Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

Cara menghitung kebutuhan keramik

Menghitung kebutuhan keramik cukup mudah, tetapi jika cara menghitugnya tidak benar tentunya dapat berakibat pada biaya pekerjaan lantai yang membengkak, waktu penyelesaian pekerjaan lantai mundur, atau bahkan yang lebih parah warna keramik lantai tidak seragam.

Mengapa kesalahan menghitung kebutuhan keramik dapat menyebabkan biaya pekerjaan membengkak ?

jika dalam menghitung pekerjaan keramik melebihi kebutuhan hal ini tentunya dapat menyebabkan biaya pembelian keramik lebih besar. dan jika dalam menghitung keramik kurang dari kebutuhan juga dapat memperbesar biaya pekerjaan karena adanya biaya transportasi untuk pembelian sisa kekurangan keramik.


Mengapa kesalahan menghitung keramik dapat memperlambat waktu penyelesaian pekerjaan ?

Sisa keramik akan menyebabkan tambahan waktu untuk memindahkan keramik tersebut, dan jika dalam menghitung keramik ternyata kurang, maka dibutuhkan tambahan waktu untuk membeli keramik baru yang belum tentu masih ada dipasaran.

Mengapa kesalahan menghitung keramik dapat membuat warna lantai tidak seragam ?

Untuk keramik jenis tertentu, jika Proses pembakaran keramik dalam waktu yang berbeda akan menyebabkan perbedaan warna keramik, nah jika dalam menghitung kurang, maka sebuah teka teki baru harus dipecahkan, yaitu mencari keramik dengan warna dan pola sejenis, atau memilih sebuah pilihan membongkar pasangan keramik satu ruangan yang telah dipasang untuk kemudian mengganti dengan yang baru dengan warna yang sama, parah bukan. :-)

Cara menghitung keramik cukup sederhana yaitu dengan menghitung luas ruangan.

  • misalkan sebuah kamar ukuran panjang 4 m dan lebar 4m
  • maka kebutuhan keramiknya = 4 m x 4m = 16 m persegi
  • karena dipasaran 1 dus keramik = 1 m persegi maka kebutuhan keramiknya adalah 16 dus keramik.

nah.. setelah menghitung keramik seperti itu langsung saja pergi ke toko untuk belanja keramik, pasti kurang atau lebih dah… :-)

hal – hal yang  perlu diperhatikan , jika ingin menghitung keramik secara tepat.

  • memperkirakan jumlah keramik pecah dalam proses pelaksanaan kemudian menambahkanya dengan volume bersih.
  • menghitung jumlah keramik potongan pada pojok ruangan, apakah sisa potongan masih dapat digunakan lagi atau tidak.
  • dan yang ketiga agak aneh yaitu memperkirakan jumlah keramik yang akan diminta orang lain, atau jumlah keramik hilang. :-)

nah… yang punya trik dan tips lainya dalam menghitung kebutuhan keramik silahkan dimasukan melalui kolom dibawah. :-)

  1. ilmusipil.com Membuat desain dapur bersih minimalis
  2. ilmusipil.com Desain Ruang kerja
  3. ilmusipil.com Analisa harga dan bahan pekerjaan plafond
  4. ilmusipil.com Pekerjaan dinding keramik
  5. ilmusipil.com mengenal bagian ruang rumah
  6. ilmusipil.com Berbagai Motif Keramik Untuk gambar 3 dimensi

63 Comments

Add a Comment
  1. Menghitung keramik tidak bisa seperti itu saja, karena untuk keramik 300 mm x 300 mm misalnya, 1 dus berisi 11 pcs keramik sehingga luas bidang yang dituup hanya 0,99 m2, berlaku untuk keramik yang tidak bisa memenuhi persis untuk 1 m2, untuk luasan kecil loss, tidak terasa, tetapi untuk luasan yang besar….tinggal kalikan saja

  2. mengatasi kendala pemasangan keramik berskala besar
    jika jumlah keramik yang kita butuhkan tidak mencukupi , sehingga warna menjadi tidak sama
    langkah yang harus kita lakukan
    1 . hitung jumlah keramik
    2 . pisahkan warna keramik
    3 . membuat kombinasi perbedaan warna keramik
    4 . mendisain pemasangan keramik sehingga perbedaan warna keramik menjadi lebih menarik.
    5 . bentuk pola pola
    demikian sedikit cara untuk mengatasi kendala pemasangan keramik jika kita tidak bisa mendapatkan keramik yang sama warnanya. selamat mencoba

  3. Menghitung keramik yang paling akurat adalah, dengan cara mengukur secara aktual bahan/material keramik yang akan kita pasang di tambah ukuran naat, karena beberapa material keramik tidak sesuai dengan ukuran, bahkan dalam satu jenis/type.
    contoh: keramik 300×300 aktualnya bisa 298×298, bisa juga 301×301 begitu juga dgn ukuran2 yg lain. ini penting untuk mengurangi waste pada penggunaan keramik las2an ( keramik yang dipotong). untuk pemasangan yang lebih bagus mengingat dalam satu type keramik ada yg berbeda2 ukuran maka bisa dibuat alat sortir keramik dijamin hasilnya pasti memuaskan.

