Ilmusipil.com Media Berbagi Ilmu Teknik Sipil dan Arsitektur

sipil Batu Alam Pada Dinding dan Lantai

Batu alam kini banyak dipakai dalam desain elemen dekoratif eksterior rumah, mulai dari taman, dinding luar dan lain – lain. Tidak hanya itu, batu alam juga bisa dimanfaatkan sebagai material dinding dan lantai. Bahkan penggunaan batu alam sebagai material dinding sudah dilakukan jauh sebelum adanya teknologi beton dan batu bata.

contoh penggunaan batu alam pada dinding dan lanati

batu alam

artejogallery.com

Umumnya, batu alam dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu batu keras dan batu lunak. Pengelompokkan tersebut didasarkan pada kekuatan dan tingkat porositasnya. Batuan keras berusia lebih tua, sehingga lebih keras dari batu lunak.

Batu andesit, marmer, dan granit, adalah yang termasuk jenis-jenis batu keras. Sedangkan yang termasuk batu lunak antara lain, batu paras, palimanan, dan batu candi. Jenis-jenis batu ini, juga memiliki tipe-tipe tertentu, sesuai dengan bentuk dan motifnya. Seperti batu andesit garis, yang merupakan batu andesit bermotif garis. Selain batu-batu tersebut, batu koral dan batu kali juga banyak diminati.

Dalam menggunakan material batu alam sebagai dinding an lantai sudah pasti tidak sama. Karena untuk material lantai maka harus dipilih jenis batu alam yang memiliki tekstur yang halus dan datar sehinnga tidak melukai kaki ketika dipijak. Sedangkan untuk dinding dapat dipakai material batu alam yang bertekstur kasar dan bisa juga dipakai material yang digunakan pada lantai.

Dalam aplikasinya ke dinding, penggunaan batu alam yang kasar akan menimbulkan kesan natural yang sangat mencolok, tetapi harus dipikirkan juga dimana bagusnya digunakan dinding dengan material batu alam. Tingkat kekasarannya juga harus diperhatikan agar tidak melukai penghuni walaupun kita jarang berinteraksi lamgsung dengan dinding. Tapi ini perlu diwaspadai bagi mereka yang membpunyai anak kecil di rumah.

Untuk lantai, karena sebagai media pijakan bagi penghuni rumah batu alam yang cocok digunakan antara lain batu palimanan, paras, marmer, andesit, dan batu koral.

  1. Mengenal Material Pintu Kamar Mandi
  2. Proses Pengolahan Air Bersih
  3. mengenal bagian ruang rumah
  4. Teknik Arsitektur ITB
  5. Membuat desain dapur bersih minimalis
  6. desain atap kontemporer
  7. Cara menghitung kebutuhan keramik
  8. Rumah ini bagus, siapa Arsiteknya? Teknik sipil
  9. Arsitek VS Drafter mana yang lebih ahli dan pintar
  10. ketentuan perencanaan bangunan yang baik
  11. Daftar kontraktor dan konsultan perencana BUMN di Indonesia
  12. pilih teknik sipil atau arsitektur
  13. Arsitektur rumah 2 lantai
  14. Pekerjaan dinding keramik
  15. Desain Ruang kerja
  16. Arsitek terbaik di Indonesia dan dunia
  17. buku Arsitektur dan Perilaku Sosial
  18. memilih warna interior rumah

2 Responses to “Batu Alam Pada Dinding dan Lantai”

  1. Batu Alam says:

    Artikel sederhana tapi informatif. Salam dari http://www.cvandesitbasalto.co.i

  2. Batu Alam says:

    Artikel sederhana tapi informative. Salam dari http://www.cvandesitbasalto.co.id

Leave a Reply

Current ye@r *