cara menghitung momen RA RB

Momen RA dan RB kita perlukan untuk merencanakan dimensi struktur balok, pada artikel kali ini kita akan mencoba memaparkan bagaimana cara menghitung momen RA dan RB pada sebuah struktur balok sederhana, balok seperti ini dapat ditemukan pada konstruksi ring balok rumah, atau balok lantai rumah.

sebelumnya kita mengenal jenis-jenis tumpuan pada struktur yaitu

  • tumpuan sendi
  • tumpuan roll
  • tumpuan jepit

momen rav dan rab yang akan kita hitung kali ini adalah pada struktur balok sederhana dengan bentang 5m, tumpuan sendi dan rool dengan gambar sebagai berikut:

momen ra rb

P adalah beban yang bekerja pada bentang balok AB yang dapat kita hitung besarnya dengan cara menjumlahkan total berat struktur diatasnya jika merupakan beban mati atau beban hidup

  • beban mati adalah beban tetap struktur yang harus dipikul oleh balok AB (pada contoh ini tidak ada atau sama dengan 0 )
  • beban hidup adalah beban sementara yang terjadi pada struktur misal akibat beban pekerja, beban kendaraan yang melintas dll, pada contoh struktur ini di misalkan sebesar 2 ton.

pada gambar diatas besarnya RA dapat dihitung dengan cara menganggap  ∑B=0, kita bayangkan sebuah lingkaran dengan titik pusat di B dengan gaya pada titik-titik yang akan kita tinjau memutari B, gaya yang searah jarum jam bernilai positif (+)  sedangkan gaya yang berlawanan arah jarum jam bernilai negatif (-)

∑B=0

RA.5m-P.3m = 0

5RA-2ton.3m = 0

5mRA-6t.m = 0

RA = 6t.m/5m

RA = 1,2 t

jadi besarnya momen di RA adalah sebesar 1,2 ton, berikutnya kita menghitung besarnya momen di A=0

∑A=0

-RB.5m+P.2m = 0

-5RB+2ton.2m = 0

-5mRB+4t.m = 0

RB = -4t.m/-5m

RB = 0,8 t

jadi besarnya momen RB sebesar 0,8 ton, untuk mengetahui apakah perhitumgan momen kita sudah benar atau belum maka kita melakukan kontrol perhitungan dengan cara mengontrol gaya aksi = reaksi

RA + RB = P

1,2ton + 0,8 ton = 2 ton

2 ton = 2 ton

dari kontrol tersebut ruas kiri sama dengan ruas kanan yang berarti hitungan kita benar, dan dapat disimpulkan bahwa gaya P pada struktur balok tersebut disalurkan pada RA sebesar 1,2 ton dan RB sebesar 0,8 ton begitulah kurang lebihnya cara menghitung momen RA dan RB jika ada koreksi atau tambahan bisa dimasukan dibawah 🙂

43 Comments

  1. Senopati 22 February 2011
  2. taufik 26 February 2011
    • Ibnu Eratus Osric 14 October 2012
    • greg 21 October 2012
    • supadli 2 November 2012
  3. ilmusipil.com 26 February 2011
  4. marthon giawa 7 May 2011
  5. amelia 18 May 2011
  6. uchiha doix jrs 15 July 2011
  7. muhammad fahmi 11 September 2011
  8. Samboro 15 September 2011
  9. Muhammad Aswad 27 September 2011
  10. ReLin Sangpemimpiindah 27 September 2011
  11. ReLin Sangpemimpiindah 27 September 2011
  12. smaradhana 24 November 2011
    • Fery 4 June 2012
  13. muhammad zakir 30 January 2012
  14. idham 9 April 2012
  15. Swi Chia 20 April 2012
  16. Fery 4 June 2012
  17. hary 10 July 2012
  18. wahyu 2 October 2012
  19. Ari 24 October 2012
  20. sudarwati 27 October 2012
  21. fawzul 7 November 2012
  22. vick 22 November 2012
  23. ch3nzu 30 November 2012
  24. wke_sa 23 April 2013
    • Muhammad Yusuf 9 May 2016
  25. Mahasiwa Buodoh 7 June 2013
    • rila-x 12 December 2013
  26. laluseptian 25 June 2013
  27. rila-x 12 December 2013
  28. kristian 4 March 2014
  29. Rendi Fahreza 22 September 2014
  30. bayee 11 October 2014
  31. araynare 9 June 2015
  32. jeje 6 April 2016
  33. Fiqry 23 June 2016
  34. IPK 27 October 2016
  35. dodo 8 December 2016

Leave a Reply