bisnis jual beli rumah dan properti

Perkembangan dunia properti dan pembangunan perumahan semakin berkembang pesat sehingga menciptakan peluang usaha bisnis jual beli rumah dan properti dari mulai skala kecil sampai pengusaha besar dapat ikut serta meramaikan jenis bisnis rancang bangun ini. hampir setiap hari terdapat yang mencari rumah baik itu sistem sewa maupun jual beli untuk dijadikan tempat usaha maupun rumah tinggal hal ini menjadikan semakin terbuka lebarnya usaha jual beli rumah bagi yang hendak berbisnis dalam bidang properti, bisnis yang mampu menghasilkan omzet besar ini bisa dilakukan tanpa modal dan tidak membutuhkan tempat khusus serta dapat memberikan komisi yang besar bagi seorang broker properti maupun pemborong kontraktor.

 

Konsumen bisnis jual beli rumah

Target konsumen bisnis ini adalah para penjual rumah dan calon pembeli rumah serta sesama pengusaha properti, karena dalam kenyataanya banyk juga pengusaha perumahan yang membeli rumah kemudian ditingkatkan nilainya untuk kemudian dijual atau disewakan lagi untuk mendapatkan omzet.

jual beli rumah

cara jual beli rumah

Dalam setiap bidang bisnis akan lebih memberikan keuntungan jika dilakukan dengan bekerja keras keuletan dan kesabaran, selain itu kemampuan bernegoisasi dengan penjual maupun pembeli rumah  akan sangat mendukung perkembangan bisnis. semua orang dapat menjalankan bisnis ini dengan mempelajari beberapa pengetahuan dasar bangunan atau akan lebih baik jika mengetahui secara detail tentang bangunan namun seringkali seorang yang terlalu banyak pengetahuan justru terlalu banyak pertimbangan sehingga bisa dibilang gagal sebelum memulai bisnis jual beli rumah ini.

Pertama kali yang dilakukan untuk mencari produk rumah yang sedang dijual atau mengetahui calon pembeli rumah dapat dicari pada hal-hal berikut ini

  • iklan baris koran maupun media online di internet.
  • Bank yang sedang mengadakan pelelangan rumah akibat pembeli melakukan tunggakan pembayaran kredit.
  • Melakukan promosi dengan pemasangan iklan di media masa baik ofline maupun online.
  • Agen atau broker properti dengan bekerjasama apabila ada properti yang terdesak untuk dijual dengan harga dibawah harga Pasar sehingga dapat memberikan keuntungan.
  • Pengadilan yang menjual rumah.
  • profesional seperti notaris , pengacara, perpajakan, pertanahan dll.
  • Bekeliling suatu daerah untuk mencari rumah yang sedang dijual.

ciri-ciri rumah yang dapat memberikan keuntungan dalam bisnis ini yaitu

  • Dijual cepat atau segera karena penjual sedang butuh uang atau alasan lainya.
  • Pemilik rumah tidak sanggup membayar angsuran kredit sehingga terancam dilelang oleh bank.
  • Properti rusak atau usang sehingga dijual dengan harga murah.
  • Dijual sama dengan NJOP yang biasanya lebih rendah dari harga pasar.

Tips lainya jika menemukan rumah dalam kategori diatas adalah dengan langsung menemui pemilik rumah lalu menanyakan harga yang diinginkan, langsung tawar dengan harga lebih tinggi dari yang diminta oleh penjual 🙂 kenapa demikian? karena dalam bisnis jual beli rumah ini kita tanpa modal jadi dengan menawar harga yang lebih tinggi tersebut kita dapat meminta perpanjangan waktu dalam mambayar selama 5 bulan sampai 1 tahun dan dalam jangka waktu tersebut pemasaran kepada calon pembeli bisa dilakukan untuk mendapatkan komisi besar tanpa modal 🙂 . namun harus disertai dengan surat perjanjian yang sah.

 

Kendala bisnis jual beli rumah

Semua bisnis pasti memiliki resiko yang dalam bidang properti ini akan lebih pada pengecekan dokumen atau surat-surat tanah yang sah, serta menemukan calon pembeli. namun apabila sudah terbiasa dan berpengalaman maka kendala ini bisa diperkecil karena sudah adanya jaringan pembeli yang siap membeli rumah. sedangkan untuk pemeriksaan dokumen bisa bekerjasama dengan profesional yang berkompeten dibidangnya seperti notaris, pengacara dan sejenisnya dengan cara memberikan komisi penjualan, nah.. selanjutnya silahkan dipikirkan sendiri hal-hal lain dalam bisnis properti karena semakin berinovasi dan kreatif maka akan lebih memberikan nilai jual pada bisnis yang ditekuni 🙂

2 Comments

  1. echa 16 May 2014
  2. Joe 14 August 2017

Leave a Reply