Cara membuat rumus perhitungan bangunan

Pernah melihat betapa rumitnya angka-angka atau koefisien dalam rumus struktur bangunan? begitu banyak dan bisa dipastikan tak mungkin bisa menghafalnya secara total, lalu sebenarnya bagaimana cara membuat rumus perhitungan bangunan tersebut? Mari kita coba bahas disini, bagi yang banyak berkecimpung dalam dunia penelitian bangunan pasti sudah hafal langkah yang perlu dilakukan sehingga dapat menyimpulkan suatu rumus baku sebagai hasil percobaan. sebelumnya kita gali terlebih dahulu apa saja macam-macam jenis rumus bangunan. Secara umum rumus-rumus yang ada dalam dunia konstruksi bangunan dapat kita kelompokan sebagai berikut

  1. Rumus persiapan pembangunan.
  2. Rumus bahan dan tenaga kerja bangunan.
  3. Rumus perhitungan struktur bangunan.
  4. Rumus pelaksanaan pembangunan.
  5. Rumus manajemen bangunan.
  6. Rumus pembongkaran bangunan.
  7. Rumus investasi properti.
  8. Rumus jual beli bangunan.

 

Cara membuat rumus perhitungan bangunan

Metode Rata-rata

Ini bisa dibuat dengan melakukan beberapa percobaan dengan benda uji yang berbeda, dari hasil penelitian tersebut maka dapat diambil kesimpulan berupa angka-angka atau rumus persamaan sebagai pedoman untuk menilai atau menghitung di masa depan. contoh sederhananya begini : kita ambil 100 jenis pasir yang ada diseluruh indonesia, masing-masing 0,1 m3. lalu kita lakukan penelitian untuk mencari tahu berapa kandungan zat organik pada masing-masing jenis pasir tersebut, selanjutnya dicari berapa rata-ratanya sehingga ditemukan angka standar kandungan sekian persen zat organik dalam 1m3 pasir di indonesia.

Metode penelitian

Contohnya dalam mencari kuat tarik suatu jenis baja maka dilakukan uji tarik sehingga bisa dihasilkan rumus grafik kekuatan baja, nah.. yang namanya grafik itu seringkali diperlukan sebagai pedoman dalam proses perhitungan struktur bangunan.

Metode persamaan matematika

Ini biasanya digunakan untuk membuat rincian atau mencari pecahan dari rumus yang sudah ada sebelumnya. Untuk membuatnya bisa melihat buku-buku atau standar yang sudah baku. lalu mengotak-atiknya dengan rumus baku matematika yang sudah terpercaya sehingga dapat dihasilkan rumus baru yang lebih detail. kelemahan dari metode ini adalah kita 100% percaya pada kabar berita yang sudah ada sebelumnya tanpa pembuktian penelitian secara langsung.

Metode pengamatan / pengalaman pembangunan

Ini banyak dipakai pada analisa harga satuan bangunan, misalnya satu tukang batu biasanya mampu menyelesaikan sekian m2 pasangan batu bata dalam waktu sehari, untuk membuat sekian m2 pasangan batu bata biasanya dibutuhkan sekian zak semen, sekian m3 pasir dan sekian buah batu bata. nah.. dari data tersebut maka dapat dibuat standar baku untuk menghitung perkiraan rencana anggaran biaya pemasangan batu bata.

Metode wangsit 🙂

Ya.. ini adalah negeri indonesia yang penuh mistis, percaya atau tidak percaya. jika kita lihat proses pembangunan gedung-gedung bertingkat tinggi maka ada sisi mistis yang perlu diperhatikan. setidaknya aktifitas berdoa kepada Tuhan yang maha esa agar proses pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar. hal ini berarti ada rumus pembangunan yang bersifat mistis dan besar kemungkinan bisa diperoleh dengan metode wangsit 🙂

 

rumus bangunan

rumus bangunan

Contoh rumus perhitungan bangunan

  1. Menghitung nilai jual / biaya pembangunan secara cepat = luas bangunan x harga per m2 bangunan.
  2. Inti dari menghitung kekuatan struktur bangunan adalah aksi = reaksi, atau kekuatan bangunan > beban.
  3. Nilai koefisien analisa harga upah tukang dalam sehari dalam RAB = diambil dari rata-rata produksi hasil pekerjaan seratus atau lebih tukang dalam sehari.
  4. Besarnya volume urugan tanah = 1,2 x volume urugan tanah. anga 1 adalah volumenya sedangkan 0,2 adalah pemadatan.
  5. Menghitung perkiraan durasi waktu pelaksanaan = data kebutuhan waktu berdasarkan pengalaman saat mengerjakan pekerjaan yang sama sebelumnya.
  6. Perhitungan kapasitas produksi alat berat = data kapasitas alat berat sebelumnya.
  7. Rumus luas atap = jumlah luas seluruh sisi atap.
  8. Rumus kebutuhan m2 keramik = luas lantai dalam m2,
  9. Rumus biaya pembuatan canopy atau pagar besi = luas x harga per m2.
  10. Rumus biaya plafond gypsum = luas plafond x harga per m2.
  11. dan masih banyak lagi yang lainya.

 

Itu saja dulu yang bisa dituliskan sebagai permulaan diskusi ini, mengingat keterbatasan ilmu penulis jadi belum mengetahui metode lain yang lebih jitu dalam membuat rumus bangunan, oleh karena itu bagi yang tahu dan bersedia berbagi ilmu disini maka kita sambut dengan hati riang 🙂

9 Comments

  1. saka 5 July 2013
  2. hagesandresidabuta 2 April 2014
  3. MBAH WAL 5 April 2015
  4. Suhari 24 January 2016
  5. Muhamad fiqih dzulfiqor 2 March 2016
  6. ayi suherman 24 March 2016
  7. tomy 31 March 2016
  8. Muhammad Yusuf 4 July 2016
    • Timbul 21 October 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.