Butuh berapa tukang agar pekerjaan selesai dalam sekian waktu

Pelaksanaan pembangunan proyek itu seringkali dibatasi oleh waktu yang telah disepakati saat melakukan perjanjian kontrak, mau tidak mau kontraktor harus berpikir dan bekerja keras agar bisa menuntaskan pekerjaan maksimal dalam batas kurun waktu yang telah ditetapkan, atau lebih cepat lebih baik karena akan mendapat banyak keuntungan dari segi biaya maupun nama baik kontraktor itu sendiri, jika terlambat maka berpotensi terkena denda perhari 1/1000 x nilai kontrak dan jika dendanya melebihi 5% dari nilai kontrak maka bisa terkena Cut Off, ini berarti kontraktor terkena hukuman berbentuk kesulitan dalam mendapat proyek selanjutnya, kondisi ini tentu sangat tidak dikehendaki sehingga diperlukan upaya yang lebih maksimal agar bisa menyelesaikan pembangunan secara tepat waktu, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengerjakan secara cepat yaitu dengan penambahan jumlah tenaga kerja atau istilahnya Man Power, intinya yaitu menentukan dengan tepat mau butuh berapa tukang agar pekerjaan bisa selesai dalam sekian waktu, Nah.. untuk bisa memperkirakan secara pas diperlukan beberapa data dan metode guna menganalisa, diantaranya adalah sebaga berikut

 

Data untuk menghitung kebutuhan tukang

  1. Kemampuan tukang dalam bekerja dimasa lalu, kita bisa mendata berapa jumlah tukang saat ini dan berapa volume pekerjaan yang bisa diselesaikanya dalam sebulan, seminggu, sehari atau bahkan sejam.
  2. Kemampuan tukang untuk produksi dimasa depan, bagaimana kondisi keahlian tukangnya, seberapa banyak yang bisa diselesaikan setiap tukang nantinya.
  3. Volume pekerjaan, berapa total volume pekerjaan, berapa yang sudah dikerjakan dan berapa yang belum dikerjakan.
  4. Jumlah alat dan kapasitasnya, bagaimana kondisi alat yang ada saat ini, apakah perlu ditambah atau diganti yang lebih besar jika dilakukan penambahan tukang.
  5. Tempat tinggal dan fasilitas tukang dalam bekerja, perlu dipikirkan juga dimana tukang akan bertempat tinggal selama bekerja, jika menginap di proyek maka perlu disiapkan bedeng pekerja sebagai tempat istirahat.
  6. Kemampuan membayar tukang, ini juga sangat penting agar seluruh tukang bisa mendapat bayaran tepat waktu, ingat bayarlah upah tenaga sebelum keringatnya mengering.

 

tukang bangunan

Contoh analisa kebutuhan tukang

Misalnya kita akan membuat struktur gedung 20 lantai, kondisi yang ada saat ini sudah sampai lantai 15 dengan total 50 tukang bisa menyelesaikan struktur perlantai dalam waktu 12 hari kerja, masalahnya adalah kita hanya punya waktu satu bulan lagi alias 30 hari untuk menyelesaikan sisa struktur 5 lantai, berarti setiap lantai harus selesai dalam 30hari:5lantai = 6 hari, jika kita tidak melakukan penambahan tenaga maka pekerjaan akan selesai dalam waktu 12 hari x 5 lantai = 60 hari atau 2 bulan, kita bisa terkena denda keterlambatan jika kondisinya seperti itu, jadi perlu ada penambahan tukang dari 50 menjadi 100 tukang agar bisa menyelesaikan struktur perlantai dalam waktu 6 hari dan menyelesaikan keseluruhan dalam satu bulan.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.