Cara menghitung harga jual material bekas bongkaran bangunan

Ada pertanyaan menarik dari bapak April Mopsan tentang cara menghitung harga jual material bekas bongkaran bangunan asrama secara detail, ini sangat penting karena perkiraan biayanya bisa dipakai untuk menentukan biaya bongkar, dan berapa sisa biaya yang bisa digunakan untuk hal-hal lainya seperti membangun baru.

April Mopsan H = “Saya disuruh untuk menghitung hasil bongkaran bangunan asrama ukuran 11 m x 26 m. Saya belum paham betul konstruksi bangunan. Bangunan dinding bata dan kemungkinan hasil bongkaran bangunan berupa atap, kayu (balok, kaso, dan reng), kusen, daun pintu, dan besi eks sloof, kolom, teralis dan sebagainya. Bagaimanakah saya supaya lebih detail/benar mengitung hasil bongkarannya terutama besi eks sloof, kolom, balok dan lain lain. Trimakasih”

Cara menghitung harga jual material bekas bongkaran bangunan

  1. Untuk memudahkan dalam mendata bekas bongkar maka bisa dibuat list terlebih dahulu berupa daftar bagian bangunan dan apa saja material yang punya nilai jual. misalnya pada pekerjaan bongkar sloof, kolom, dan balok ada material besi dan puing beton, lalu pekerjaan atap ada rangka kayu, penutup atap, dan seterusnya.
  2. Setelah itu bisa dihitung satu persatu volume untuk masing-masing pekerjaan sehingga ketemu jumlah material bongkaranya.
  3. Untuk menghitung kayu pada pekerjaan atap bisa dengan satuan batang atau m3, dari situ bisa dikalikan harga perbatangnya sehingga ketemu total biayanya.
  4. Untuk menghitung besi eks sloof, kolom, balok, dll bisa dihitung secara terpisah berdasarkan besi tulangan pokok dan begelnya, misalnya total panjang kolom ada 100m dengan besi tulangan pokok D10 sebanyak 12bh maka total panjang besi = 12bh x 100m = 1200m, lalu lihat tabel berat besi D10 per meter = 0,617 kg. maka total berat besi bongkaran d10 pada kolom sebanyak 1200m x 0,617 kg = 740,4kg. jika harga jual besi bekas per kilogram Rp.4.000,- maka total uang yang didapat sebanyak 740,4kg x Rp.4.000,- = Rp.2.960.000,-

    untuk lebih rincinya bisa baca pada artikel tentang tabel berat besi


    yang sekaligus ada tutorial cara menghitung material besi.

  5. Setelah dihitung satu persatu secara detail lalu bisa dijumlahkan totalnya.

Begitulah kurang lebih langkah menghitung material bekas bongkaran bangunan, memang perlu ketelitian dan kesabaran 🙂

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.