Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

Cara menghitung PBB pajak bumi dan bangunan

Cara menghitung PBB pajak bumi dan bangunan merupakan hal penting bagi semua warga negara indonesia terutama yang memilki tanah atau bangunan karena setiap tahun akan berurusan dengan penyelesaian pembayaran pajak, bagaimana jika belum punya ilmu tentang ini sehingga tidak bisa menghitungnya? apakah hanya pasrah saja kepada pemerintah dengan membayar sesuai dengan perhitungan departemen pajak! bagaimana jika ternyata hasil perhitungan tersebut tidak cocok dengan kondisi yang ada misalnya perbedaan data luas tanah dan bangunan. bagi yang jumlah pembayaran PBB kecil dan kebetulan sedang dalam kondisi ekonomi baik mungkin tidak jadi masalah karena tinggal membayar maka selesai sudah urusan perpajakan ini. permasalahanya adalah ketika bangunan yang dimiliki besar sehingga harus membayar PBB dalam jumlah banyak maka akan sangat bagus jika mengetahui dasar-dasar perhitungan pajak PBB, dan disini kita akan mencoba menguraikanya secara sederhana.

 

Rumus PBB = 0,5% xtarif tetap, nilai ini berdasarkan undang-undang n0.12 tahun 1994.

Keterangan singkatan yang digunakan dalam perhitungan PBB.

  • PBB = Pajak bumi dan bangunan.
  • NJOP = Nilai jual objek pajak.
  • NJKP = Nilai jual kena pajak.
  • NJOTKP = Nilai jual objek tidak kena pajak.

Data-data diatas didapat dari peraturan pemerintah daerah atau bisa meminta informasi di kantor pelayanan pajak (KPP) pada daerah dimana bangunan berdiri. disini kita akan mencoba membuat contoh sederhana untuk menggambarkan proses menghitung pajak PBB.

Contoh : Kita berandai-andai saja misalnya Ilmusipil.com mempunyai rumah 2 lantai ukuran bangunan 10m x 20m, rumah tersebut dibangun pada sebidang tanah ukuran 10m x 30m, Berapa jumlah pajak PBB yang harus dibayar setiap tahun? mari kita coba hitung disini.

  • Luas bangunan lt1 + lt2 = (10m x 20m) + (10m x 20m) = 400 m2.
  • Luas tanah 10m x 30m = 300 m2.
  • NJOP tanah = 300m2 x Rp.1.000.000,00 = Rp.300.000.000,00
  • NJOP bangunan = 400m2 x Rp.3.000.000,00 = Rp.1.200.000.000,00
  • NJOP tanah dan bangunan = Rp.1.500.000.000,00
  • NJOPTKP = Rp.12.000.000,00
  • NJOP untuk perhitungan PBB = NJOP tanah dan bangunan – NJOPTKP = Rp.1.488.000.000,00
  • NJKP = 20% x NJOP untuk perhitungan PBB = Rp.297.600.000,00
  • PBB = 0,5% x NJKP = Rp.1.488.000,00

Jadi besarnya pajak bumi dan bangunan yang harus dibayar setiap tahun adalah Rp.1.488.000,00. sebagai warga negara atau istilah lainya wajib pajak kita mempunyai hak dalam hal PBB ini sehingga dapat digunakan apabila diperlukan, berikut ini beberapa hak wajib pajak PBB

  1. Mengajukan keberatan atas PBB
  2. Mengajukan banding apabila keberatan tidak diterima.
  3. Mengusulkan pengurangan jumlah pembayaran PBB.
  4. Melakukan Pembetulan Surat ketetapan pajak (SKP) PBB.

Demikian contoh sederhana cara menghitung PBB semoga bermanfaat :-)

  1. Sifat fisik dan mekanis baja bahan bangunan
  2. Gelar ST adalah sarjana teknik
  3. Contoh tata tertib acara wisuda sarjana dan pascasarjana
  4. download skripsi teknik sipil gratis
  5. ketentuan perencanaan bangunan yang baik
  6. pelajaran pada jurusan teknik sipil
  7. judul skripsi teknik sipil
  8. Aplikasi facebook forum teknik sipil
  9. Membuat Forum teknik sipil dan arsitektur
  10. Tentang Ahadi admin ilmusipil.com
  11. Lulusan SMA IPS tidak boleh kuliah Teknik Sipil
  12. Kuliah teknik sipil lulus mau jadi apa
  13. Cara mengukur tanah untuk bangun rumah
  14. pilih teknik sipil atau arsitektur
  15. Pendidikan ir soekarno jurusan teknik sipil
  16. lowongan kerja teknik sipil terbaru
  17. Kenapa kalian ambil jurusan Teknik Sipil?
  18. Praktek kerja teknik sipil
  19. contoh ijazah S1 teknik sipil

12 Responses to “Cara menghitung PBB pajak bumi dan bangunan”

  1. Denny says:

    lha njotkp tu ngitungnya gimana bro?

    1. ilmusipil.com says:

      NJOTKP=Nilai jual objek tidak kena pajak nilainya itu berdasarkan peraturan daerah setempat bro, nilainya bervariasi, peraturan sekarang maksimal 12juta, gitu bro :-)

      1. ayom ridwan says:

        klo pingin tahu njotkp daerah marga asih kab. bandung berapa?, atau klo bisa keluarin tabel harga untuk daerah marggaasih, thank’s bro

  2. wahyu says:

    Sangat membantu sekali yg awam tentang pajak…,thanks bro infonya…,ditunggu info2 selanjutnya

  3. Heru Priyadi says:

    Mau tanya U/PBB daerah Perum Palur UNS IV. Solo, PBB nunggak 5 th = 3,5 jt. Blom bisa bayar kok sertifikat di tahan. Sy harus mengadu kemana ? LBH daerah Solo, alamatx mn ? Trus kok terlalu besar pajakx, tlong diperhitungkan dgn jujur. Luas tanah 200 m3′ trimakasih.

  4. Nhuna says:

    Pajak bkin pusing amt she ngitungnya ad cra yg lebh cepat g?

  5. Dian says:

    Sebetulnya, cara hitung luas bangunan yg dipakai oleh pemerintah itu bagaimana sih? Apakah semua permukaan yg mendapat perkerasan harus dihitung (seperti teras, area jemur, kolam di dalam rumah)? Sebagai catatan, bangunan yang saya tanyakan adalah berupa rumah tinggal satu lantai.
    Terima kasih.

  6. kurang ngerti aq?

    tolong bagi2 ilmunya napa?

  7. Fitri Andriana says:

    gak bisa di copy neh.

  8. ageng sudarso hatmok says:

    kok itu di kali 20% bukannya kalo lebih dari 1M dikali 40% ya mas?

    ……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

  9. ros says:

    Bukannya NJKP untuk nilai DPP NJOP diatas 1 milyar itu 40% ya? kok itu 20%?
    Berdasarkan Buku Perpajakan Edisi Revisi 2011 karya Prof. Dr. Mardiasmo.

  10. Sholekh nur fahmi says:

    Trmh kasih info_nya. Untuk memenuhi persyaratan k0mentar minimal 99 karakter, saya harus menambah nya dengan kata kata ini.

Leave a Reply