Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

teknik sipil Cara mengukur tanah untuk bangun rumah

Mengukur tanah adalah sebuah pekerjaan mudah, akan tetapi jika pelaksanaanya kurang hati-hati dapat menimbulkan kesalahan atau bahkan bisa jadi ribut sama tetangga :razz:. Sebelum membangun rumah kita mengukur tanah terlebih dahulu, hasil pengukuran tanah inilah yang nantinya digunakan untuk membuat ” Desain rumah Lengkap ” sekaligus mengurus surat izin mendirikan Bangunan rumah ( IMB ).

Data pengukuran tanah yang diperlukan untuk membuat IMB maupun gambar kerja rumah adalah:

  • Panjang dan lebar tanah
  • Luas tanah
  • Posisi tanah terhadap jalan raya dan bangunan disekitarnya agar posisi rumah nantinya tidak makan tanah tetangga :razz: .
  • Bentuk tanah
  • Tinggi permukaan tanah dari jalan raya atau muka air banjir setempat.

Peralatan yang dapat digunakan untuk mengukur tanah antara lain:

  • Roll Meter
  • Water pass
  • Benang Ukur
  • Pengukur Sudut
  • Teodholit
  • Kalkulator.

Cara mengukur tanah untuk membangun rumah adalah:\r\n

  • Membersihkan lahan dari rintangan yang akan menghalangi pengukuran, tapi kalau rintanganya besar ya jangan diangkat gak kuat kali :razz:, untuk mengatasinya dapat digunakan rumus pengukuran tanah dengan membuat garis pinjaman dilahan tanah kosong.
  • Mengukur panjang dan lebar tanah dengan roll meter atau theodolit.
  • Mengukur sudut tanah dengan dengan theodolit maupun pengukur sudut sederhana.
  • Mengukur Lebar jalan Raya.
  • Mengukur bangunan yang ada di sekitar lahan tanah rencana pembangunan rumah.
  • Membuat gambar sketsa hasil pengukuran tanah secara tepat, dan jika dimungkinkan mengukur kembali untuk mengecek keakuratan.

Misalkan dalam seri desain Rumah lengkap type mars ini kita mendapatkan tanah dengan ukuran 5 m x 12 m yang berada pada lokasi sempit terjepit pada bangunan lain dengan sketsa gambar pengukuran tanah sebagai berikut:

nah dari gambar lokasi tanah tersebut pada tulisan selanjutnya kita akan mencoba membuat gambar denah rumah.\r\n

Seri 3 Artikel desain rumah lengkap type mars

Cara mengukur tanah untuk bangun rumah

ilmu sipil
  1. Cara membuat nuklir sederhana
  2. Hubungan ilmu teknik sipil dan ilmu agama
  3. Contoh tata tertib acara wisuda sarjana dan pascasarjana
  4. Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil?
  5. web forum teknik sipil
  6. kurikulum teknik sipil
  7. Cara menghitung BPHTB bea perolehan hak atas tanah dan atau bangunan
  8. Arsitek VS Teknik Sipil – Antara imajinasi dan hitungan
  9. Teknik Sipil UI
  10. contoh ijazah S1 teknik sipil
  11. Cara agar sarjana teknik sipil bisa hidup bahagia
  12. ilmu teknik informatika untuk teknik sipil
  13. lowongan kerja teknik sipil terbaru
  14. Teknologi ilmu teknik sipil dalam alquran
  15. Teknik sipil warga sipil atau pegawai sipil
  16. perubahan energi menjadi benda
  17. judul skripsi teknik sipil
  18. Cara menghitung PBB pajak bumi dan bangunan
  19. pelajaran pada jurusan teknik sipil

10 Komentar

  • raja says:

    terima kasih atas infonya….

  • youngie says:

    Do you have copy writer for so good articles? If so please give me contacts, because this really rocks! :)

    • ahadi says:

      @youngie, no, I made an article of his own thoughts, and the reference of civil engineering in Indonesia, and if there are good articles from other parties could I published in ilmusipil.com by writing source :-) thank you

  • HoXsRuL says:

    It is useful to try everything in practice anyway and I like that here it’s always possible to find something new. :)

  • israwan says:

    woi ada yang tau tdk berapa ukuran perbandingan air,semen,pasir,krikil untuk mutu k 150,200,250,300 dan seterusnya.

  • sfuel says:

    ane mau nyak ne,, ada bisa share gak cara perhitungan x,y untuk cuting file,,
    thank,

  • AANG says:

    YANG ANE TAU KALU k-150 SETIMBANG DENGAN CAMPURAN 1:2:3

  • […] Cara Mengukur tanah untuk bangun rumah […]

  • yoyok says:

    nice yang bagus dan sangat membuka wawasan

  • Julius says:

    Terimah kasih atas penjelasannya Sungguh memberikan wawasan :)

Komentari

*
*