  4. Keramik 40 cm x 40 cm dalam satu dus berisi 6 lembar yang luasnya sekitar 0,96 m2. Tentunya harus dihitung dengan perkalian 1/0,96.
    Dari pabrik sudah ditentukan nut atau gap antara keramik, bilamana kita pasang nut kurang dari ketentuan pabrik maka harus ditamabahkan juga dalam perhitungan.

  5. agar gak buang banyak keramik apapun ukuranya,lihat gambar kerja/shop drawingnya ,hitung secara 1/1 yg utuh n potongan yg ada….krn u minimalis biaya& mutu

    1. itu yg relistis…. tak akan meleset, tapi jgn lupa diperhitungkan keramik yg pecah dan keramik yang akan dikomplain oleh owner untuk keramik yang mahal krn ada owner yg tdk mau terima pasangan keramik yg tdk rata dan keramiknya tergores

  6. menghitung keramik itu yg simpel2 aj gk ush terlalu rumit….
    yang penting kita harus tau dulu brapa luas ruangan yg mw kita keramik.
    baru nanti hitung PxL suatu ruangan,baru di x dgn ukran keramik yg anda mau…
    setiap 1 dus keramik itu gak selalu 1m2?jadi jgn brpatokan dgn itu..tkhs.

    1. @sandy, jadi cara htitngnya bagaimana jelaskan secara terinci biar lebih jelas penjelasan. kadang orang juga masih bingung ??

      1. @ardi, misalkan kita akan memasak keramik pada ruangan dengan ukuran 3 m x3 m maka luasanya adalah 3×3=9 m persegi. jika kita memakai keramik ukuran 40cmx40cm maka luas 1 keramik adalah 0.4×0.4=0.16 , jadi kebutuhan keramiknya adalah luas ruangan : luas 1 keramik, 9:0.16 = 56.25 buah keramik dibulatkan 57 bh keramik. nah jika 1 dus keramik 40×40 berisi 6 bh maka keramik yang kita butuhkan adalah 57:6=9.5 dibulatkan 10 dus keramik. :-)

        1. kalau itukan ukurannya ruangannya sudah kotak,kalau yang tidak simetris dan luasaannya lebih akan kekurangan kramik dong boss

  7. Bagaimana mengenai biaya semen dan pasir yg digunakan pak?
    Mohon info nya.=)
    Terima kasih

  8. @Dody… Om, penggunaan ruangan yang tidak besar [kecil/sedang] benar menggunakan ukuran 300X300, tetapi Kalau ruangan yang akan dipasang keramik lebih besar/Luas, mungkin tidak menggunakan ukuran kecil. tetapi di sesuaikan dengan besaran ruangan. bisa ukuran 600×600. begitu selanjutnya.

    untuk perhitungan secara lapangan, benar istilah yang digunakan oleh Threadstarter, sistem nya dihitung m2/dus.

  9. 1. Hitung Seluruh/Total Luasan yg akan di pasangi keramik..
    2. Pisahkan jenis2/model keramik yg akan d gunakan ( buatlah segmentasinya ). Contoh : Rmh yg memiliki 2 lantai : a. Pada Lantai 1, ada 3 jenis keramik yg akan di gunakan, maka hitunglah jumlah luasan masing2 dr jenis keramik tsb. b. Pada Lantai 2, ada 2 jenis keramik yg akan digunakan maka hitunglah jumlah luasan masing2 dr jenis keramik tsb. c. Jumlahkan seluruh keramik yg akan d gunakan pada lantai 1 dan lantai 2.
    3. Cocokkan dgn Hasil Hitungan pada (no. 1) dan (no.2)… Klo benar maka hasilnya = 0.
    4. Tambahkan beberapa keramik dr setiap jenisnya, krn kemungkinan ada yg pecah/rusak… Jgn tlalu byk krn nantinya bs over dan membuat anda rugi..

  10. @jimi Hendrik,
    Mas,trus gmn menghitung margin error pemasangan keramik??maksudnya untuk keramik yang pecah/rusak??

    Thanx..

