
  19. mr 2 December 2012
  20. arrie 26 December 2013
  21. akbew 27 October 2014
  22. sarjana malu"in 30 November 2014
  23. yenny agustina 16 May 2015
  24. Jhosss 2 August 2015
  25. guide 30 April 2016
  26. ZuhdiABE.blogspot.com 8 November 2016
    • Ahadi 16 November 2016
  27. Irvan Noviantoro 11 November 2016
  28. afif raihan 16 January 2017
  29. Noval 26 January 2017

Leave a Reply