cara menghitung kebutuhan atap genteng

menghitung kebutuhan genteng untuk membangun sebuah rumah biasanya dihitung per meter persegi, dalam menghitung kita hanya mencari luas atap genteng tersebut, baik menggunakan cara menual dengan menghitung dengan jari tangan , pencet – pencet kalkulator maupun dengan bantuan software autocad. 🙂

dalam menghitung kebutuhan genteng secara manual, saat melihat gambar atau membayangkan bentuk atap , biasanya terdapat
kesulitan yang ditemui pada saat menghitung luas atap, justru terletak pada penentuan lebar atap.

kenapa kesulitan terletak pada penentuan lebar atap? sebelumnya kita lihat sebuah gambar atap yang akan kita hitung salah satu luas sisinya:

menghitung atap rumah

menghitung atap rumah

dari gambar atap tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa perhitungan luas atap nantinya menggunakan beberapa rumus matematika yaitu:

  • segitiga = ( alas x tinggi ) / 2
  • Jajaran genjang = panjang x lebar
  • trapesium= ( jumlah sisi sejajar /2 ) x tinggi
  • persegi = panjang x lebar ( pada gambar diatas tidak ada )

nah… dari rumus matematika tersebut kita memerlukan beberapa ukuran panjang atau lebar yang belum tentu tertera pada gambar, contohnya pada garis A pada gambar diatas.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui lebar atap yang tidak tertulis dalam nota gambar. ada beberapa cara

1. sosial enginering yaitu dengan menanyakan ukuranya kepada yang bikin gambar, nah bagaimana kalau yang bikin gambar tidak mungkin untuk kita temui, kita coba cara lainya:

2. dengan menggambar sketsa ulang atap tersebut dengan skala yang benar, sehingga diketahui berapa ukuran lebar atap, hal ini tentunya membutuhkan pengetahuan teknik menggambar, bagaimana jika tidak bisa. tenang saja banyak jalan menuju rumah pacar, eh.. 🙂 cara menghitungnya…

3. kita gunakan rumus sinus , cosinus, tangen

misalnya kita akan menghitung bidang (B) pada gambar atap diatas yang berbentuK jajaran genjang dengan panjang yang sudah diketahui yaitu 2 m , dan lebarnya yang perlu kita cari

panjang A berapa ?
Kita lihat dahulu bentuk segitiga yang mempengaruhi garis A tersebut

panjang garis atap ? adalah
cos 45 derajat = 3 m / garis atap yang dicari
garis atap yang dicari = 3 m / cos 45 derajat
garis atap yang dicari = 3 m / 0,70711
garis atap yang dicari = 4,243 m

berikutnya kita bayangkan segitiga lagi untuk menghitung garis A

Karena kita gak mengetahui sudutnya maka kita gunakan rumus

A  = akar ( 4,243 kuadrat ditambah 2, 101 kuadrat )

A = akar ( 18,003 + 4,414 )

A = akar 22,417

A = 4,735 m

Nah.. panjang garis atap A sudah didapat sepanjang = 4,735 m

maka luas atap pada bentuk jajaran genjang tersebut adalah
2 m x 4,735 m = 9,47 m persegi

untuk mengetahui jumlah genteng yang diperlukan kita tinggal membegi 9,47 dengan jumlah kebutuhan genteng per 1 m persegi sesuai ukuran genteng yang akan dipakai.

untuk sisi atap lainya tinggal kita hitung pakai rumus trapesium atau segitiga, atau jika ingin menghitung pakai software autocad bisa dilihat pada artikel cara menghitung volume pekerjaan dengan autocad

dan bagi yang punya tips dan trik menghitung volume atap genteng lainya bisa dimasukan melalui kolom dibawah 🙂

40 Comments

  1. arif
  2. tribowo
  3. Margono
  4. yanri
  5. Robin Tandi
  6. Adil
  7. Masedo
  8. ilmusipil.com
  9. Rifqy
  10. mischa
  11. bendy
  12. purwati
  13. ahmadfuad
  14. salas
  15. Nurani
  16. zacky son
  17. samonlanan
  18. udin
  19. heru dewansyah
  20. Hebron. Tondang
  21. emponarta
  22. ifan
  23. yans
  24. Nubia
  25. yuli
    • Doda
  26. ahnar
  27. asep kurnia
  28. Mhirae doa
  29. budiman
  30. Hrs
  31. karno
  32. AYUO
  33. aswandi
  34. um4n
  35. Eman sulaeman
    • Ahadi
  36. kecenk soul"s
  37. Agristi Eka'Dwie Trya

Leave a Reply