Cara memindahkan ibu kota negara dengan biaya 0 rupiah bahkan untung

Cara memindahkan ibu kota negara dengan biaya 0 rupiah bahkan untung ini merupakan saran dan pendapat saya pribadi sebagai salah satu bagian dari warga negara yang berpikir netral tanpa adanya kepentingan politik. saya sering membaca berita di beberapa media mengenai wacana pemindahan ibu kota negara indonesia dari DKI jakarta ke beberapa wilayah lainya seperti palangkaraya, purwakarta, bandung atau daerah lainya. Rencana itu sudah dimulai sejak negara di pimpin oleh presiden soekarno, dan hampir diwacanakan pada masa beberapa presiden berikutnya seperti soeharto, megawati, BJ habibie, abdurrahman wahid, susilo bambang yudhoyono, joko widodo. saya membaca bahwa seakan hal tersebut sangat sulit dilakukan karena terbentur masalah memerlukan dana besar. jika memang itu masalahnya, maka saya rasa itu bukanlah hambatan besar.

 

Logika saya adalah ketika saya bekerja merantau di ibu kota dan ingin pindah ke kampung halaman, itu merupakan skala kecil dari pemindahan ibu kota negara. saya ibaratkan dengan keluarga beserta tempat tinggal yang perlu di pindah ke kota baru. membangun rumah di kota tempat pindah pastinya membutuhkan dana besar, dana tersebut bisa diperoleh dengan berbagai cara, seperti menambah penghasilan dengan menabungnya agar bisa dipakai untuk pindahan, berhutang, atau menjual aset di kota perantauan agar bisa di gunakan untuk membangun di kota tujuan. ya.. ketiga pilihan tersebut pastinya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Dan yang saya maksud dengan cara memindahkan ibu kota negara dengan biaya 0 rupiah bahkan untung tersebut adalah dengan memanfaatkan aset di ibu kota lama untuk disewakan atau dijual, pastinya dana besar akan lebih mudah didapat jika dijual. dalam hal ini pemerintah menjual aset kepada swasta, sehingga pemerintah mendapatkan dana segar untuk digunakan sebagai biaya pindahan yang jika penjualanya besar maka berpotensi untung. jadi pemerintah bisa menjual atau menyewakan gedung-gedung kementrian yang ada di DKI jakarta kepada swasta untuk dialihfungsikan sebagai universitas, mall, kantor prusahaan swasta, rumah sakit, atau untuk yang lainya. saya rasa dananya pasti untung, karena harga properti di jakarta itu saat ini lebih tinggi dibanding harga didaerah yang rencananya akan dijadikan tempat pindah. dengan begitu maka jakarta akan semakin berkembang menjadi kota ekonomi, sedangkan pemerintah punya dana berlimpah untuk membangun ibu kota baru, dan sisa dananya untuk membangun dibidang lainya. itu saja pendapat saya pribadi, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan karena ketidaktahuan saya. bagaimana menurutmu?

Leave a Reply