Cara menghitung lama waktu sewa pompa cor beton

Melaksanakan pekerjaan pengecoran beton bisa menggunakan alat bantu pompa agar penyelesainya bisa lebih cepat daripada memakai sistem manual dengan cara diaduk lalu diangkut memakai ember memakai tenaga kerja sampai ke lokadi bekisting cor beton, apalagi untuk proyek gedung  yang volumenya besar serta jarang angkutnya jauh. namun perlu metode serta perhitungan yang tepat agar biaya bisa dihemat. nah.. kali ini kita coba uraikan tentang cara menghitung lama waktu sewa pompa cor beton atau concrete pump sesuai dengan lama perkiraan pengecoran.

Concrete pump adalah alat berupa mesin dan pipa besi, mesinya berfungsi untuk memompa adukan beton yang dituangkan dari truck mixer, adukan tersebut kemudian melewati pipa besi sehingga sampailah ke lokasi pengecoran, selanjutnya para tukang bangunan tinggal meratakan dan memadatkan adukan tersebut sehingga terbentuklah konstruksi beton bertulang dengan kualitas seperti apa yang sudah direncanakan. concrete pump juga bisa dipakai untuk pengecoran dak beton rumah lantai 2, 3 dan seterusnya. penggunaanya akan menghemat jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. namun perlu diperhitungkan lama masa sewanya secara cermat agar tidak menimbulkan pemborosan. mengingat rata-rata harga sewa truck pompa beton itu berkisar +/-Rp.2.500.000,- per hari, ya.. merupakan jumlah yang tidak sedikit untuk ukuran proyek rumah tinggal, jangan sampai kejadian sewa 2 hari ternyata pengecoranya cuma selesai dalam sehari saja.

Contoh perhitungan lama pengecoran beton / waktu sewa pompa

pompa cor beton

pompa cor beton

  • Volume beton = 3000 m3.
  • Jumlah pompa = 3 bh.
  • Kapasitas produksi pompa beton = 20 m3/jam.
  • Kapasitas produksi cor beton = 3bh x 20m3/jam = 60m3/jam.
  • Lama pelaksanaan cor beton atau lama sewa pompa = 3000 m3 : 60m3/jam = 50 jam = 2,0833 hari dibulatkan menjadi 3 hari.
  • Jadi waktu sewa pompa beton yang dibutuhkan adalah 3 hari sesuai perkiraan lama pengecoran.

 

Dengan menyewa pompa sesuai dengan kebutuhan waktu penggunaan maka bisa terhindar dari resiko alat menganggur tapi masih harus membayar uang sewa. terbebas juga dari resiko pompa sudah diambil duluan oleh yang punya akibat waktu kontrak sewa alat sudah habis, terpaksa diambil karena sudah terlanjur teken kontrak dengan  pihak lain bahwa pompa akan digunakan untuk proyek lainya.

Leave a Reply