Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

sipil Cara menghitung beban p q Struktur bangunan

Saat merencanakan struktur bangunan khususnya dalam perhitungan mekanika teknik kita akan menemukan beban P yang perlu diketahui berapa besarnya, permasalahanya adalah  guru atau dosen mekanika dibangku sekolah dalam memberikan soal terkadang langsung menyebutkan besarnya beban P sama dengan sekian ton atau kg sehingga kita tidak pernah tahu dari mana nilai tersebut sebenarnya :D apalagi jika dalam memperlajari teknik bangunan hanya sebatas teori tanpa melihat dan mengetahui secara langsung kondisi di lapangan. selain itu juga kita kenal beban q yang juga harus diketahui, nah.. disini mari kita bahas tentang bagaimana cara menghitung beban P struktur bangunan.

  • Beban P adalah beban terpusat seperti berat kendaraan atau berat struktur terpusat diatasnya
  • Bebat q adalah beban merata seperti berat sendiri struktur atau berat suatu benda yang membebani semua bagian struktur secara merata.

 

Misalnya kita akan menghitung sebuah struktur balok lantai jembatan dengan bentang 10  m, rencananya diatas lantai tersebut akan digunakan untuk lewat kendaraan truck dan beberapa jenis alat transportasi kecil lainya, jembatan menggunakan beton bertulang tebal 20 cm, dari kondisi struktur ini dapat kita gambarkan kondisinya sebagai berikut:

 

ban p

Proses perhitungan beban P dan q

Nah.. dari gambar diatas dapat kita lihat dua macam beban yang belum diketahui yaitu p dan q, beginilah cara mencarinya.

Beban terpusat p = berat 1 roda kendaraan truck, jika berat 1 truck = 16 ton maka untuk 1 roda memikul berat sebesar 4 ton.

Beban merata q = berat lantai beton + berat asphalt + berat besi tulangan ( anggap saja 0 karena disini kita belum menetapkan diameter besi dan jarak yang digunakan ).

Berat lantai beton selebar 1 m = 10 m x 1 m x 0.2 m  x 2400 kg/m3 ( berat beton per m3 )= 4800 kg.

 

Begitulah kurang lebih cara mencari beban P dan q, pada prinsipnya  mencari nilai beban pada semua struktur hampir sama, yang membedakan adalah bentuk dan jenis material yang digunakan saja, selain itu juga ada beban lain yang diperhitungkan seperti akibat gempa dan angin yang contoh  selengkapnya dapat dilihat pada artikel berjudul menghitung beban struktur jembatan disini. langkah selanjutnya adalah menghitung struktur balok yang mampu menahan beban p, selamat merencanakan struktur bangunan dengan teliti sehingga dapat dipilih jenis dan dimensi material yang ekonomis tapi kuat :-)

  1. analisis specific graviti dan penyerapan agregat kasar
  2. cara penyambungan bambu dan kegunaannya
  3. fungsi bagian kayu bahan bangunan
  4. sifat fisik dan mekanik kayu bahan bangunan
  5. Keuntungan kerugian memakai besi tulangan konvensional dan wiremesh
  6. Pengertian Beton adalah
  7. analisa saringan agregat kasar dan halus
  8. Jenis cacat kayu bahan bangunan
  9. Pile cap dan tea beam
  10. Contoh menghitung kebutuhan cor beton
  11. Jenis-jenis Kolom Beton Bertulang
  12. pemeriksaan berat isi agregat
  13. Sejarah Baja dan Baja Ringan
  14. Tanya perhitungan struktur rumah 2 lantai
  15. Struktur plat lantai beton full precast
  16. Cara menghitung konversi besi tulangan
  17. atap rumah tropis
  18. Cara Pemeriksaan Beton Pada Bangunan Publik
  19. menghitung garis netral balok komposit baja beton

10 Responses to “Cara menghitung beban p q Struktur bangunan”

  1. arif says:

    Tolong di check lagi, berat jenis beton (2400 kg/m3), jika dikali dengan volume beton hasilnya akan menjadi ( Kg ), sementara hasil diatas 4800 kg/m2, satuannya salah harap dikoreksi

  2. yoyok waluyo says:

    dari jawaban d atas saya belum paham 1m=10m x1m x0,2mx2400/kg yang saya tanyakan dari mana:1m
    0,2m
    2400/kg itu semua dari rumus apa????
    terimakasih

  3. ahadi says:

    arif : terimakasih koreksinya, langsung diperbaiki :-) yoyok: 1 m lebar bidang yang membebani balok, 0,2 m adalah ketebalan beton , 10 m panjang jembatan, ketiganya dikalikan sehinggu ketemu volume beton dalam satuan m3 dan untuk mencari barat beton lalu dikalikan dengan berat beton per m3 yaitu 2400 kg/m3 sehingga didapat total berat beton yang membebani balok :D

  4. sandy says:

    sya blum prnah mngenal apa itu teknik sipil serta tahu ttg dasar dasrnya ,, dn sya ingin mncobanya … sya btuh saran dr anda yg sudah senior srta materi apakah yg sulit dlm mmplajari sipil dn arstek ini ,, mhon bntuanya :)

  5. aurelia theresia "wiwid" says:

    Sebuah pondasi telapak setempat direncanakan dengan ukuran denah 2,2 m x 2 m dan kedalaman 1,45 m. Tanah homogen dengan c = 12 kN/m², φ = 26,7 °, γ = 18 kN/m³
    Kondisi general shear failure, berapakah qult ?

    gimana penyelesaiannya? terimakasih

  6. heri muherta says:

    saya mau tanya bagaimanakah cara menghitung upah kerja pembuatan kuda-kuda? m2 atau menurut bahan yang dipakai dalam pembuatan kuda2 tersebut.terimakasih

  7. cosme oliveira says:

    mat. sore pak ing. saya mau ambil materi ini karna sekarang saya membuat tesis. bole angga.ok.

  8. suprapto says:

    makaseh buat info ny, sejak saya sering membuka tehnik sipil, saya jadi tambah pengalaman soal ilmu sipil. Trims

  9. ahmad simanungkalit says:

    Selamat malam Pak, bagi para senior, saya mohon bantuannya atas masalah yg saya ajukan, saat ini STP telah selesai dan instalasi telah terpasang di dalamnya, informasi dari struktur beban yg dpt di lalui diatasnya 22 ton. Masalahnya genset seberat 14 ton ada 2 buah akan di lansir dari atas STP dengan menggunakan Tadano 39 ton, bagaimana mengatasi agar STP tdk runtuh , terima kasi sebelumnya, tlg bagi semua yg senior saya dgn rendah hati minta sarannya.

  10. ahmad simanungkalit says:

    Semangat pagi,
    Kepada rekan,sahabat,pemerhati di bidang ilmu sipil, mengulang terhadap permasalahn yang saya ajukan,sekiranya ada yg bisa memberikan masukan, solusi dan saran dalam permasalahan loading genset tsb diatas lantai STP
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih,,

Leave a Reply

Current ye@r *