    1. ini sih pengalaman saya aj ya perhitungan mudahnya,luasan/jumlah keramik x 20% itu sudah perhitungan aman tuk pekerjaan

  11. pa,gimana caranya menghitung kaso /m3…

    = cara menghitung kayu kaso per m3 adalah lebar penampang kayu x tinggi penampang kayu x panjang batang kayu yang dibutuhkan

    1. untuk Kaso 4/6 x 4 mtr 1 m3 = 104 batang
      dengan uraian sebagai berikut : 4/6 = tebal 4 cm dan lebar Kaso 6 cm dan panjang 4 mtr = 400 cm / batang.Jadi untuk volume 1 batang kaso ukuran 4/6 x 4 mtr adalah 0.0096 m3 = 9.600 cm3-sedangakan 1 m3 = 1.000.000 cm3 jadi 1m3=1.000.000 /9.600 = 104.17 dibulatkan menjadi 104 batang Kaso ukuran 4/6 x 4 mtr.
      Untuk Rumus menghitung Volume Balok adalah V = Panjang(P) x Lebar(L) x Tinggi(T).
      Demikian informasi dari saya semoga berguna untuk bapak di saat membeli bahan/material Kayu terutama Balok/Kaso

      Salam POSITIVE THINKING

  12. 20mx8m = 160 m persegi , jika 1 dus keramik ukuran 60 cm x 60 cm berisi 1 meter persegi, maka jumlah kebutuhan keramik +/- 160 dus

  13. Mau tanya, Kalau udah tahu luasan, dan jumlah kebutuhan keramik, ditambah berapa % ? untuk supaya keramik tdk over

  14. Kalau saya, karena tiap ruang itu tidak mesti dipasang dengan keramik utuh kadang kan ada potongan, maka untuk mengantisipasi saya tambahkan 5% jadi umpama ruangan keperluanya 5 m2 , teras saya tambah 5% menjadi 5,25 m2 jadi belinya ya 6 m2

  15. bila sudah ketmu volumenya maka untuk mmbeli bahannya ditambah 10 % dari volume yg ada…tks

  16. lagi cari2 keramik malah nemu artikel ini bagus2 sangat membantu bagi saya yg mau beli keramik

  17. hmmm…mngkn klo per ruang bsa pas dngn tmbhan 5-10%..klo nymbung lam arti 2 ruang ukurn brbeda,da dmpak las2an/ptongan yg 1 krmik yg ssa’a k buang..(praktek)

  18. Artikel ini sangat membantu saya.. Mohon dibantu menghitungkan kebutuhan keramik kalo rumah ukuran 6,5m x 10m, pakai keramik ukuran 30×30..

  19. @ir ma
    untuk rumah ukuran 6,5 x 10 = 65 m2, keramik ukuran 0,3 x 0,3 = 0,09 m2
    kebutuhan keramik = 65 / 0,09 = 722,22 keramik (bulatkan 723 keramik)
    1 dus keramik 30×30 isinya 11 lembar
    723 / 11 = 65,7 dus (bulatkan 66 dus)

  20. saya bingung pendapat AHADI dengan ILMU SIPIL. misal bangunan ukuran 3m x 3m = 9 meter persegi. pendapat ILMU SIPIL 1 dus keramik = 1 meter persegi jd keramik yg diperlukan = 9 dus kermik kalau ukuran keramiknya 40cm x 40cm maka perhitungan AHADI dengan ILMU SIPIL sama. tapi kalau memakai keramik ukuran 30cm x 30cm, maka perhitungan keduanyan berbeda……….tolong beri penjelasannya

  21. Untuk pengecoran plat lantai 2 saya menggunakan Support Stager kayu bulat saya ingin menanyakan perhitingan beban. Dan jarak kayu untuk mampu menahan coran tersebut

    Trims

  22. jk rumah luas total 100 m. memakai kramik 40 cm membutuhkan berapa dus ya……. tlg di bantu.

    1. om salim ,
      luas 100 m itu pakai keramik 40×40 semuanya? apa semua lantai keramik nya sama?

  23. panjang (x) 10m lebar (y) 15 m, luas 150 m2, hitungan kasar ya 150 dus ( 1 dus = 1 m2)
    tp saya lebih suka hitung keramik dengan satuan pcs.
    Karena byk buangan2 potongan keramik yg tidak bisa dipakai lagi.

  24. mau tanya ruangan berukuran 6m x 6m,akan dipasangi keramik dgn ukuran 30cm x 30cm,kira2 berapa jumlah keramik yg dibutuhkan,mhon penjelasannya

  25. Mau tanya rumah saya berukuran panjang 12 m lebar 9 m.akan di pasang keramik 40cm x 40cm kira berapa jumlah keramik yang di butuhkan
    kalau memakai 30cm x 30cm berapa, mohon penjelasanya,terima kasih

    1. Kalau keramik 40 x 40 itu per dusnya isi 6 –> 1 m persegi=10.000 cm persegi
      Jadi jumlah keramik tiap dus 10.000/1.600=6.25 (dibulatkan menjadi 6)
      Luas rumah mbak = 12m x 9m = 108 m persegi
      Total keramik yg dibutuhkan = 108/0.96=112.5 (dibulatkan menjadi 113)
      0.96 itu berasal dari 6 x 40 x 40 = 9.600 cm persegi = 0.96 m persegi

      Kalau keramik 30 x 30 itu per dusnya isi 11 –> 1 m persegi=10.000 cm persegi
      Jadi jumlah keramik tiap dus 10.000/900=11.11 (dibulatkan menjadi 11)
      Luas rumah mbak = 12 m x 9 m = 108 m persegi
      Total keramik yg dibutuhkan = 108/0.99=109.09 (dibulatkan menjadi 110)
      0.99 itu berasal dari 11 x 30 x 30 = 9.900 cm persegi = 0.99 m persegi

      Semoga bermanfaat :)

  26. kalo dihitung murah mana biaya plester dinding lenkap dengan plamir dan pengecatannya dengan dinding tanpa plester langsung di keramik, mohon dibantu jawaban ya ? mksh.

  27. Asslkum,wrwb.mau ty nich kira2 berapa dus yach tegel keramik ukuran 40*40 di gunakan untuk ruangan panjang 6 m n lebar 4 m?

  28. Sebaiknya menghitung keramik dari gambar kerja, karena akan ketahuan jumlahnya lebih detail. apalgi kalo menggunakan dinding keramik 25×40 dan sesuaikan tinggi plafonnya juga

  29. Assalamualaikum.
    Numpang ikan teman2. Kalau ada rekan yang belum memiliki gelar sarjana S-1 teknik sipil atau arsitektur. bisa mengikuti program sertifikasi sarjana s-1 dengan biaya terjangkau. program ini sangat membantu teman2 yg sibuk dengan pekerjaan tapi blm punya gelar sarjana. terimakasih.
    (0856 590 55 848).

  30. Terima masih Web ini dan semua yg sdh bagi ilmunya bantuan kmi yg awam, spy semua
    Sdr Sdri sukses. Informasi penjelasan Sdri Mayang singkat padat rinci penjelasannya mudah dimengerti, cocok ilmunya praktek dan buat tulisan atau buku panduan. Utk semua pandai Tapi ada yg dpt menjelaskan rinci ada yg efisien hasil kerjanya Tapi kurang dpt menulis rinci. Sukses ya semua dpt banyak proyek.

  31. siang pak..saya minta tolong cara menghitung volume pas.dinding keramik untuk sebuah ruangan..maklum msih amatir,diberi contohnya ya pak.thank

  32. Dengan memperhitungkan kemungkinan pecah, potongan tersisa, dan kemungkinan diambil orang, bisa menjadi dianggap MARK UP ANGGARAN lho………..?

  33. Selamat siang min, saya mau tanya bagaimana sih cara penghitungan volume keramik yang benar?
    Saya telah mengerjakan bangunan pemerintah dan telah selesai pada akhir 2012 yang lalu, tpi tiba" ada NHP dari Inspektorat kalau saya disuruh mengembalikan selisih volume keramik yang ada diRAB dan dilapangan….
    setelah sy teliti ternyata Tim pemeriksa menghitung volume keramik dari voleme keramik yang terpasang saja, sementara saya dan konsultan menghitung volume keramik dari as bangunan…
    yang mana yang benar, apakah volume keramik itu dihitung yang terpasang saja atau dihitung dari as bangunan?
    analisa keramik menggunakan koefisien 1 m2 keramik untuk 1 m2….

    1. saya jg pernah punya pengalaman berurusan dengan BPKP, masalah nya sama, mereka menghitung aktual terpasang bukan dari as bangunan, kalau dari alasan mereka, untuk waste & lain-lain sdh diperhitungkan dalam analisa harga satuan, jadi cukup menghitung aktual terpasang. kalau dari cerita anda, tentu saja salah, bila memasukan koef. 1m2 keramik untuk 1 m2 luas bangunan, anda harus memperhitungkan faktor waste dll, jd bs saja koef. tsb menjadi 1,2 -1,5 tergantung tingkat kesulitan bangunan tsb

      salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ilmusipil.com © 2009 - 2014 IlmuSipil.com